• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengkonsumsi Obat Cacing?

Cacing merupakan penyakit umum yang sering menyerang masyarakat Indonesia. Tak hanya menyerang anak-anak, cacingan juga bisa menyerang orang dewasa. Salah satu cara terbaik untuk mencegah dan mengobati penyakit ini adalah dengan minum obat cacing. Namun, kapan waktu yang tepat untuk meminum obat cacing? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Waktu yang tepat untuk minum obat cacing

obat utrogestan

Waktu yang tepat untuk meminum obat cacing adalah segera setelah gejala cacingan muncul.

Gejala cacingan sendiri sebenarnya tergantung dari jenis cacingan yang menginfeksi tubuh. Jika Anda sering mengalami gatal-gatal di area anus, terutama pada malam hari, Anda bisa terinfeksi cacing kremi.

Jika sudah begini, Anda bisa langsung minum obat cacing untuk menghambat tumbuhnya cacing kremi yang semakin banyak. Tidak hanya itu, Anda juga disarankan untuk meminum obat cacing jika menemukan cacing pada kotorannya. Apalagi jika sebelumnya Anda sudah sering mengalami sakit perut dan penurunan nafsu makan yang drastis.

Sebab jika tidak segera ditangani, cacingan bisa memicu komplikasi lebih lanjut, seperti penyumbatan usus dan masalah penyerapan nutrisi dalam tubuh. Jadi tidak perlu menunggu sehat dulu untuk minum obat cacingan.

Apakah Anda perlu minum obat cacing secara teratur?

aturan minum obat

Sebagai upaya agar Anda tidak terjangkit penyakit ini, maka waktu yang tepat untuk meminum obat cacing adalah setiap 6 bulan sekali. Namun, rekomendasi ini umumnya diberikan kepada orang yang memang berisiko tinggi terkena cacingan.

Beberapa orang yang dianjurkan minum obat cacing secara rutin minimal 6 bulan sekali adalah:

  • Masyarakat yang tinggal di permukiman kumuh dimana fasilitas sanitasi dan kebersihan pribadi tidak memadai
  • Orang yang bekerja di daerah rawan cacing, misalnya pekerja bangunan, penggarap tanah, atau peternak dan petani yang bekerja dengan atau terpapar hewan.
  • Orang yang tinggal di tempat endemik cacing
  • Sering makan makanan mentah atau belum matang

Mungkin ada kondisi lain yang tidak tercantum di atas. Untuk mengetahui apakah Anda termasuk orang yang dianjurkan untuk rutin minum obat cacing atau tidak, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan melihat kondisi kesehatan Anda dan riwayat penyakit Anda secara menyeluruh.

Diam. Pemberian obat cacing termasuk dosis tunggal agar tidak menimbulkan efek samping yang serius setelah meminum obat walaupun tubuh anda tidak ada cacingan.

Pilihan obat untuk mengobati cacingan

obat antihistamin untuk alergi

Beberapa jenis obat cacing tersedia tanpa resep di toko obat, dan sebagian lagi memerlukan resep dokter. Berikut beberapa referensi obat cacing yang bisa Anda konsumsi:

  • Albendazole. Obat ini bekerja untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh cacing, seperti cacing tambang, cacing pita, cacing cambuk, cacing gelang, dan cacing kremi. Albedazole hanya tersedia dengan resep dari dokter. Itu sebabnya sebelum mengonsumsi obat ini Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar tidak terjadi efek samping dan kesalahan dosis obat.
  • Mebendazole. Obat ini bekerja dengan cara melumpuhkan dan membunuh cacing yang menginfeksi saluran pencernaan. Obat ini mencegah cacing menyerap gula yang menjadi sumber makanannya.
  • Pyrantel pamoate. Obat ini menyebabkan cacing yang ada di dalam tubuh menjadi lumpuh sehingga memudahkannya untuk lewat bersama tinja. Pyrantel pamoate bisa dibeli di apotek atau toko obat terdekat tanpa resep dokter. Namun, pastikan Anda tetap membaca cara penggunaan obat yang tertera pada label kemasan untuk menghindari overdosis.

Penting untuk Anda pahami bahwa obat ini tidak bisa membunuh telur cacing yang ada di dalam tubuh. Nah, untuk mencegah kambuhnya infeksi, Anda disarankan menerapkan pola hidup higienis agar telur cacing tidak berkembang biak. Metodenya bisa dimulai dengan rajin mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air kecil / besar.

Pos Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengkonsumsi Obat Cacing? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top