Latest News

Idealnya, berapa kali anak Anda buang air besar dalam satu minggu?

Setiap perkembangan baru yang terjadi pada anak tentu membuat Anda bersemangat. Sebaliknya, perubahan sekecil apa pun yang terjadi pada balita Anda dapat membuat khawatir. Misalnya, anak-anak yang tiba-tiba tidak memiliki nafsu makan atau tiba-tiba menjadi pendiam, bahkan sampai mengubah kebiasaan buang air besar akan menyita perhatian Anda.

Berbicara tentang buang air besar, Anda mungkin panik dan terburu-buru berkonsultasi dengan dokter ketika Anda mendapati anak tiba-tiba jarang buang air besar atau sebaliknya. Jadi, sebenarnya seberapa sering anak-anak harus buang air besar dalam seminggu?

Berapa kali buang air kecil dalam seminggu?

Setiap bayi dan balita harus memiliki frekuensi buang air besar yang berbeda. Ada yang sekali sehari, ada yang dua kali sehari, atau bahkan ada dua atau lebih kali sehari.

Sebenarnya, tidak ada patokan khusus berapa kali frekuensi bab bayi atau balita normal dalam seminggu. Sebab, setiap orang pasti berbeda jika Anda membicarakan urusan usus, termasuk anak Anda.

Ini masuk akal mengingat makanan yang Anda makan, usia, dan aktivitas yang dilakukan berbeda untuk setiap orang.

Idealnya, balita buang air besar 1-3 kali sehari. Namun, jangan khawatir jika anak Anda buang air besar lebih dari tiga kali sehari. Ini adalah kondisi normal karena frekuensi buang air besar pada balita bervariasi.

Dibandingkan memperhatikan frekuensi, itu lebih penting untuk bayimu. Karena, keduanya dapat menunjukkan kondisi kesehatan yang sedang dialami bayi Anda.

Seperti yang dilaporkan dari halaman Benjolan, dr. Michael Lee, seorang dokter anak di Medical Center Children di Dallas mengatakan bahwa hal yang paling penting adalah memastikan tidak ada bintik-bintik merah atau saraf pada tinja anak Anda.

Tekstur tinja yang menyerupai kerikil atau bola saat buang air besar juga dapat menunjukkan bahwa anak Anda mungkin mengalami sembelit. Sebaliknya, jika anak Anda sering buang air besar bahkan dengan tekstur cair, ini menunjukkan bahwa anak Anda terpengaruh diare.

Untuk menjaga pencernaan bayi Anda tetap sehat, Anda harus menjaga pola makannya. Selain itu, Anda juga dapat memberikan ASI berserat tinggi sehingga kebutuhan serat harian Anda lengkap dan pencernaan anak Anda tetap terjaga.

BAB pada balita normal

Seperti disebutkan sebelumnya, daripada memperhatikan frekuensi buang air besar normal untuk bayi dan balita, lebih penting untuk memperhatikan tekstur atau warna tinja.

Biasanya BAB anak akan mengalami perubahan halus ketika ia berusia 1 tahun. Ini karena pola makan anak-anak juga berubah secara dramatis. Pada usia ini, anak-anak mulai makan makanan padat lebih banyak dari sebelumnya.

Makanan yang Anda makan tentu juga akan mempengaruhi bentuk dan warna tinja Anda ketika anak Anda buang air besar. Biasanya, tekstur tinja balita akan memiliki kepadatan seperti selai kacang. Gerakan usus yang normal juga tidak akan membuat anak Anda kesakitan.

Karakteristik tinja untuk balita yang masih mengonsumsi ASI biasanya cenderung kekuning-kuningan seperti saus mustard, sedangkan pada balita yang mengonsumsi susu formula tekstur tinja cenderung seperti puding karamel.

Berapapun usia anak Anda, masalah pencernaan dapat dilihat dari perubahan drastis dalam frekuensi bab bayi dan balita, serta perubahan tekstur.

Segera bawa bayi Anda ke dokter jika Anda menemukan fesesnya sebagai berikut:

  • Hitam (menunjukkan perdarahan di lambung atau usus kecil)
  • Putih (menunjukkan tubuh anak tidak dapat menghasilkan cukup empedu)
  • Ada lendir (menandakan infeksi atau intoleransi makanan tertentu)
  • Bintik merah (darah dapat berasal dari usus besar atau rektum)
  • Balita lebih sering atau bahkan lebih sedikit buang air besar setelah Anda memberikan makanan baru (tanda alergi)
  • Kotoran terlihat berair meski sudah 1 tahun (menandakan anak Anda menderita diare)

Pos Idealnya, berapa kali anak Anda buang air besar dalam satu minggu? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top