Latest News

Jangan Gunakan Ini! Memahami Aturan untuk Menggunakan Retinol dalam Perawatan Kulit

Gunakan produk perawatan kulit (perawatan kulit) sebenarnya tidak bisa gegabah. Ada aturan tertentu yang perlu Anda pahami sebelum menggunakan produk perawatan kulit pada kulit wajah. Retinol, misalnya, biasanya hadir dalam produk anti-penuaan atau anti-penuaan. Bagi Anda yang akan menggunakannya untuk pertama kali, Anda harus berhati-hati. Sebab, cara menggunakan retinol yang tidak tepat dapat berisiko membuat kulit kering dan teriritasi.

Untuk mengoptimalkan kerja produk perawatan kulit (perawatan kulit) yang ini, pertama kenali aturan penting penggunaan retinol. Bagaimana seharusnya?

Ini adalah cara menggunakan perawatan kulit yang mengandung retinol

Retinol adalah turunan dari Vitamin A, khusus yang berasal dari retinoid. Sebagai salah satu "aktor utama" dalam produk antipenuaan, retinol dikatakan memiliki kemampuan untuk merangsang produksi kolagen.

Tidak hanya itu, retinol juga berperan dalam mempercepat proses regenerasi (pembaharuan) sel kulit mati, serta menjadikan tekstur kulit lebih halus. Jangan gunakan saja! Berikut adalah beberapa cara yang perlu Anda pertimbangkan saat menggunakan produk perawatan kulit dengan konten retinol:

1. Gunakan retinol secukupnya

tanda perawatan kulit tidak cocok

Saat menggunakan produk perawatan wajah, Anda mungkin berasumsi bahwa semakin banyak jumlah yang Anda gunakan, semakin nyata hasilnya. Padahal, tidak semua produk sama.

Untuk retinol itu sendiri, Anda tidak perlu menggunakannya secara berlebihan hanya untuk mendapatkan hasil yang cepat dan tepat. Sejal Shah, M.D, seorang dokter kulit di Amerika Serikat, menjelaskan bahwa ada beberapa kesalahan umum dalam cara menggunakan retinol.

Apakah itu menggunakannya terlalu banyak, terlalu sering, atau menggunakan konsentrasi retinol yang terlalu tinggi. Sebaliknya, cara yang tepat untuk menggunakan retinol harus dimulai dari konsentrasi rendah.

Terutama bagi Anda yang menggunakannya pertama kali, atau memiliki jenis kulit sensitif. Jika kulit Anda cukup digunakan, cukup tingkatkan konsentrasi secara perlahan.

2. Gunakan retinol pada kulit kering

gunakan body lotion

Pada tahap menggunakan perawatan kulit, biasanya Anda disarankan untuk menyelipkan penggunaan pelembab atau pelembab. Selain berguna untuk melembabkan kulit, pelembab biasanya juga dimaksudkan untuk membantu proses penyerapan produk perawatan kulit yang lain menjadi lebih baik.

Sayangnya, khusus untuk produk dengan konten retinol, metode penggunaan yang perlu Anda terapkan tidak demikian. Ini karena retinol adalah konten yang sangat kuat.

Ketika digunakan dengan air yang sebenarnya terkandung dalam pelembab, kulit mungkin berisiko iritasi dan cenderung mengering. Jadi, ada baiknya menggunakan retinol dalam kondisi kulit yang masih kering.

Jika Anda ingin menggunakan pelembab sebelum menggunakan retinol, berikan jeda waktu terlebih dahulu. Demikian pula, jika Anda ingin menggunakan pelembab sesudahnya, Anda harus menggunakannya ketika produk dengan konten retinol cukup diserap pada kulit.

Yang pasti, Anda bisa membaca aturan penggunaan retinol, yang biasanya tercantum di bagian kemasan produk.

3. Gunakan retinol pada malam hari

pelembab untuk kulit kering

Jika diamati, produk yang mengandung retinol biasanya dikemas dalam botol berwarna gelap. Ini bukan hanya kebetulan, sebenarnya ia memiliki tujuan sendiri.

Kemasan berwarna gelap berguna untuk menjaga kualitas retinol agar tidak rusak, terutama saat terkena sinar matahari. Sebab, kebanyakan retinol adalah photolabile. Artinya, konten ini bisa pecah atau rusak saat terkena sinar matahari langsung.

Atas dasar ini juga, produk retinol direkomendasikan untuk digunakan pada malam hari, dan tidak boleh digunakan di pagi hari. Sebenarnya Anda mungkin diperbolehkan menggunakan retinol di pagi hari, asalkan menggunakan tabir surya sesudahnya.

Namun, cara menggunakan retinol lebih baik diterapkan pada malam hari sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang efek sampingnya.

4. Konten yang tidak boleh digunakan dengan retinol

esensi dan serum

Cara selanjutnya menggunakan retinol yang perlu Anda pertimbangkan adalah saat Anda mencampurnya dengan bahan-bahan perawatan kulit yang lain. Produk yang mengandung retinol tidak direkomendasikan untuk digunakan bersama dengan produk pengelupas, atau produk yang mengandung benzoil peroksida.

Contoh bahan dalam produk pengelupasan adalah asam alfa hidroksi (AHA) dan asam beta hidroksi (BHA). Bukan tanpa alasan, ini karena campuran retinol dengan ketiga bahan perawatan kulit Ini berisiko membuat kulit kering, mengelupas, dan teriritasi.

Solusinya, Anda dapat menggunakan retinol pada waktu yang berbeda dari AHA, BHA, dan benzoil peroksida untuk meminimalkan kemungkinan efek samping.

5. Berhenti menggunakan retinol selama kehamilan

Asam salisilat untuk wanita hamil

Produk perawatan kulit sebelum Anda hamil biasanya akan berbeda dari ketika Anda hamil. Ini karena tidak semua bahan perawatan wajah aman digunakan selama kehamilan.

Salah satunya termasuk produk yang mengandung retinol untuk wanita hamil. Untuk saat ini, yang terbaik adalah berhenti menggunakan retinol sampai Anda melahirkan.

Jika terus digunakan selama kehamilan, dikhawatirkan retinol berisiko mengganggu perkembangan janin di dalam rahim. Padahal, bayi bisa mengalami cacat jika cara ibu menggunakan retinol tidak sesuai aturan alias terlalu banyak selama kehamilan.

Pos Jangan Gunakan Ini! Memahami Aturan untuk Menggunakan Retinol dalam Perawatan Kulit muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top