Latest News

Kiat Memotivasi Anak untuk Mendorong Pembelajaran dan Prestasi di Sekolah

Jika prestasi anak menurun, maka tugas orang tua untuk memotivasi anak agar termotivasi untuk belajar lagi. Karena belajar adalah proses penting untuk penyediaan di masa depan. Lalu, bagaimana bisa dilakukan untuk memotivasi anak agar kembali bersemangat ketika belajar dan meningkatkan kinerja?

Penyebab menurunnya antusiasme anak-anak untuk belajar di sekolah

Banyak hal yang menyebabkan antusiasme anak-anak untuk belajar dapat menurun di sekolah. Penyebab ini dapat berasal dari faktor internal dan eksternal anak. Setiap orang tua perlu tahu apa yang menyebabkan kemunduran, sehingga dapat memotivasi anak untuk belajar semangat dan kembali meraih prestasi.

Faktor eksternal dapat berasal dari lingkungan sekolah, interaksi sosial, guru, dan teknik pembelajaran di sekolah. Faktor internal biasanya terjadi karena mereka masalah anak di rumah terkait dengan proses emosional dan kematangan anak.

Hal yang paling penting untuk dipertimbangkan ketika antusiasme dan prestasi seorang anak menurun terkait dengan bagaimana orang tua berperilaku terhadap anak-anak. Beberapa orang tua tampaknya tidak peduli dengan kegiatan anak-anak. Mereka tidak bersikap tegas pada anak-anak bahwa proses belajar di sekolah sangat penting.

Keragu-raguan satu orangtua, yaitu melalui penggunaan ponsel. Beberapa orang tua tidak memberikan batasan kepada anak-anak dalam menggunakan ponsel mereka, sehingga anak-anak terlalu asyik dalam belajar.

Faktor keluarga lain yang memengaruhi prestasi anak seperti menjadi korban pelecehan, pelecehan seksual, keluarga memiliki masalah keuangan, anggota keluarga yang menjadi pengguna narkoba, minum alkohol, atau punya penyakit kronis.

Faktor lain pada anak juga bisa menjadi pemicu penurunan kinerja di sekolah, seperti stres, anak-anak mengalami kesulitan belajar, atau bahkan kebiasaan makan atau diet yang sedang dilakukan. Ketika seperti ini, orang tua perlu menemukan cara untuk memotivasi anak-anak untuk belajar lagi.

Bagaimana cara memotivasi anak agar semangat belajar dan kembali ke prestasi?

Beberapa tips di bawah ini dapat Anda gunakan untuk memotivasi anak-anak untuk belajar dan unggul dalam antusiasme.

  • Orang tua harus dilibatkan

Faktor terpenting dalam kehidupan anak adalah orang tua. Sebisa mungkin orangtua menunjukkan rasa perhatian dan terbuka proses belajar anak.

Tanyakan kepada anak Anda apa yang ia pelajari di sekolah dan apakah ia menghadapi kesulitan saat belajar. Namun perlu diingat, jangan terus menanyakan pertanyaan ini kepada anak. Anak-anak mungkin merasa terganggu dan sebaliknya akan berjuang dan tidak termotivasi untuk belajar.

  • Berikan sesuatu yang membuat anak bersemangat

Hal paling efektif yang dapat Anda gunakan adalah hadiah. Jika anak Anda tampaknya mendapatkan kembali semangatnya untuk belajar dan dapat meningkatkan prestasinya, berikan sesuatu yang disukainya sebagai bentuk penghargaan. Ken Schuster, neuropsikolog dari Child Mind Institute sarankan memberi sesuatu yang sederhana, tetapi disukai oleh anak-anak, seperti memintanya makan es krim, permen, atau sebagainya.

Tetapi jangan lupa, penghargaan sebagai bentuk motivasi anak tidak harus dalam bentuk hadiah. Ketika anak Anda telah mencapai hasil yang baik dalam belajar, berikan pujian, pelukan, atau hal-hal sederhana lainnya.

  • Biarkan anak-anak belajar dari kesalahan

Setiap orang tua perlu menyadari bahwa tidak ada yang sempurna. Anda harus memberikan pemahaman bahwa tidak selalu apa yang dilakukan harus mendapat nilai terbaik, termasuk di sekolah. Beri tahu anak bahwa ini normal dan terus memberi pujilah anak itu atas upaya Anda. Diharapkan hal ini dapat memotivasi anak untuk termotivasi belajar lagi.

  • Minta bantuan anak yang lebih tua

Tidak ada salahnya meminta bantuan dari anak yang lebih besar, yang bersekolah atau di sekitar rumah Anda. Biasanya, anak-anak yang usianya tidak jauh dari anak Anda bisa lebih termotivasi untuk belajar.

  • Bicaralah dengan guru

Salah satu hal yang dapat dilakukan orang tua adalah meminta bantuan guru mereka di sekolah. Para guru di sekolah mereka tentu tahu apa yang menyebabkan kinerja anak-anak menurun di sekolah. Guru dapat memberikan pandangan lain tentang bagaimana memotivasi anak agar antusias belajar, sehingga anak-anak mencapai prestasi kembali.

Pos Kiat Memotivasi Anak untuk Mendorong Pembelajaran dan Prestasi di Sekolah muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top