Latest News

Inilah Alasan Mengapa Anda Perlu Mengukur Detak Jantung Anda Selama Latihan

Jika Anda ingin menjalani kehidupan yang sehat, olahraga bisa menjadi salah satu cara untuk mencapainya. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat berolahraga, salah satunya secara teratur mengukur detak jantung. Jadi, mengapa Anda perlu melakukan ini? Ayo, cari tahu alasannya di ulasan berikut.

Mengapa Anda perlu mengukur detak jantung Anda saat berolahraga?

penyakit jantung mungkin puasa

Olahraga memang bermanfaat bagi tubuh. Namun, setiap jenis olahraga memiliki kelebihannya sendiri. Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan jantung, jenis olahraga yang disarankan adalah pelatihan kardio.

Latihan ini dapat meningkatkan aliran dan volume darah kembali ke jantung sehingga jantung berdetak lebih cepat.

Saat berolahraga, Anda disarankan untuk mengukur detak jantung. Tujuannya, agar Anda tahu olahraga memenuhi tujuan atau tidak, terutama untuk meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan berat badan.

Menurut Wilayah Gateway YMCA, mengukur detak jantung saat berolahraga membuat seseorang tahu target detak jantung yang ingin dicapai. Ini juga disebut zona target detak jantung.

Misalnya, ketika Anda berlari dan memeriksa detak jantung Anda, hasilnya masih di bawah target. Itu artinya, Anda perlu meningkatkan aktivitas yang dilakukan, misalnya, mempercepat lari Anda.

Namun, ini juga bisa berlaku sebaliknya. Jika setelah memeriksa, detak jantung Anda di atas target, itu berarti Anda tidak perlu memaksakan diri untuk terus berlari cepat.

Secara bertahap kurangi kecepatan Anda hingga detak jantung Anda mencapai zona target aman lagi.

Ingat, berolahraga terlalu keras dapat menyebabkan efek samping yang merugikan, terutama jika Anda masih pemula.

Kondisi ini umumnya membuat Anda sulit bernapas secara normal untuk beberapa saat atau perasaan tidak nyaman di dada.

Bagaimana mengukur detak jantung saat berolahraga

Mengukur detak jantung dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu menggunakan bantuan alat dan manual. Alat yang digunakan biasanya adalah jam pintar atau smartband dipakai seperti jam tangan.

Namun, jika Anda tidak memiliki alat ini, Anda dapat memeriksanya secara manual dengan cara-cara berikut.

1. Melalui denyut nadi radial

Metode ini dilakukan dengan menemukan arteri radial di pergelangan tangan untuk mengukur denyut jantung selama berolahraga.

Tempatkan jari telunjuk dan jari tengah di pergelangan tangan. Jangan gunakan ibu jari Anda karena itu membuat Anda sulit menghitung detak jantung secara akurat.

Anda mungkin perlu merasakan denyut Anda untuk merasakan denyut nadi. Setelah menemukannya, diamkan kedua jari selama 15 detik dan hitung berapa kali.

Hasilnya, maka Anda gandakan empat kali. Metode ini dapat digunakan jika pulsa Anda teratur. Namun, jika pulsa Anda tidak teratur, hitung selama 60 detik atau 1 menit.

Misalnya, jika dalam 15 menit jantung Anda berdetak 20 kali, denyut nadi total adalah 80 denyut per menit (bpm).

2. Melalui denyut nadi arteri karotis

Bagaimana cara mengukur detak jantung yang lain melalui nadi arteri karotis. Arteri karotis di leher bertugas untuk mengantarkan darah ke otak dan kepala.

Letakkan jari tengah dan telunjuk Anda di kedua sisi leher, baik ke kanan atau kiri. Anda mungkin perlu menyentuhnya dengan jari untuk menemukan arteri.

Sama seperti metode sebelumnya, hitung detak jantung selama 15 detik kemudian gandakan dengan 4 kali untuk mendapatkan detak jantung per menit.

Selain dua metode ini, ada cara lain untuk mengukur denyut jantung selama latihan, yaitu denyut nadi pedis (area tungkai atas) dan nadi arteri brakialis (area lekukan lengan).

Namun, kedua metode ini cukup sulit untuk Anda lakukan saat berolahraga.

Pos Inilah Alasan Mengapa Anda Perlu Mengukur Detak Jantung Anda Selama Latihan muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top