• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Larangan cacar air yang perlu dipatuhi, boleh mandi dan kencangkan angin?

Cacar air merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh virus Varicella zoster yang tergolong golongan virus herpes. Pengobatan rumahan dapat membantu proses penyembuhan cacar air. Orang yang terkena cacar air bisa saja mengalami gejala yang lebih parah jika tidak mematuhi pantangan tertentu, baik itu larangan makanan maupun aktivitas tertentu. Ada pantangan seperti tidak boleh mandi atau masuk angin saat terserang cacar air. Apakah itu benar?

Saat terkena cacar air, boleh mandi atau tidak?

Cacar air bisa mandi atau tidak

Saat mengalami cacar air, permukaan kulit wajah, badan, tangan, dan kaki akan dipenuhi bintik-bintik merah (goyang) yang menimbulkan rasa gatal.

Ada anggapan yang harus dicegah gejala cacar air Lebih parahnya lagi, Anda harus menghindari kulit Anda terkena air sehingga Anda tidak boleh mandi sama sekali.

Ketakutan lainnya adalah mandi dapat menyebarkan cacar air ke area tubuh yang tidak terkena.

Benarkah saat terkena cacar tidak bisa mandi? Pasalnya, menjaga kebersihan tubuh juga penting untuk mempercepat masa penyembuhan cacar air.

Secara medis, tidak ada larangan mandi bagi penderita cacar air.

Daripada tidak dibolehkan, mandi saat terkena cacar air malah dianjurkan untuk menghilangkan rasa gatal karena bisa mengangkat kotoran di permukaan kulit yang berpotensi menambah sensasi gatal.

Meski demikian, Anda tetap perlu berhati-hati dalam membersihkan kulit yang terkena. Jangan menggosok terlalu keras.

Hindari juga sabun kimia yang mengandung pewangi yang kuat, karena dapat menyengat dan memperparah gejala.

Sebaiknya gunakan sabun untuk kulit sensitif yang melembabkan kulit. Selain itu, Anda juga bisa mandi dengan menggunakan bahan yang jadi obat alami cacar air sebagai havermut atau soda kue.

Pantangan utama dari cacar air

Cacar air merupakan penyakit menular. Risiko penularan lebih tinggi pada anak kecil dan orang dewasa yang tidak mendapatkan vaksin cacar air.

Hampir 90% penderitanya adalah anak-anak yang belum mendapat vaksin cacar air.

Jadi, agar cacar air yang Anda atau anak Anda alami cepat sembuh dan tidak menular ke orang lain, coba patuhi beberapa pantangan berikut:

1. Jangan melakukan kontak fisik dengan orang lain

Wajib bagi penderita penyakit cacar untuk menghindari kontak fisik langsung dengan orang yang belum tertular. Ini termasuk berada di ruangan yang sama.

Oleh karena itu, penderita cacar air harus diisolasi hingga sembuh total.

Pasalnya, virus penyebab cacar air mudah menyebar melalui percikan air liur saat seseorang yang sakit baru saja batuk atau bersin dan orang lain yang ada di sekitarnya menghirup udara di sekitarnya.

Cacar air juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tahan cacar itu sendiri.

Mengenali Proses Penularan Virus Cacar Air dan Cara Mencegah Penyakitnya

2. Jangan berikan aspirin dan ibuprofen kepada anak yang menderita cacar air

Cacar air menunjukkan gejala awal seperti kelelahan, demam, dan pusing. Secara umum gejala tersebut dapat diatasi dengan obat pereda nyeri seperti ibuprofen, parasetamol, atau aspirin.

Namun, pantangan yang perlu diperhatikan adalah tidak memberikan ibuprofen dan aspirin sebagai obat cacar air untuk meredakan demam dan sakit kepala.

Penggunaan aspirin pada anak kecil dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit yang disebut sindrom Reyes yang menyerang hati dan otak.

Sementara itu, mengonsumsi ibuprofen dapat meningkatkan risiko infeksi kulit yang lebih parah.

3. Jangan gores tahan cacar

Tindakan pencegahan utama lain yang harus selalu dipatuhi saat terserang penyakit cacar adalah jangan menggaruk elastis cacar air.

Memang gatal, tetapi menggaruk akan merusak ketahanan dan kemudian menyebarkan virus.

Cairan tersebut dapat menguap ke udara dan terhirup oleh orang di sekitar Anda atau menempel pada barang yang akan dipegang oleh orang lain.

Menggaruk juga membuat keuletan menyebar ke bagian tubuh lain, dan bahkan bisa menyebabkannya Tanda cacar sulit dihilangkan.

Cobalah untuk menahannya, karena rasa gatal akan mulai mereda dalam tiga atau empat hari.

Dalam waktu lebih dari seminggu, pantulan yang pecah dan berubah menjadi keropeng tidak lagi gatal.

4. Hindari terpaan angin

Penderita cacar air perlu mengurangi paparan angin. Virus penyebab cacar air sangat mudah menyebar ke orang-orang di sekitar Anda melalui udara.

Cara penularan cacar air ini terjadi ketika semburan yang kuat dan cairan berisi virus menguap ke udara.

Angin akan membawa virus dengan mudah ke orang-orang di sekitar Anda. Virus cacar air akan masuk ke dalam tubuh saat orang lain menghirup udara yang tercemar ini.

