Latest News

Ketahui Penyebab dan Gejala Anemia pada Ibu Menyusui

Suatu tantangan bagi ibu menyusui saat Gejala anemia timbul, karena anemia tidak hanya berdampak pada ibu, tetapi juga bayi. Untuk itu, ketahui penyebab umum anemia pada ibu menyusui, beserta gejalanya.

Penyebab anemia pada ibu menyusui

Mungkin ada asumsi bahwa anemia pada ibu menyusui terjadi karena zat besi dalam tubuh ibu banyak mengalir melalui ASI, sehingga ibu tidak memiliki mineral penting ini. Menurut halaman Pusat Bayi, ASI hanya mengonsumsi 0,3 mg zat besi dalam tubuh ibu setiap hari. Sementara itu, sebagian besar wanita mengonsumsi setidaknya 14 mg zat besi setiap hari.

Salah satu penyebab anemia defisiensi besi adalah dialami oleh ibu menyusui karena terjadinya lochia. Lokia adalah pendarahan yang terjadi setelah melahirkan secara normal atau dengan operasi caesar. Ini normal sebagai tanda pemulihan uterus postpartum.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, karena tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin yang bertanggung jawab untuk sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh.

obat sakit kepala untuk ibu menyusui

Berdasarkan studi dari Annals of Hematology, anemia biasanya terjadi pada minggu pertama setelah melahirkan. Penyebab terbesar anemia setelah melahirkan juga terjadi karena pendarahan hebat setelah melahirkan.

Studi ini juga menjelaskan bahwa efek anemia setelah melahirkan berhubungan erat dengan penurunan kualitas hidup, penurunan kemampuan kognitif, ketidakstabilan emosi, dan sebagainya. depresi.

Salah satu faktor risiko anemia pada ibu menyusui adalah ketika mereka tidak mengelola diet mereka dengan asupan zat besi yang tinggi.

Namun, zat besi kembali ke tingkat normal ketika tubuh pulih setelah melahirkan. Penting bagi setiap ibu menyusui untuk terus makan makanan yang kaya zat besi untuk menghasilkan hemoglobin.

Gejala anemia pada ibu menyusui

Vitamin D ibu menyusui

Anemia defisiensi besi bisa membuat aktivitas ibu menyusui terganggu. Dia akan menghabiskan lebih banyak waktu merawat bayi. Ketika anemia datang, konsentrasi ibu dibagi antara memperhatikan bayi atau menghilangkan gejala.

Gejala anemia pada ibu menyusui biasanya ditandai dengan perasaan lelah. Namun, untuk mengetahui kepastian apakah ibu menderita anemia, coba periksa kadar hemoglobin dalam darah di dokter.

Ketika pasokan oksigen tidak beredar secara optimal ke seluruh tubuh, organ tidak dapat berfungsi dengan baik. Gejala itu bisa timbul saat anemia terjadi pada ibu menyusui.

  • cepat lelah
  • rasa makanan seperti berubah
  • dering di telinga (tinnitus)
  • lidah terasa sakit
  • sakit kepala
  • kulit yang gatal
  • nafas pendek
  • jantung berdetak kencang

Pada kondisi ibu menyusui yang lelah, suasana hatinya sangat mudah terganggu dan dapat mempengaruhi ikatan antara ibu dan anak. Ketika suasana hati ibu memburuk, ASI tidak mulus.

Jika anemia parah terjadi, ASI tidak mengandung cukup zat besi untuk bayi sehingga ia tidak mendapat asupan gizi yang optimal. Jika anemia pada ibu menyusui tidak segera diobati, itu dapat memberikan efek pada pertumbuhan dan perkembangan bayi di masa depan.

Karena itu, penting bagi ibu menyusui untuk mengatur asupannya sehingga anemia tidak mengganggu kegiatan sehari-hari mereka, terutama dalam merawat bayi mereka. Setelah memastikan asupan nutrisi yang baik, tetapi anemia masih terjadi, perlu untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang menyebabkan anemia, sehingga dapat dikelola dengan baik.

Cara yang tepat untuk mengatasi anemia pada ibu menyusui

Obat batuk untuk ibu menyusui di rumah

Sang ibu masih bisa menikmati waktu maksimal dalam merawat anak Anda. Ini bisa dilakukan sambil mempertahankan asupan gizi seimbang. Terutama pada ibu menyusui yang mengalami kekurangan zat besi, ada baiknya untuk makan makanan tinggi zat besi sebagai berikut.

  • daging merah
  • ikan
  • unggas
  • buah-buahan kering, seperti kismis
  • kubis
  • Brokoli
  • gila
  • selada air

Ibu dapat menambah asupan zat besi bergizi tinggi dengan suplemen yang mengandung zat besi (lipofer dan Fe glukonat), asam folat, dan vitamin B kompleks.

Lipofer adalah zat besi yang lebih mudah diserap tubuh daripada zat besi lainnya karena merupakan mikroenkapsulasi. Sementara Fe glukonat juga merupakan zat besi dengan kandungan Fe yang tinggi sehingga dapat mencegah anemia.

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan merekomendasikan manajemen anemia yang tepat dalam kondisi ibu menyusui.

Pos Ketahui Penyebab dan Gejala Anemia pada Ibu Menyusui muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top