Latest News

COVID-19 dalam Aktivitas Sehari-hari, Penularan dari Makanan ke Berenang

Di tengah pandemi COVID-19 seperti ini, selalu waspada setiap melakukan aktivitas penting untuk menjaga kesehatan. Namun, informasi tentang mode penularan COVID-19 dalam kehidupan sehari-hari terkadang membingungkan bagi sebagian orang. Kebingungan akan virus wabah ini bisa membuat kita gagap atau bahkan sama sekali mengabaikan protokol kesehatan.

Bisakah COVID-19 ditularkan melalui makanan? Apakah COVID-19 dapat ditularkan di kolam renang? Berikut penjelasan ahli pertanyaan seputar penularan COVID-19 dalam kehidupan sehari-hari.

COVID-19 ditularkan melalui tetesan cairan pernafasan seperti air liur (tetesan kecil) yang keluar saat seseorang berbicara, batuk, atau bersin. Virus ini juga bisa ditularkan dengan menyentuh permukaan benda yang sudah terkontaminasi virus kemudian menyentuh area wajah. Belakangan diketahui, virus ini bisa ditransmisikan melalui udara (di udara) dalam kondisi tertentu.

Berapakah risiko penularan COVID-19 saat berenang?

berenang selama covid-19 bisa menjadi jalur penularan

Air kolam renang tidak menularkan COVID-19.

Virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 tidak dapat bertahan hidup di kolam renang yang mengandung kaporit (kaporit). WHO telah memastikan bahwa berenang di kolam yang mengandung klor aman dari penyebaran COVID-19.

Artinya jika ada orang positif yang sebelumnya berenang di sana, orang tersebut selanjutnya tidak akan tertular dengan menyentuh air kolam.

Tapi bukan itu artinya risiko penularan di area kolam renang umum tidak ada. Seseorang dengan COVID-19 masih dapat menularkannya secara langsung, karena itu jaga jarak dari orang lain di kolam atau di luar kolam harus menjadi perhatian utama. Hindari berenang di kolam renang umum yang ramai.

Apakah COVID-19 ditularkan melalui makanan?

penularan layanan pengiriman makanan COVID-19

COVID-19 tidak ditularkan melalui makanan.

WHO dan para ahli mengatakan tidak ada bukti bahwa COVID-19 ditularkan melalui makanan yang kita makan. Administrasi Makanan dan Obat Amerika (FDA) juga menegaskan hal itu COVID-19 tidak ditularkan melalui makanan.

Ini berarti Anda aman menggunakan layanan pengiriman makanan. Meski begitu, kebersihan tetap harus diutamakan. Hindari kontak langsung dengan staf pengiriman, ini untuk melindungi kedua belah pihak dari penularan langsung.

FDA mengingatkan pentingnya empat langkah utama pencegahan penularan COVID-19 atau penyakit lain dari makanan, yaitu bersih, terpisah, dimasak, atau dibekukan.

“Selalu ingat pentingnya mengikuti empat langkah utama keamanan pangan untuk mencegah penularan penyakit melalui keracunan makanan, "tulis FDA di situs webnya.

Bisakah COVID-19 ditularkan di toilet umum?

toilet umum bisa menularkan Covid-19

COVID-19 bisa menyebar melalui toilet umum.

Virus SARS-CoV-2 ada di dalamnya kotoran orang yang terinfeksi. Sehingga bila ia menggunakan WC umum untuk buang air besar, kemungkinan besar virus tersebut masih tertinggal di WC baik di WC maupun menyebar ke permukaan seperti pintu dan dinding.

Toilet umum merupakan salah satu tempat yang berpotensi menularkan COVID-19. Risiko penularan dapat terjadi melalui beberapa hal, yaitu sebagai berikut:

  1. Menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi virus, seperti kenop pintu atau tombol flush lalu menyentuh wajah Anda sebelum mencuci tangan.
  2. Virus ada di toilet dan percikan menyebar saat Anda menyiramnya. Jika Anda tidak berhati-hati, mereka dapat memasuki saluran pernapasan Anda dan menginfeksi Anda.

Menurut WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), belum ada penelitian yang ditentukan untuk menentukan seberapa besar risiko penularan di toilet umum.

Terlepas dari ketidakpastian tersebut, para ahli mengatakan bahwa apapun risikonya, pencegahan penularan COVID-19 harus dilakukan dalam setiap aktivitas sehari-hari yang kita lakukan.

Apakah COVID-19 ditularkan melalui hubungan seksual?

Virus korona ditemukan di sperma

Belum bisa dipastikan, sebaiknya tidak dilakukan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di China menemukan adanya virus penyebab COVID-19 dalam sampel sperma orang yang positif. Namun, belum ada penelitian yang menyelidiki potensi penularan seksual.

Apakah COVID-19 ditularkan dari menyusui?

ibu yang terinfeksi covid-19 bisa menyusui langsung tanpa disusui

Ibu yang positif COVID-19 dapat menyusui bayinya secara langsung selama mereka melakukan tindakan pencegahan.

Ibu yang positif diperbolehkan menyusui segera jika gejala COVID-19 tidak ada atau tidak parah. Sebagai langkah pencegahan penularan, ibu diwajibkan untuk mencuci tangan, memakai masker, dan menyeka payudara sebelum menyentuh bayi.

Jika ibu masih khawatir bisa menularkannya kepada bayinya, maka ibu bisa memberikan susu bayinya dengan cara pasteurisasi terlebih dahulu.

Pos COVID-19 dalam Aktivitas Sehari-hari, Penularan dari Makanan ke Berenang muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top