• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Fakta Tentang Diabetes Mellitus di Indonesia

Diabetes mellitus (DM), atau sering disebut sebagai diabetes, adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi. Ada dua jenis diabetes mellitus, yaitu DM tipe 1 yang disebabkan oleh kerusakan sel pankreas, dan DM tipe 2 karena ketidakmampuan tubuh untuk merespons. hormon insulin. Sekitar 90% kasus diabetes di Indonesia adalah diabetes tipe 2. Berikut ini berbagai fakta tentang diabetes di Indonesia dan perkembangannya.

Jumlah penderita diabetes di dunia dan Indonesia

Cara Menghindari Risiko Hipoglikemia dan Hiperglikemia bagi Penderita Diabetes Berpuasa

Sampai 2017, Federasi Diabetes Internasional (IDF) memperkirakan sekitar 425 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes.

Di Indonesia, jumlah penderita diabetes di atas 15 tahun pada tahun 2018 diperkirakan mencapai 10,9% dari seluruh populasi.

Mengacu pada hasil perhitungan populasi Indonesia oleh Badan Pusat Statistik, persentase ini kira-kira setara dengan 21.135.591 jiwa.

Namun, angka ini diperkirakan akan meningkat lagi, mengingat tidak semua penderita diabetes didiagnosis oleh dokter.

Dari semua provinsi, kasus diabetes tertinggi adalah di DKI Jakarta, Yogyakarta dan Kalimantan Timur.

Sementara itu, provinsi dengan jumlah kasus terendah adalah Nusa Tenggara Timur, diikuti oleh Maluku dan Papua.

Perkembangan jumlah penderita diabetes dari tahun ke tahun

penyebab diabetes

Sejak 1980, jumlah penderita diabetes di seluruh dunia hampir dua kali lipat dari 4,7% menjadi 8,5% dari total populasi.

IDF bahkan memperkirakan bahwa jumlah penderita diabetes di seluruh dunia akan mencapai 629 juta pada tahun 2045.

Situasi di Indonesia tidak jauh berbeda. Pada tahun 2013, jumlah penderita diabetes di Indonesia berusia 15 tahun tercatat 6,9% dari total populasi, setara dengan 12.191.564 orang.

Persentase ini meningkat menjadi 10,9% pada tahun 2018 dan diperkirakan akan terus tumbuh.

Secara keseluruhan, fakta menunjukkan bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia telah meningkat hampir 9 juta orang sepanjang 2013 hingga 2018.

Pada saat yang sama, hampir setiap provinsi mengalami peningkatan jumlah penderita diabetes.

Peningkatan terbesar terjadi sebanyak 0,9% di provinsi DKI Jakarta, Riau dan Papua Barat. Di antara semua provinsi, DKI Jakarta masih yang tertinggi.

Di sisi lain, satu-satunya provinsi yang mengalami penurunan penderita diabetes adalah Nusa Tenggara Timur.

Jumlah penderita diabetes yang telah mencapai 1,2% dari total populasi berkurang menjadi 0,8%.

Risiko kematian akibat diabetes di Indonesia

penyebab mati

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa hingga 2016, diabetes menduduki peringkat ke tujuh sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Data tersebut juga menyatakan bahwa diabetes adalah komplikasi penyebab kematian tertinggi ketiga setelah stroke dan penyakit jantung koroner.

Fakta lain yang harus diwaspadai adalah, posisi diabetes sebagai satu pembunuh diam diam di Indonesia penyakit ini mungkin meningkat jika penyakitnya tidak ditangani dengan benar.

Pada 2016, persentase kematian akibat diabetes di Indonesia mencapai 6,7% dan merupakan yang tertinggi kedua setelah Sri Lanka.

Jumlah ini cukup tinggi kemungkinan karena 2 dari 3 penderita diabetes di Indonesia tidak tahu bahwa mereka menderita diabetes.

Sebagian besar dari mereka hanya mengakses layanan kesehatan ketika mereka mengalami komplikasi. Akibatnya, penyakit menjadi lebih sulit disembuhkan.

Siapa yang memiliki diabetes terbanyak di Indonesia?

Makan di meja kantor

Siapa pun bisa terkena diabetes. Namun, risiko penyakit ini dapat meningkat karena beberapa faktor, seperti sejarah keluarga, obesitas, penuaan, kurangnya aktivitas fisik dan diet.

Fakta lain, faktor risiko ini juga berperan dalam distribusi penderita diabetes di Indonesia.

Berdasarkan Riskesdas 2018, diabetes yang didiagnosis oleh dokter lebih umum pada kelompok usia 55-64 tahun.

Namun, kadar gula darah tinggi lebih sering terjadi pada kelompok usia 35-44 tahun.

Dilihat dari jenis kelaminnya, jumlah penderita diabetes yang berjenis kelamin wanita lebih banyak daripada pria.

Penyakit ini juga lebih banyak ditemukan di Indonesia penduduk kota dibandingkan dengan pedesaan.

Di antara berbagai kelompok pekerjaan, kasus diabetes paling banyak dialami oleh pegawai negeri sipil, anggota TNI dan Polri, serta karyawan BUMD.

Lalu, kemudian diikuti oleh orang-orang yang tidak bekerja, menjadi pengusaha, dan bekerja di bidang lain.

Pengobatan diabetes di Indonesia

efek samping dari obat diabetes

Meskipun tidak dapat disembuhkan, diabetes dapat dikendalikan melalui pengobatan dan perubahan gaya hidup. Dengan melakukan keduanya, Anda dapat mengurangi risiko komplikasi.

Sebanyak 75% penderita diabetes di Indonesia telah menerima pengobatan dalam bentuk Obat Anti Diabetes (OAD) oleh tenaga medis. Sedangkan 5% dari pasien lain mendapatkan perawatan dalam bentuk suntikan insulin.

Selain itu, sebanyak 11% dari pasien lain menerima perawatan dalam bentuk OAD serta suntikan insulin. Sayangnya, ada sekitar 9% dari penderita yang tidak menjalani perawatan apa pun.

Namun, dari semua pasien diabetes yang menerima pengobatan, 91% dari mereka secara rutin menjalani perawatan sesuai dengan instruksi dokter.

Bagaimana mencegah diabetes

prehipertensi kehidupan sehat

Berbagai fakta di atas menunjukkan bahwa diabetes masih merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar yang dihadapi oleh semua orang Indonesia.

Pasalnya, penyakit ini tidak hanya menimbulkan dampak langsung, tetapi juga komplikasi bagi penderitanya.

Berita baiknya, Anda dapat mencegah diabetes dengan mengadopsi gaya hidup sehat. Langkah-langkah sederhana yang dapat Anda ambil meliputi:

  • Mencapai berat badan ideal.
  • Makan makanan bergizi dan bervariasi.
  • Batasi asupan gula Anda agar tidak melebihi 4 sendok makan sehari.
  • Berolah raga secara teratur, setidaknya 30 menit sehari selama 3 hari seminggu.
  • Rutin periksa gula darah.
  • Jangan merokok.

Gaya hidup sehat juga berguna untuk mengendalikan diabetes bagi orang yang telah didiagnosis dengan penyakit ini.

Pasien juga perlu menjalani perawatan secara rutin, baik dengan minum obat yang diberikan oleh dokter atau menyuntikkan insulin.

Pos Fakta Tentang Diabetes Mellitus di Indonesia muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top