• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Cara Sehat untuk Menghemat dan Memanaskan Sisa Makanan

Mata lapar sering membuat Anda impulsif untuk membeli berbagai jenis makanan yang Anda inginkan. Jika diikuti, itu tidak biasa bagi Anda untuk tidak dapat menyelesaikan makanan yang Anda beli, sehingga ada sisa makanan. Namun, jangan khawatir karena sebenarnya Anda masih dapat menyimpan dan panaskan kembali makanan sisa. Bagaimana bisa? Temukan jawabannya di penjelasan berikut.

Cara sehat untuk menyimpan dan memanaskan sisa makanan

Tentu Anda akan merasa menyesal jika makanan yang telah dibeli atau dimasak harus disia-siakan karena terlalu penuh. Padahal, makanan itu masih bisa disimpan untuk dimakan di lain waktu. Karena itu, Anda dapat, sungguh, menghemat dan memanaskan sisa makanan. Selama Anda tahu bagaimana melakukannya dengan benar.

Bagaimana cara menyimpan sisa makanan

Sebelum memanaskan sisa makanan, Anda harus menyimpannya terlebih dahulu. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan jika Anda ingin menyimpan sisa makanan yang belum dapat Anda selesaikan.

1. Pastikan suhu kulkas lebih dulu

Agar lebih aman, periksa suhu lemari es sebelum menyimpan makanan di dalamnya. Sebab, tidak semua suhu lemari es dan freezer sudah memenuhi standar untuk menyimpan sisa makanan.

Misalnya, suhu kulkas harus 4-5 derajat Celcius. Sementara itu, suhu freezer harus di -18 derajat Celcius. Jika Anda tidak tahu bagaimana mengukur suhu lemari es di rumah Anda, Anda dapat menggunakan termometer untuk mengetahuinya.

Saat Anda menyimpan sisa makanan di lemari es, pastikan juga Anda memasukkan makanan dengan benar. Artinya, pastikan ada ruang udara antara satu wadah makanan dengan wadah makanan lainnya. Ini akan memudahkan udara dingin di lemari es untuk mendinginkan makanan Anda.

2. Sisihkan sisa makanan dengan cara yang benar

Jika Anda ingin menyimpan sisa makanan untuk memanaskannya kembali nanti, Anda harus dapat memisahkan makanan dengan cara yang benar. Artinya, tidak membuat sisa makanan mudah berbau atau basi lebih cepat.

Jika memungkinkan, pisahkan sisa makanan sesuai dengan ukuran porsi yang biasanya Anda gunakan untuk makan. Cara ini dianggap lebih aman sehingga sisa makanan tidak mudah berbau atau basi. Selain itu, jangan lupa untuk menyimpannya dalam wadah tertutup dan bebas udara.

Anda juga dapat memberi label pada setiap wadah makanan yang Anda simpan. Jangan lupa menuliskan tanggal kapan makanan itu disimpan. Ini memudahkan Anda untuk mengetahui makanan apa yang ada di setiap wadah dan berapa lama Anda menyimpannya.

3. Hemat pada waktu yang tepat

Jika Anda harus menyimpan dan memanaskan sisa makanan, pastikan Anda melakukannya dengan benar. Contohnya, ketika Anda merasakan makanan yang Anda makan akan ditinggalkan, segera simpan dan letakkan makanan di lemari es.

Meninggalkan sisa makanan terlalu lama berpotensi merusak makanan dan meningkatkan pertumbuhan bakteri dalam makanan. Sementara itu, sisa makanan dapat disimpan di lemari es hingga empat atau lima hari, dan dapat bertahan hingga enam bulan jika disimpan dalam freezer.

Cara memanaskan sisa makanan

Jika Anda sudah mengerti cara menyimpan sisa makanan yang benar dan aman, sekaranglah saatnya bagi Anda untuk mempelajari cara memanaskan sisa makanan yang aman dan sehat.

1. Dinginkan sisa makanan yang disimpan dalam freezer

Jika Anda menyimpan sisa makanan di dalam freezer dan ingin memanaskan makanan, Anda harus mendinginkan makanan terlebih dahulu. Sebab, Anda tidak bisa langsung memanaskan makanan yang masih beku.

Namun, Anda harus tahu bahwa Anda tidak boleh menuangkan air panas ke dalam sisa makanan beku karena memiliki potensi untuk memudahkan bakteri berkembang biak lebih cepat dalam makanan.

jika kamu mau makanan keren lebih baik menaruhnya di lemari es dan biarkan selama 24 jam. Jika Anda menginginkan metode yang lebih cepat, Anda bisa meletakkan sisa makanan beku dalam wadah. Kemudian, masukkan wadah ke dalam baskom berisi air dingin dan diamkan sebentar. Ganti air sekali setiap 30 menit sampai makanan tidak lagi beku.

2. Gunakan alat yang tepat untuk memanaskan sisa makanan

Hindari menggunakan peralatan yang membutuhkan waktu lama untuk memanaskan makanan. Misalnya, gunakan microwave dengan suhu yang cukup tinggi untuk memanaskan makanan. Jika Anda ingin memanaskan sup, bumbu dalam bentuk saus, atau makanan pekat, panaskan dalam wajan panas.

Pada dasarnya, Anda dapat menggunakan metode apa pun untuk memanaskan sisa makanan. Asal, pertama-tama harus memeriksa suhu perangkat yang Anda gunakan untuk memastikan bahwa Anda menggunakan alat yang tepat untuk memanaskan sisa makanan.

3. Jangan makan makanan yang baru saja dipanaskan

Jika Anda menggunakan microwave untuk memanaskan makanan, Anda harus menghindari memakannya segera setelah dikeluarkan dari microwave. Akan lebih baik jika Anda bersabar menunggu sekitar tiga menit setelah dikeluarkan.

Karena microwave akan terus memanaskan makanan yang Anda simpan di dalamnya sampai makanan sepenuhnya matang dan matang meskipun telah dihapus darinya. Karena itu, efek ini dapat memudar setelah tiga menit di luar microwave.

Pos Cara Sehat untuk Menghemat dan Memanaskan Sisa Makanan muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top