Latest News

Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Pasien Herpes Oral

Herpes oral atau biasa juga disebut luka dingin adalah penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV-1). Herpes oral menyerang daerah di sekitar mulut dan bibir, ditandai dengan munculnya lepuh kecil yang nantinya akan pecah.

Gatal dan menyengat karena penampilan lepuh sering membuat pasien tidak nyaman. Untungnya, ada beberapa makanan yang konon dikonsumsi untuk meringankan atau mempercepat penyembuhan herpes oral.

Makanan untuk membantu menyembuhkan herpes oral

Memang, tidak banyak penelitian yang menunjukkan hubungan antara diet dan tingkat keparahan herpes. Namun, beberapa makanan berikut diyakini memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan virus dan mengurangi gejala yang muncul akibat herpes oral.

1. Makanan yang mengandung lisin

Sumber: The Washington Post

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, asupan Asam amino dapat membantu mencegah atau mengurangi gejala herpes oral. Salah satu jenis asam amino adalah lisin. Biasanya, isi lisin dapat ditemukan dalam suplemen atau krim penggunaan luar, tetapi lisin juga dapat diperoleh dari makanan yang Anda konsumsi.

Lisin ditemukan dalam banyak makanan tinggi protein. Beberapa di antaranya termasuk daging termasuk daging sapi dan ayam, produk susu, telur, dan ikan.

Namun, tidak semua asam amino dapat membantu menyembuhkan herpes oral. Makanan yang mengandung asam amino arganin sebenarnya menjadi hal yang tabu. Arginin adalah komponen yang diperlukan oleh virus herpes untuk ditiru, itu adalah konsumsi lisin yang akan menghambat aktivitas arginin.

Makanan yang mengandung arginin termasuk kacang-kacangan, oatmeal, dan cokelat.

2. Makanan yang mengandung quercetin

blueberry, raspberry, dan blackberry

Herpes adalah penyakit menular yang disebabkan karena infeksi virus. Kabar baiknya, ada senyawa dalam makanan yang memiliki sifat antivirus, konsumsi juga diharapkan memberi hasil dalam bentuk pencegahan infeksi.

Senyawa ini disebut flavonoid, kadang-kadang juga disebut sebagai bioflavonoid. Flavonoid adalah senyawa alami yang memberi warna cerah pada buah dan sayuran. Warna ini juga melindungi tanaman dari mikroba dan serangga.

salah satunya adalah quercetin, sejenis flavonoid dalam makanan yang diyakini efektif menghambat replikasi virus yang menyebabkan herpes oral. Anda bisa mendapatkan asupannya dari apel, anggur merah, beri dan ceri.

3. Seng

Kebutuhan seng saat puasa

Seng telah lama diyakini sebagai salah satu pengobatan herpes. Metode pengobatan adalah melarutkan garam seng dengan air dan kemudian mengoleskannya pada lesi herpes. Efeknya, larutan garam seng dapat mengurangi jumlah virus dan mengatasi gejala herpes.

Tentu saja, seng juga dapat diperoleh dari sejumlah makanan seperti tiram, daging merah, dan daging unggas. Tidak hanya untuk pengobatan herpes, seng dapat membantu menjaga kekebalan tubuh.

Karena itu, pastikan kebutuhan seng Anda untuk kehidupan sehari-hari Anda mencukupi.

4. Makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin E

manfaat makan buah

Makanan baik berikutnya yang dikonsumsi untuk membantu meringankan gejala herpes oral adalah makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin E. Vitamin C dan E dikenal karena sifat antioksidannya yang berfungsi melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Selain itu, vitamin E diyakini memiliki potensi untuk membantu memperbaiki kulit akibat bekas luka yang melepuh yang muncul. Meskipun penelitian ilmiah yang berkaitan dengan hubungan herpes luka dan vitamin E masih sangat terbatas, tidak ada salahnya bagi Anda untuk menambah asupannya.

Berbagai sumber makanan vitamin C yang bisa Anda konsumsi adalah jeruk, paprika, dan stroberi. Sedangkan untuk vitamin EAnda bisa mendapatkannya dari bayam, minyak sayur, dan alpukat.

Kiat untuk mengurangi nyeri herpes oral

Di tengah perawatan, tentu akan ada sedikit siksaan dan membuat Anda tidak nyaman. Selain mengonsumsi makanan sehat, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasinya.

  • Gunakan kompres dingin. Anda dapat menggunakan kompres dengan es batu atau handuk yang dibasahi air dingin ke bagian yang sakit. Metode ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kemerahan.
  • Gunakan pelembab. Kulit dan bibir yang kering akan membuat lepuh terasa lebih menyakitkan. Untuk menghindari mengupas, gunakan lip balm seperti lip balm atau minyak lainnya. Tetapi jika Anda gunakan pelembab bibir, Anda harus menyingkirkannya setelah herpes oral mereda pelembab bibir telah terkontaminasi dan dikhawatirkan membawa kembali penyakit tersebut.
  • Oleskan obat penghilang rasa sakit. Beberapa di antaranya adalah lidocaine dan benzocaine.
  • Hindari menyentuh area bibir dengan tangan Anda. Apalagi jika Anda belum mencuci tangan, ini justru akan memperburuk kondisinya.

Pos Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Pasien Herpes Oral muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top