• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Ketergantungan Gadget Anak

Gadget kerap dijadikan senjata ampuh para orang tua untuk membuat anak tenang sekaligus kerasan. Sayangnya, jika hal ini dilakukan terlalu sering dapat menyebabkan anak menjadi kecanduan gadget.

Kecanduan gadget pada anak tidak bisa dianggap enteng! Pasalnya, kebiasaan bermain gadget secara terus menerus akan berdampak negatif bagi kesehatan anak dalam jangka panjang.

Simak tanda-tanda anak kecanduan gadget dan cara mengontrolnya di bawah ini.

Berbagai tanda seorang anak kecanduan gadget

kesehatan mata anak-anak

Di Century perkembangan anak 6-9 tahun Biasanya si Kecil sudah mulai mengenal gadget. Sayangnya tidak semua anak bisa menggunakan gadget dengan bijak.

Terlalu sering bermain gadget bisa membuat anak ketagihan dengan gadget.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Jurnal Asosiasi Neurologi Anak Internasional, kecanduan gadget bisa dialami anak di segala usia.

Ini juga berlaku untuk anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar atau sekolah dasar.

Salah satu ciri seorang anak yang kecanduan gadget adalah ia hampir tidak pernah bisa "melepaskan diri" dari gadgetnya.

Misalnya, anak-anak selalu mengambil gadgetnya saat bangun tidur dan makan di meja dengan mata terpaku pada layar.

Kegiatan yang dilakukan anak dengan gadget juga bisa bermacam-macam, seperti bermain permainan, menonton youtube, atau membolak-balik aplikasi.

Tanda seorang anak kecanduan bermain gadget

Anak yang terlalu sering bermain gadget dapat mengalami berbagai gejala fisik.

Gejala gangguan fisik antara lain insomnia, sakit punggung, berat badan naik atau turun, gangguan penglihatan, sakit kepala, dan masalah gizi.

Secara psikologis, anak yang terlalu sering bermain gadget seringkali merasa cemas, sering berbohong, merasa bersalah, dan kesepian.

Bahkan tak sedikit anak yang kecanduan gadget memilih mengisolasi diri, kerap mengalami perubahan suasana hati yang sangat cepat.

Sebagai orang tua, Anda harus mulai berhati-hati jika anak tidak dapat mengikuti kegiatan keluarga sehari-hari karena tidak lepas dari gadgetnya.

Misalnya anak enggan belanja mingguan, enggan makan malam bersama, malas bake bareng gara-gara tidak mau beraktivitas dengan gadget.

Ini menandakan bahwa fokus anak hanya pada gadget.

Keadaan tersebut kurang baik untuk tumbuh kembang anak dan mungkin merupakan pertanda bahwa anak tersebut kecanduan gadget.

Secara umum, tanda atau gejala kecanduan gadget pada anak antara lain:

  • Asyik bermain di gadget dan melupakan waktu.
  • Menunjukkan kecemasan saat tidak bermain gadget.
  • Semakin lama durasi bermain gadget semakin meningkat.
  • Gagal mengurangi atau berhenti bermain dengan gadget.
  • Kehilangan minat pada dunia luar.
  • Tetap gunakan gadget meski tahu konsekuensi negatif yang akan didapat.
  • Berbohong tentang lamanya waktu menggunakan gadget kepada orang tua.
  • Gunakan gadget untuk mengalihkan perasaan.

Dampaknya anak-anak kecanduan main gagdet

periksa mata anak itu

Anda pasti menyadari bahwa bermain gadget bisa memakan waktu berjam-jam.

Bahkan, Anda bisa menghabiskan sepanjang hari dengan mengutak-atik gadget saat liburan.

Ini tentu saja membuat Anda tidak produktif, bukan? Nah, bukan hanya orang dewasa, sepertinya anak-anak juga bisa mengalami hal yang sama.

Membiarkan anak bermain gadget tanpa aturan bisa membuatnya ketagihan gadget sehingga berdampak buruk pada dirinya.

Berbagai permainan dan hal menarik pada gadget dapat membuat anak ketagihan untuk memainkannya.

Anak-anak yang kecanduan gadget cenderung menarik diri dari lingkungannya dan lebih sibuk dengan gadgetnya.

Ketika Anda meminta anak Anda untuk berhenti bermain gadget, dia akan menolak, marah, dan mengamuk.

Perlu Anda ketahui bahwa kecanduan gadget pada anak akan berdampak negatif bagi kesehatannya.

Saat bermain gadget, anak tidak akan memperdulikan visibilitas, postur tubuh, dan pengaturan cahaya.

Hal tersebut dapat menurunkan kesehatan mata, menimbulkan rasa nyeri pada tubuh, bahkan membuat anak menjadi tidak aktif.

Anak-anak harus aktif bergerak, menjelajahi lingkungan, berinteraksi dengan teman-teman seumurannya, tetapi sibuk dengan gadget.

Dampak kecanduan bermain gadget pada anak

Jika dibiarkan, kemampuan anak untuk bersosialisasi bisa terpengaruh.

Di sisi lain, dampak kecanduan gadget pada anak dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mentalnya.

Selain perubahan tingkah laku, secara fisik juga mungkin ada perubahan pada otak anak jika kecanduan bermain gadget.

Pasalnya, layar gadget bisa berdampak pada perubahan otak yang berfungsi untuk mengontrol proses emosi, perhatian, pengambilan keputusan, dan kontrol kognitif.

Bagian otak anak yang mengatur regulasi impuls berubah karena penggunaan gadget secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Selain itu, “insula” atau bagian otak yang mengembangkan perilaku empati dan kasih sayang terhadap orang lain, juga terpengaruh.

