• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Hati-Hati! Gendang telinga Juga Bisa Pecah, Mengenali Tanda dan Gejalanya

Tahukah Anda bahwa gendang telinga bisa pecah sehingga menyebabkan gangguan pendengaran? Siapapun bisa mengalami kondisi ini, jadi sebaiknya kenali tanda-tanda gendang telinga pecah. Dengan mengetahui ciri-ciri gendang telinga pecah, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter THT lebih awal dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa itu gendang telinga

Pecahnya gendang telinga. Sumber: Mayo Clinic

Bisa dibilang tanpa gendang telinga tidak akan bisa mendengar suara dari luar.

Ya, gendang telinga atau selaput timpani ini berfungsi untuk mengirimkan getaran suara sehingga bisa diambil oleh saraf dan diteruskan ke otak.

Faktanya, ketika gendang telinga pecah, suara tidak lagi dapat ditangkap dan diteruskan ke saraf dengan baik.

Jadi, kemampuan pendengaran Anda akan menurun meskipun kasusnya parah, Anda tidak bisa mendengar suara.

Lalu, apa saja ciri-ciri gendang telinga pecah?

Ciri-ciri gendang telinga pecah

sakit telinga saat mengunyah

Beberapa orang tidak memperhatikan gejala awal saat gendang telinga pecah. Biasanya orang mulai menemui dokter setelah beberapa hari merasa tidak nyaman di telinga mereka.

Salah satu gejala awal yang bisa Anda deteksi adalah keluarnya udara dari telinga saat Anda mengeluarkan napas. Selain itu, ada ciri lain dari gendang telinga yang pecah yang bisa Anda kenali:

  • Sakit telinga yang sangat tajam dan terjadi secara tiba-tiba
  • Saluran telinga terisi nanah atau darah
  • Kehilangan atau pengurangan pendengaran di salah satu telinga atau area mana pun yang terpengaruh
  • Terasa berdenging di telinga (tinnitus)
  • Ada sensasi berputar (vertigo)
  • Mual atau muntah karena vertigo
  • Pusing

Perawatan untuk gendang telinga yang pecah

obat tetes telinga

Biasanya dokter akan meresepkannya antibiotik dalam bentuk obat tetes telinga untuk mencegah infeksi telinga atau mengobati infeksi jika memang ada.

Jika gendang telinga yang pecah menyebabkan rasa sakit, dokter mungkin menyarankan penggunaan obat pereda nyeri seperti asetaminofen atau ibuprofen.

Anda juga bisa mengoleskan handuk hangat ke telinga untuk meredakan nyeri.

Selain pemberian obat, pada beberapa kasus yang parah dokter juga menganjurkan agar pasien melakukan pembedahan untuk memasang jaringan dari bagian tubuh yang lain.

Tindakan ini dilakukan untuk merangsang jaringan gendang telinga agar tumbuh dan kembali normal.

Biasanya, jenis prosedur medis ini akan dilakukan jika gendang telinga pecah parah.

Saat penyembuhan, jaga agar telinga tetap kering.

Artinya, Anda tidak boleh berenang atau menyelam sampai dokter menyatakan bahwa gendang telinga Anda sudah sembuh.

Anda juga harus menggunakan topi mandi atau kapas yang dilapisi dengan petroleum jelly di telinga luar saat mandi agar telinga benar-benar kering.

Pos Hati-Hati! Gendang telinga Juga Bisa Pecah, Mengenali Tanda dan Gejalanya muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top