Tidak hanya di luar ruangan, transmisi melalui udara juga lebih mudah terjadi di ruangan tertutup.

Oleh karena itu, penderita cacar air harus sebisa mungkin menunda aktivitasnya dengan orang lain di satu ruangan, seperti di ruang kelas, kantor, atau pusat penitipan anak.

Penderita cacar air harus mengurangi paparannya terhadap angin, namun bukan berarti jika penderita cacar air terkena angin maka kondisi cacar tersebut akan meningkat.

Ini belum terbukti secara ilmiah.

Hanya saja penderita cacar air perlu banyak istirahat agar tubuhnya mampu melawan virus tersebut.

Karena itu, Anda sebaiknya tidak menghabiskan banyak waktu di luar ruangan dan terkena angin.

Pantang makan saat sakit cacar air

Jangan makan sakit atau cacar air

Ketahanan cacar air juga bisa muncul di sekitar mulut dan dalam, seperti lidah, pipi bagian dalam, gusi, dan tenggorokan.

Berdasarkan studi mendalam Jurnal Kedokteran Gigi Pediatrik Klinis, Banyaknya ruam yang muncul tergantung tingkat keparahan penyakitnya.

Nodul tidak selalu muncul di mulut jika cacar air ringan. Ketika muncul, tidak lebih dari 10 bintil.

Namun pada kasus yang parah, jumlah yang muncul di mulut bisa mencapai hingga 30 bintil.

Pada orang dengan sistem kekebalan yang melemah secara drastis, ruam mungkin muncul lebih banyak di mulut.

Semakin banyak ruam di mulut, maka penderita penyakit cacar dapat kehilangan nafsu makan karena sulit mengunyah dan menelan.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengatasi rasa sakit di dalam mulut akibat ruam cacar air adalah dengan menerapkan pantangan makanan tertentu.

Beberapa jenis makanan yang tabu saat sakit cacar air dilaporkan memperburuk gejalanya.

1. Makanan tinggi lemak jenuhnya

Makanan yang tinggi lemak jenuhnya, seperti daging, susu krim penuh, merupakan makanan tabu pertama yang harus dihindari saat sakit cacar air.

Makanan tinggi lemak jenuhnya bisa meningkatkan peradangan di tubuh.

Hal ini akan menyebabkan ruam pada anak Anda semakin parah dan proses penyembuhannya akan memakan waktu lebih lama.

Selain mengurangi konsumsi makanan tabu tersebut, penderita cacar air juga disarankan mengonsumsi makanan dingin untuk mengurangi radang tenggorokan.

Jika Anda ingin makan es krim atau milkshake, ada baiknya memilih jenis yang rendah lemak atau tidak mengandung lemak sama sekali.

2. Makanan asam

Ruam cacar yang muncul di tenggorokan dapat menyebabkan peradangan sehingga tenggorokan terasa sangat kering dan perih saat menelan makanan.

Karena itu, hindari buah jeruk dan buah lain yang mengandung asam tinggi.

Konsumsi makanan yang sangat asam akan menyebabkan iritasi tenggorokan dan mulut yang akan semakin parah dan menimbulkan nyeri. Kondisi ini tentunya semakin memperlambat proses penyembuhan.

Selain menjadikan makanan yang mengandung asam tinggi sebagai pantangan cacar air, perhatikan juga makanan kemasan atau minuman bersoda yang akan dikonsumsi anak.

Usahakan untuk menjauhi makanan tersebut jika mengandung asam sitrat, karena hal ini akan menyebabkan gejala cacar air semakin parah seperti halnya mengonsumsi makanan yang tinggi asam.

3. Makanan pedas dan asin

Rasa makanan yang pedas dan asin dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan mulut, termasuk kuah ayam yang memiliki rasa asin.

Saat anak terkena cacar air, makanan yang terlalu pedas atau asin harus menjadi pantangan.

Sebagai gantinya, konsumsilah sup sayuran sehat dengan kaldu sayuran yang memiliki kadar natrium lebih rendah dari kaldu ayam.

4. Sumber makanan ariginine

Arginine merupakan salah satu jenis protein yang mempengaruhi proses replikasi virus cacar air di dalam tubuh.

Belajar di jurnal Kimia Antiviral & Kemoterapi menjelaskan, asam amino arginin memicu proses sintesis protein yang digunakan oleh virus untuk bereproduksi.

Sehingga saat virus penyebab cacar air bereplikasi, jumlah virus yang menginfeksi permukaan kulit meningkat sehingga gejalanya semakin parah.

Kondisi ini menyebabkan penderita penyakit cacar sembuh lebih lama.

Makanan mengandung arginin yang perlu ditabukan saat sakit cacar air antara lain coklat, kacang tanah, dan kismis.

Meski begitu, belum banyak bukti ilmiah yang menunjukkan pantangan makanan yang mengandung arginin bisa membantu pemulihan cacar air.

Mematuhi pantangan saat terkena cacar air sangat penting dalam proses pemulihan.

Menghindari hal atau makanan tertentu juga mengurangi risiko komplikasi seperti infeksi bakteri kulit dan gangguan pencernaan.

Pos Larangan cacar air yang perlu dipatuhi, bisa mandi dan kencangkan angin? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top