• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Gejala Pada Wanita Yang Harus Segera Diperiksa oleh Dokter Kandungan

Para ahli menyarankan agar wanita yang aktif secara seksual atau yang berusia di atas 21 tahun harus melakukannya pergi ke dokter kandungan secara rutin. Setidaknya setahun sekali pemeriksaan rutin menjaga kesehatan rahim dan vagina. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan? Keluhan apa yang bisa menjadi sinyal untuk segera mengunjungi dokter kandungan? Simak ulasannya berikut ini.

Kapan harus menemui ginekolog?

Memeriksa ke dokter kandungan bukan hanya tentang kehamilan dan persalinan. Berbagai kondisi kesehatan terkait sistem reproduksi wanita juga ditangani oleh dokter kandungan.

Masalah kesuburan, siklus haid, gangguan hormonal, hingga infeksi menular seksual juga bisa dikonsultasikan ke dokter kandungan.

Dengan kata lain, tidak hanya ibu hamil yang perlu ke dokter kandungan. Konsultasi ke dokter kandungan sangat diperlukan bagi siapa saja yang memiliki masalah terkait organ reproduksi Anda.

Pergi ke ginekolog segera setelah Anda menyadari adanya masalah dapat mencegah kondisi menjadi lebih serius dan terlambat ditangani.

Ada beberapa kondisi atau keluhan yang menjadi tanda Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Beberapa diantaranya adalah:

1. Nyeri di panggul dan perut

Sangat disarankan bagi Anda yang mengalami nyeri di pinggul dan perut bagian bawah untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Dokter akan mendiagnosis masalah pada area sekitar alat kelamin dan rahim Anda untuk mengetahui penyebab dan efek yang akan muncul.

Masalahnya, nyeri di bagian panggul dan perut bisa jadi merupakan tanda infeksi di area tersebut.

Beberapa kondisi yang mungkin muncul dengan gejala nyeri panggul dan perut adalah kista kista ovarium. Bahkan, kehamilan ektopik juga mungkin memiliki gejala serupa.

Menurut survei yang dilakukan oleh American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), wanita yang mengalami nyeri panggul dan perut biasanya menderita fibroid rahim atau endometriosis.

2. Pendarahan di luar haid, atau setelah menopause

Bercak darah dari vagina bukan berarti Anda sedang haid. Itu sebabnya, alasan ini juga bisa memotivasi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan, apalagi jika Anda sudah mengalaminya dalam waktu yang lama.

Pendarahan yang tidak normal bisa serupa dengan menstruasi. Bedanya, pendarahan ini disertai rasa nyeri dan beberapa gejala kondisi tubuh yang tidak sehat, seperti mual, nyeri hebat, dan wajah pucat.

National Institutes of Health menyatakan, jika ada gejala seperti yang disebutkan di atas, bisa jadi ada yang salah dengan vagina Anda.

Biasanya, ini adalah tanda adanya cedera vagina, keguguran, atau bahkan keguguran kanker serviks. Begitu juga dengan wanita yang mengalami pendarahan setelahnya mati haid.

Bisa jadi, ini adalah tanda kanker di rahim yang mengharuskan Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Meski begitu, bukan berarti saat Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan Ana, Anda pasti akan mengidap kanker serviks. Masih diperlukan pemeriksaan klinis lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.

3. Masalah saat haid

Penting bagi wanita untuk mengetahuinya karakteristik menstruasi normal dan tidak normal. Terkadang timbul keluhan akibat menstruasi yang terjadi lebih dari sekali dalam sebulan, atau tidak teratur.

Ini menunjukkan adanya masalah dengan rahim dan alat kelamin Anda. Apalagi jika masalah menstruasi ini disertai dengan badan yang merasa lemas atau pusing saat haid.

Dokter Weiss dari American College of Obstetricians and Gynecologists menyatakan, jika terdapat gejala menstruasi yang tidak normal, tidak ada alasan bagi wanita untuk tidak memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Haid yang jarang atau tidak teratur dapat menjadi gejala dari kondisi kesehatan tersebut sindrom ovarium polikistik (PCOS), masalah ketidakseimbangan hormon, atau bahkan tanda bahwa Anda sedang hamil.

4. Keputihan berwarna dan berbau, atau nyeri pada alat kelamin

Pada dasarnya, keputihan adalah cara vagina membersihkan dirinya sendiri. Jumlah dan warna keputihan ini menentukan apakah keputihan tersebut normal atau tidak.

Jika Anda mengalami keputihan dalam waktu yang lama dan warnanya tidak putih, apalagi jika baunya menyengat, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan atau dokter spesialis kelamin.

Menurut ACOG, jika gejala keputihan disertai rasa gatal dan nyeri pada alat kelamin, ini tandanya vaginitis yang mengharuskan Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan sesegera mungkin.

Ada dua penyebab utama, yang pertama adalah infeksi jamur dan bakteri pada alat kelamin Anda. Yang kedua adalah herpes yang menyebabkan luka di bagian dalam alat kelamin.

5. Nyeri saat berhubungan seks

Jangan biarkan hubungan seksual yang biasa Anda lakukan menjadi menyakitkan karena rasa sakit yang Anda rasakan. Nyeri saat berhubungan seks bisa digambarkan sebagai nyeri panggul yang dalam atau nyeri di area genital Anda.

Penyebab umumnya adalah vagina kering (tidak distimulasi dengan benar), infeksi pada vagina, atau fibroid uterus vagina.

Jika Anda sudah mulai mengalami keluhan tersebut, jangan tunda waktu untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Periksakan ke dokter kandungan secara rutin sejak remaja

Tidak perlu menunggu masalah kesehatan tertentu untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan. Sebaiknya mulailah menjadwalkan kunjungan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan Anda mulai dari usia remaja.

Berdasarkan The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), remaja disarankan untuk melakukan check up ke dokter kandungan pada usia 13-15 tahun. Jadwalkan ujian ini setidaknya setahun sekali.

Nanti, Anda mungkin menjalani beberapa rangkaian tes. Beberapa tes yang mungkin Anda jalani adalah pemeriksaan fisik seperti panggul, payudara, berat badan, atau mungkin tes darah tes urine.

Melakukan pemeriksaan rutin sejak dini dapat membantu menemukan penyimpangan sedini mungkin. Dengan begitu, penyakitnya bisa dicegah sebelum bertambah parah.

Pos Gejala Pada Wanita Yang Harus Segera Diperiksa oleh Dokter Kandungan muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top