Latest News

Jerawat Bekas Luka Mitos yang Perlu Saya Ketahui

Terkadang sulit untuk membedakan mana mitos dan fakta seputar pengobatan bekas jerawat. Apakah bekas jerawat perlu dibiarkan sendiri atau harus dirawat? Tubuh memang memiliki caranya sendiri untuk menyembuhkan jerawat yang membandel.

Agar tidak kehilangan arah lagi, ketahui penjelasan berikut tentang mitos dan fakta tentang bekas jerawat.

Ungkapkan mitos tentang bekas jerawat

Saat memasuki masa remaja, jerawat masalah utamanya adalah penampilan. Perubahan hormon membuat semua perubahan dalam tubuh, termasuk jerawat. Mungkin Anda berpikir ketika Anda tumbuh dewasa, ini bukan lagi masalah.

Namun dalam kenyataannya, tidak. Setelah masalah jerawat selesai, timbul masalah bekas jerawat. Plus, dengan pengetahuan yang terbatas, beberapa orang melakukan hal-hal yang mereka pikir dapat menghilangkan bekas jerawat, seperti membersihkan wajah secara teratur untuk menghilangkan noda.

Tetapi apakah kita sudah melakukan semua ini dengan benar? Ketahui mitos dan fakta bekas jerawat di bawah ini.

1. Bekas jerawat bisa hilang dengan sendirinya

Bisa jadi ini mitos bekas jerawat. Beberapa bekas jerawat memang bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi kebiasaan seperti meremas bekas jerawat akan meninggalkan bekas seperti hipertrofik, keloid, dan hiperpigmentasi pasca-inflamasi.

Ketiganya membutuhkan perawatan agar bekas jerawat segera hilang. Perawatan dapat dilakukan secara independen dengan aplikasi rutin bekas jerawat. Metode ini mampu menyamarkan bekas jerawat yang membandel.

Pilih gel yang mengandung allium cepa, niacinamide, Mucopolysaccharide (MPS), dan pionin. Keempatnya diformulasikan untuk menyamarkan bekas jerawat dan bahkan meratakan kondisi kulit, dan mengurangi iritasi.

Saat bekas jerawat muncul, rawatlah sedini mungkin agar kulit kembali normal. Sehingga Anda bisa tampil percaya diri.

2. Tidak membersihkan wajah bisa menyebabkan jerawat pada bekas luka

Ini adalah mitos tentang bekas jerawat. Mungkin selama ini Anda berpikir bahwa jerawat yang muncul pada jejak sebelumnya disebabkan oleh kebersihan yang kurang optimal. Sebenarnya tidak juga.

Kecenderungan sering-seringlah cuci muka (lebih dari dua kali sehari) dan menggosok wajah secara berlebihan zat ternyata bisa merusak kulit wajah.

Luncurkan halaman Everyday Health, metode ini dapat membuat trauma kulit wajah dan memperburuk kondisi setelah perawatan.

Menurut Dr. Clare A. Pipkin, MD, seorang dokter kulit dan asisten profesor dari Sekolah Kedokteran Universitas Duke, menyarankan untuk membersihkan wajah Anda dua kali sehari menggunakan air hangat, pembersih ringan, dan dibersihkan dengan gerakan lembut.

3. Memencet jerawat tidak akan menyebabkan bekas jerawat

Godaan untuk memeras jerawat memang sulit dihindari. Meremas jerawat tidak meninggalkan bekas jerawat, ini jelas mitos. Poin-poin sebelumnya telah menjelaskan bahwa kebiasaan ini dapat memicu peradangan dan meninggalkan bintik-bintik jerawat.

Meremas jerawat memang membuka pori-pori. Namun, peradangan setelahnya membuat bekas jerawat lebih lama. Padahal, setelah jerawat bisa terjadi di tempat yang sama.

Merupakan ide yang bagus untuk menahan diri dari meremas atau memegang jerawat. Lebih baik menerapkan perawatan untuk mengatasi masalah jerawat Anda.

4. Tidak perlu menggunakan tabir surya

Masalah jerawat sudah selesai. Hanya bekas jerawat yang tertinggal dan tidak perlu menggunakan tabir surya, cukup perawatan saja untuk menyelesaikannya. Ini adalah mitos tentang bekas jerawat.

Sebaliknya, kulit dengan bekas jerawat masih membutuhkan perlindungan ekstra dengan menggunakan tabir surya. Karena sinar UV dapat memicu peradangan lagi. Karena itu, penting untuk menerapkan tabir surya meskipun Anda telah menerapkan gel penghilang bekas jerawat.

5. Anda tidak harus memakai makeup jika masih ada bekas jerawat

Pernyataan ini termasuk mitos tentang bekas jerawat. Tentu kamu masih bisa menggunakan riasan. Pilih foundation ringan yang bebas minyak dan berlabel non-komedogenik.

Label non-komedogenik dapat meminimalkan penyumbatan pori. Selain itu, pilih rias wajah yang hipoalergenik dan tidak menyebabkan iritasi, serta berbahan dasar air. Pilihan bahan juga mencegah iritasi kulit yang dapat menyebabkan jerawat pada noda yang sama.

Pos Jerawat Bekas Luka Mitos yang Perlu Saya Ketahui muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top