Hal ini menjelaskan bagaimana anak-anak yang kecanduan bermain gadget memiliki perilaku yang berbeda dengan anak lainnya.

Padahal pada usia 6-9 tahun, anak banyak mengalami perkembangan.

Selain perkembangan kognitif anak, Ada juga perkembangan fisik anak, perkembangan emosional anak, dan perkembangan sosial anak-anak.

Tips menghentikan kecanduan gadget pada anak

Meski penggunaan gadget berdampak buruk, tidak dapat dipungkiri bahwa gadget merupakan alat yang mendukung aktivitas sehari-hari.

Gadget dapat mendukung komunikasi, mencari berbagai informasi, belajar, hiburan, dan lain-lain.

Peran orang tua penting untuk menjaga penggunaan gadget pada anak tidak berlebihan dan seimbang agar tidak menimbulkan kecanduan gadget pada anak.

Berikut beberapa cara mengatasi anak yang gemar bermain gadget atau kecanduan gadget:

1. Jadilah teladan yang baik

bagaimana mendisiplinkan anak

Anak-anak belajar dari lingkungannya.

Jika orang tua bermain gadget sambil mengasuh, anak pasti akan mengikuti kebiasaan buruk Anda dalam menggunakan gadget.

Jika ingin mengurangi waktu bermain gadget, Anda juga harus bisa mengatur waktu penggunaan gadget dengan bijak.

Jangan sampai Anda melarang anak Anda bermain gadget, tapi Anda tetap berpegang pada gadget sendiri.

Larangan Anda pasti tidak akan membuahkan hasil, dan anak akan terus ketagihan menggunakan alat ampuh ini.

2. Batasi penggunaan gadget

anak-anak bermain gadget

Tidak bisa dipungkiri bahwa di era modern seperti sekarang ini memang ada manfaat gadget untuk anak.

Namun, sebagai orang tua, Anda tetap harus memberikan pengawasan dan pembatasan kepada anak-anak dalam menggunakan gadget.

Misalnya, berikan waktu 1-2 jam sehari bagi anak untuk menggunakan gadget.

Anda juga bisa mendampingi penggunaannya agar saat anak bermain gadget tidak disalahgunakan.

Ini bisa membantu Anda mencegah kecanduan gadget pada anak-anak.

Selain itu, hindari menempatkan gadget secara sembarangan.

Simpanlah gadget tersebut di tempat yang tidak diketahui oleh anak agar anak tidak dapat mengambil dan memainkannya dengan mudah tanpa seizin Anda.

Pastikan area kamar tidur anak juga bebas gadget.

3. Perbanyak aktivitas di luar atau di dalam rumah

apakah sistem imun anak sudah dioptimalkan

Memperbanyak aktivitas anak di rumah maupun di luar rumah bisa menarik perhatian anak dan melupakan gadget.

Bisa mengajak anak joging atau bersepeda di hari libur, mengajak anak masak bersama, atau mengunjungi kerabat & # 39; rumah.

Lakukan aktivitas apa pun yang membuat anak aktif kembali, seperti meluncurkan dari halaman Anak Sehat.

Tinggalkan anak-anak bermain di luar sehingga dia bisa mengekspresikan dirinya dan memanfaatkan kontak matanya.

Ini tidak hanya membantu membentuk keterampilan interpersonal, tetapi juga untuk membangun keterampilan motorik dan kreativitas.

4. Bersikaplah tegas

anak-anak bermain gadget

Kecanduan gadget terkadang bisa bikin anak mengamuk dan sulit diatur.

Namun, perlu diingat, Anda harus tetap ketat dalam menerapkan aturan yang baru saja Anda buat untuk membatasi waktu Anda bermain gadget.

Jangan sampai Anda kasihan dengan rengekan anak-anak yang terus-menerus meminta untuk bisa bermain gadget.

Anak-anak butuh waktu untuk menjauh dari gadget.

Jadi, mengurangi waktu bermain gadget pada anak sebaiknya tidak dilakukan secara tiba-tiba tapi lakukan secara perlahan.

5. Minta bantuan dokter jika anak Anda kecanduan gadget

periksa diagnosis dokter anak

Jika langkah-langkah di atas tidak memberikan efek yang maksimal, bisa jadi anak itu depresi dan cemas.

Artinya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

Dokter akan memberikan cara terbaik untuk membantu Anda menenangkan si kecil dan mengurangi kecanduannya.

6. Jangan berikan gadget yang tidak perlu

bagaimana mengajari anak menulis

Tidak sedikit orang tua menggunakan gadget sebagai "alat penenang" agar anaknya tidak mengganggu aktivitas orang tua.

Terkadang, hal ini mungkin tidak terhindarkan.

Namun, jika Anda benar-benar dapat menangani situasi tersebut tanpa bantuan gadget, sebaiknya hindari cara ini.

Terlalu seringnya menggunakan gadget sebagai metode untuk menenangkan anak seolah-olah sedang menjerumuskan anak ke dalam kebiasaan menggunakan gadget.

Tentu hal ini bisa membuat anak ketagihan untuk menggunakan alat canggih ini.

Selama mengasuh, Anda disarankan sebisa mungkin menghindari gadget sebagai obat penenang.

Kamu bisa tanya menggambar anak di atas kertas menggunakan berbagai pensil warna, bukan menggambar smartphone atau tablet.

Anda juga bisa mencoba variasi permainan anak-anak dengan menggunakan balok, karton, lego, atau mainan lainnya.

Kebanyakan anak harus didorong untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak seusia mereka.

Pos Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Ketergantungan Gadget Anak muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top