• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Jangan Biarkan Saraf Jepit Mengganggu Kehamilan, Berikut 5 Cara Mengatasinya

Peningkatan berat badan selama kehamilan berisiko menyebabkan saraf terjepit. Nyeri yang dapat ditimbulkan bahkan lebih buruk jika kondisi ini tidak ditangani dengan benar. Untungnya, ada sejumlah cara wanita hamil bisa mengatasinya saraf terjepit dan mencegahnya menjadi lebih buruk.

Berbagai cara mengatasi saraf terjepit selama kehamilan

Masalah saraf terjepit yang masih ringan biasanya dapat diatasi dengan cara alami seperti menyesuaikan postur atau berolahraga. Namun, wanita hamil dengan kondisi punggung yang lebih parah mungkin memerlukan perawatan yang lebih spesifik.

Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

1. Beristirahatlah selama 1-2 hari

meningkatkan kualitas tidur selama kehamilan

Cara termudah untuk mengatasi kram saraf selama kehamilan adalah dengan beristirahat. Istirahat dapat meringankan pembengkakan dan rasa sakit di bantal tulang belakang.

Metode ini juga akan memberikan peluang bagi daerah untuk pulih lebih cepat.

Selama istirahat, wanita hamil bisa mencoba tirah baring saat menggunakan bantalan kaki.

Posisi ini akan mengurangi kelengkungan yang berlebihan pada pinggang dan pinggul yang merupakan penyebab rasa sakit dan kejang pada otot punggung.

2. Regangkan

Beberapa gerakan peregangan dapat meredakan rasa sakit karena saraf terjepit selama kehamilan.

Alasannya, peregangan akan membuat otot-otot punggung lebih fleksibel sehingga mereka dapat menopang berat badan lebih baik.

Berikut langkah-langkahnya peregangan sederhana untuk mengatasi saraf terjepit selama kehamilan:

Kucing-sapi

Beristirahatlah di kedua lutut dan telapak tangan. Tarik napas, lalu turunkan perut Anda sampai punggung Anda turun.

Saat menghembuskan napas, angkat perut Anda ke belakang sampai punggung Anda melengkung ke atas.

Jembatan

Berbaringlah telentang dengan lutut ditekuk. Angkat pinggul Anda perlahan sambil menarik napas hingga punggung Anda sedikit melengkung.

Lalu, turunkan punggung sambil menghembuskan napas.

Terjang

Beristirahatlah di atas lutut Anda, lalu injak kaki kanan Anda ke depan sehingga kaki Anda berdiri di lantai.

Saat menghembuskan napas, dorong tubuh Anda ke depan dan tahan selama 30 detik. Kembali ke posisi awal dan ulangi sambil bertumpu pada telapak kaki kiri.

3. Minum obat penghilang rasa sakit atau kejang otot

obat rematik untuk wanita hamil

Pereda nyeri tidak membahas penyebab saraf terjepit selama kehamilan. Namun, metode ini efektif untuk menghilangkan rasa sakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Obat pereda nyeri yang aman untuk wanita hamil adalah parasetamol dan ibuprofen.

Dokter kadang-kadang juga meresepkan obat untuk mengobati kejang otot dan masalah saraf di belakang seperti amitriptyline, gabapentin, dan duloxetine.

Meskipun efektif, Anda masih harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai mengkonsumsinya.

4. Suntikan steroid

Mesna adalah

Jika istirahat, peregangan, dan konsumsi penghilang rasa sakit tidak dapat mengatasi gejala saraf terjepit, wanita hamil dapat menjalani perawatan epidural.

Metode ini dilakukan dengan menyuntikkan obat steroid ke daerah sumsum tulang belakang.

Suntikan epidural biasanya dipilih jika rasa sakitnya parah atau tidak terkendali.

Cara ini aman untuk wanita hamil di trimester kedua dan ketiga. Namun, penggunaan jangka panjang tidak dianjurkan karena dikhawatirkan berdampak pada perkembangan janin.

5. Operasi

operasi kanker tenggorokan

Saraf terjepit selama kehamilan kadang-kadang disebabkan oleh penyakit tulang belakang seperti skoliosis atau spondylolisthesis.

Dalam kasus seperti ini, wanita hamil mungkin perlu menjalani operasi perbaikan tulang belakang untuk mengatasi saraf terjepit.

Tidak hanya penyakit, pembedahan juga dapat dipertimbangkan jika wanita hamil mengalami kondisi berikut:

  • Nyeri tidak hilang meskipun peregangan rutin, minum obat, dan menjalani injeksi epidural.
  • Nyeri terus memburuk.
  • Kesulitan berdiri atau berjalan.
  • Tidak dapat mengontrol keinginan untuk buang air kecil dan / atau buang air besar.

Ada berbagai metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi saraf terjepit selama kehamilan, baik yang alami maupun yang medis.

Metode alami biasanya efektif dalam menghilangkan gejala seperti nyeri dan kram, tetapi tidak menyelesaikan penyebabnya secara langsung.

Saraf terjepit yang lebih parah atau disebabkan oleh penyakit tulang belakang umumnya perlu diobati dengan obat-obatan, suntikan steroid, hingga pembedahan.

Konsultasi dengan dokter akan membantu Anda menemukan metode yang tepat.

Pos Jangan Biarkan Saraf Jepit Mengganggu Kehamilan, Berikut 5 Cara Mengatasinya muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top