Latest News

Cegah Reaksi Alergi Kulit dengan 6 Cara Ini

Reaksi alergi pada kulit, seperti ruam, gatal, dan kulit kemerahan yang cukup mengganggu. Kondisi yang terjadi akibat respons sistem kekebalan terhadap senyawa tidak berbahaya ini sebenarnya bisa dihindari. Lantas, cara apa saja yang perlu dilakukan untuk mencegah reaksi alergi pada kulit?

Bagaimana mencegah reaksi alergi pada kulit

alergi kulit

Bagi Anda yang alergi terhadap sesuatu, seperti obat-obatan dan kosmetik tertentu, mungkin perlu mulai mendalami bagaimana cara mengelola kondisi tersebut. Ini bisa dilakukan dengan bantuan dokter.

Perlu diingat bahwa cara mencegah reaksi alergi pada kulit tergantung pada jenis alergi yang Anda miliki. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko munculnya gejala alergi di kulit.

1. Identifikasi alergen

Upaya pencegahan alergi tidak akan mungkin dilakukan jika Anda tidak mengenali apa penyebabnya reaksi alergi di kulit, yaitu alergen.

Misalnya, ada sebagian orang yang mengalami gejala alergi setelah terpapar logam seperti nikel pada kulitnya. Meski tidak langsung muncul saat pertama kali digunakan, logam adalah alergen yang menyebabkan reaksi alergi.

Alergi Logam

Jika Anda tidak yakin apakah Anda ingat tanda-tanda yang Anda alami mirip dengan penyakit lain, konsultasikan ke dokter. Dokter akan membantu Anda mengidentifikasi alergen melalui sebuah nomor tes alergi kulit.

Dengan begitu, Anda bisa mengidentifikasi apa yang menyebabkan masalah kulit dan menghindari pemicunya.

2. Hindari alergen

Setelah berhasil mengidentifikasi penyebab munculnya alergi, cara mencegah reaksi alergi kulit selanjutnya adalah dengan menghindari pemicunya.

Kedengarannya mudah, tapi sebenarnya cukup sulit untuk dilakukan. Pasalnya, beberapa alergen mungkin mudah dihindari. Namun, tidak sedikit yang sering Anda temui dalam kehidupan sehari-hari.

Jika Anda tidak bisa menghindari menyebabkan reaksi alergi pada kulit, coba kurangi kontak dengan alergen.

Hal ini mungkin sering terjadi pada orang yang alergi air karena pada dasarnya manusia membutuhkan air untuk bertahan hidup. Reaksi yang muncul akibat alergi air sebenarnya bisa dihindari dengan beberapa cara, seperti lebih jarang mandi dibanding orang normal.

Jika masih bingung tanyakan pada dokter dan minta bantuannya, apa yang bisa dilakukan untuk menghindari alergen.

3. Jangan menggaruk area yang gatal

penyebab dermatitis

Gatal merupakan gejala alergi kulit yang cukup umum. Jika hal ini terjadi, kebanyakan orang pasti akan menggaruk area yang gatal tersebut. Padahal, menggaruk area yang gatal akibat alergi justru bisa memperburuk kondisi kulit.

Daripada menggaruk kulit yang gatal, cobalah atasi rasa tidak nyaman tersebut dengan pengobatan alami. Berikut beberapa cara untuk melakukannya meredakan gatal karena alergi tanpa perlu menggaruknya.

  • Oleskan kompres dingin ke area yang gatal selama 5-10 menit
  • Mandikan dengan oatmeal, terutama yang kulitnya melepuh
  • Lembapkan dengan zat aditif dan produk bebas pewangi
  • Oleskan salep pereda gatal yang sesuai dengan kondisi kulit Anda

Selain mengurangi rasa gatal, Anda juga harus mencari cara mencegah kulit gatal akibat alergi. Bagaimana caranya?

  • Mandi dengan air hangat selama kurang lebih 10 menit
  • Gunakan losion dan sabun berlabel "bebas pewangi" untuk meminimalkan kontak dengan alergen
  • Gunakan obat sebelum melembabkan kulit
  • Kenakan pakaian katun longgar
  • Kelola stres karena stres bisa memperparah gatal pada kulit

4. Selalu sediakan obat untuk alergi kulit

Minum obat adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah dan mengatasi alergi pada kulit Anda.

