Latest News

Kondisi apa yang memerlukan transplantasi kornea?

Transplantasi kornea mungkin tidak sepopuler transplantasi organ lain, seperti ginjal atau hati. Beberapa orang awam mungkin membayangkan transplantasi ini menggantikan semua bola mata dengan yang baru. Padahal, hanya lapisan kornea yang akan diganti. Namun, kondisi apa yang memerlukan transplantasi ini dan jenis transplantasi apa yang dapat dilakukan? Lihatlah penjelasan berikut.

Kondisi yang membutuhkan transplantasi kornea

Kornea adalah lapisan bening yang terletak tepat di depan bagian mata yang hitam (pupil dan iris). Meski terlihat tipis, sebenarnya terdiri dari 5 layer yang memiliki fungsi masing-masing. Namun, secara umum, fungsi kornea memfokuskan cahaya sehingga Anda bisa melihat dengan jelas.

Transplantasi ini diperlukan jika ada kerusakan pada kornea yang menyebabkan gangguan penglihatan yang tajam dan kerusakan tidak dapat lagi diobati dengan obat-obatan. Beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada kornea yang membutuhkan prosedur transplantasi, termasuk:

  1. Infeksi kornea, seperti ulkus kornea.
  2. Operasi mata sebelumnya yang merusak kornea.
  3. Gangguan genetik: distrofi fuch.
  4. Keratoconus.

Apa saja jenis transplantasi kornea?

Ada beberapa jenis transplantasi yang dapat dilakukan, termasuk:

1 Ketebalan penuh (FT)

Jenis tindakan ini menggantikan seluruh lapisan kornea yang ada. Tindakan ini biasanya dilakukan dalam kasus luka kornea yang dalam atau dalam kasus kegagalan operasi menggunakan teknik sebagian. Proses pemulihan dalam teknik FT ini membutuhkan waktu lama dan tidak jarang penglihatan baru menjadi stabil setelah satu tahun atau bahkan lebih.

2 Ketebalan sebagian (PT)

Dalam teknik ini hanya sebagian dari lapisan luar kornea diganti. Teknik ini banyak digunakan pada kerusakan kornea akibat keratoconus. Pemulihan pasca transplantasi lebih cepat daripada menggunakan teknik FT. Penolakan jaringan kornea oleh tubuh penerima juga kurang umum.

3 Endotel

Hampir mirip dengan teknik PT, perbedaan antara lapisan kornea yang diganti adalah bagian terdalam dari lapisan. Teknik ini adalah teknik yang paling populer karena memiliki tingkat penolakan jaringan yang sangat rendah dengan waktu pemulihan yang lebih tajam untuk penglihatan yang jauh lebih pendek daripada teknik lainnya.

Bagaimana perawatan transplantasi kornea?

Transplantasi kornea adalah prosedur yang kompleks, oleh karena itu perawatan setelah transplantasi kornea Menurut jadwal sangat penting untuk dilakukan. Selain itu, beberapa hal lain yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Menggunakan semua tetes mata yang diberikan sesuai dengan waktu dan dosis yang telah ditentukan. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan spesialis mata Anda.
  2. Jangan menekan atau menggosok mata Anda.
  3. Gunakan kacamata khusus atau peralatan pelindung mata yang disediakan.

Pos Kondisi apa yang memerlukan transplantasi kornea? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top