Anda mungkin bisa mencoba obat bebas saat gejala muncul. Gejala seperti gatal dan ruam biasanya dapat diatasi dengan menggunakan obat yang dijual bebas, seperti:

  • Krim kortikosteroid dosis rendah, seperti hidrokortison
  • Antihistamin untuk memblokir histamin yang menyebabkan reaksi alergi
  • Losion pereda gatal, seperti calamine

Oleh karena itu, selalu bersiaplah obat alergi kulit itu adalah peran penting untuk waspada ketika gejala muncul.

5. Menjaga kelembapan kulit

Selain memberikan obat-obatan, ternyata menjaga kelembapan kulit juga penting dilakukan guna mencegah reaksi alergi pada kulit. Moisturizer membantu melindungi lapisan kulit terluar, yaitu stratum corneum, atau pelindung kulit.

Bagi mereka yang menderita alergi sekaligus eksim, pelindung kulitnya cenderung bermasalah. Ini membuat kulit mereka lebih sensitif terhadap alergen.

4 Cara Memilih Moisturizer Untuk Kulit Kering (Nggak Harus Mahal, kok)

Selain itu, kondisi ini juga membuat kulit sulit menahan air sehingga mengakibatkan kulit menjadi lebih kering dan gatal. Akibatnya, gejala alergi pada kulit semakin parah. Jika tidak segera diobati, reaksi alergi yang parah (anafilaksis) risiko terjadi.

Namun, sebaiknya jangan asal memilih lotion pelembab untuk kulit yang sensitif terhadap alergen. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan losion pelembab.

  • Oleskan salep yang diresepkan dokter Anda sebelum menggunakan lotion
  • Oleskan pelembab ke seluruh kulit tiga menit sebelum atau sesudah mandi
  • Pilih pelembab berlabel "bebas pewangi" dan "bebas pewarna"
  • Gunakan bantuan bersih untuk menghilangkan pelembab dari wadah
  • Gosokkan pelembab di antara tangan Anda dan oleskan ke tubuh Anda dari atas ke bawah
  • Jangan mengurangi jumlahnya meskipun pelembab terasa lengket di kulit Anda
  • Oleskan pelembab ke tangan Anda setiap kali Anda mencucinya atau terkena air

Jika Anda bingung harus mulai dari mana, tanyakan kepada dokter Anda solusi yang tepat.

6. Hidup sehat

kebiasaan hidup sehat

Mencegah alergi pada kulit perlu diimbangi dengan menjaga pola hidup sehat, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi hingga cukup tidur. Gaya hidup sehat dikatakan dapat meminimalkan efek gejala alergi.

Selain itu, menurut penelitian dari Annals of Alergi, Asma & Imunologi, mengelola stres juga cukup penting dalam mengelola alergi. Semakin stres Anda, hal itu justru bisa memperburuk gejala dan bisa meningkatkan frekuensi alergi.

Hal tersebut dibuktikan dengan menganalisis 179 karyawan universitas yang mengisi kuesioner tentang stres dan gejala depresinya.

Kuesioner tersebut kemudian ditautkan ke buku harian online yang berisi reaksi alergi pada hari yang sama. Setelah itu, peserta & # 39; Kadar kortisol juga dikumpulkan selama 2 kali selama 14 hari penelitian.

Hasilnya, 39% partisipan melaporkan mengalami gejala alergi dengan tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan kelompok tanpa gejala alergi. Faktanya, suasana hati yang buruk dan reaksi alergi saling terkait.

Oleh karena itu, menjalani gaya hidup sehat dan mengelola stres tampaknya penting untuk mencegah reaksi alergi kulit semakin parah. Anda mungkin ingin mulai melakukan beberapa aktivitas di bawah ini untuk mengelola stres.

  • Meditasi
  • Berlatihlah merilekskan tubuh Anda, seperti bernapas dalam-dalam
  • Berolahragalah secara teratur
  • Luangkan waktu untuk istirahat dan lakukan hobi yang Anda sukai

Padahal, mencegah reaksi alergi kulit bergantung pada alergen pada setiap orang. Jenis alergi, seperti alergi matahari, alergi bahan pakaian, dan alergi kosmetik, dapat dihindari dengan mengurangi paparan penyebabnya.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan dengan dokter untuk solusi yang tepat.

Pos Cegah Reaksi Alergi Kulit dengan 6 Cara Ini muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top