Latest News

Mematahkan Mitos bahwa Ibuprofen Tidak Aman untuk Anak-Anak

Pada awal pandemi COVID-19, penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen adalah bahan perdebatan. Keamanannya dipertanyakan, sehingga mengurangi penggunaan obat jenis ini menjadi 80% di Prancis. Namun, pada akhirnya, perdebatan itu tidak terbukti kebenarannya. Simak alasan mengapa ibuprofen masih aman digunakan untuk anak-anak atau orang dewasa.

Asal usul gosip ibuprofen tidak aman untuk anak-anak

Ibuprofen adalah obat penurun demam atau pereda nyeri. Obat ini sering digunakan untuk anak-anak dan bisa didapatkan dengan bebas tanpa resep dokter. Namun, pada awal pandemi yang mengganggu kehidupan normal di banyak negara, muncul kekhawatiran karena penerbitannya belajar yang mempertanyakan keamanan menggunakan ibuprofen di tengah pandemi.

Ibuprofen dikatakan berperan membantu virus masuk ke dalam sel tubuh, sehingga meningkatkan kemungkinan seseorang menderita COVID-19 atau memperburuk kondisi penyakit COVID-19 yang dideritanya. Ini menyebar dengan cepat dan bahkan membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membuat pernyataan untuk menghindari penggunaan ibuprofen pada pasien COVID-19. Beberapa orang tua menjadi khawatir tentang penggunaan ibuprofen untuk anak-anak.

Namun, tak lama kemudian WHO mengoreksi pernyataan tersebut. Pada 19 Maret 2020 atau delapan hari setelah penelitian yang memicu perdebatan tentang ibuprofen, WHO merevisi pernyataan bahwa sebenarnya ibuprofen masih aman digunakan, dengan alasan sebagai berikut:

  • Tidak ada penelitian yang memadai
  • Data pasti tentang ibuprofen berbahaya
  • Ada sedikit bukti efek samping penggunaan ibuprofen pada pasien COVID-19

Ibuprofen masih aman untuk si kecil, Bunda

Meskipun WHO telah mencabut klaim mereka, rumor masih menyebar seperti api di tengah bahan yang mudah terbakar. Oleh karena itu, mari kita evaluasi lebih lanjut penggunaan jenis obat ini berdasarkan penelitian yang ada.

Untuk meredakan kekhawatiran publik, WHO melakukan studi terhadap 73 studi, Ibu. Di antara studi tersebut, 46 studi dilakukan untuk anak itu dengan infeksi saluran pernapasan akut. Hasil penelitian membuktikan ibuprofen masih aman untuk anak-anak atau orang dewasa karena:

  • Penggunaan ibuprofen dan NSAID lain tidak menunjukkan efek samping yang serius
  • Tidak ada bukti bahwa penggunaan NSAID mempengaruhi keselamatan pasien
  • Penggunaan NSAID tidak berpengaruh pada kualitas hidup pasien COVID-19

Selain itu, ada dua penelitian lain yang juga menunjukkan bahwa penggunaan NSAID sebenarnya membantu memperbaiki kondisi kesehatan paru-paru pada beberapa orang infeksi pernafasan karena virus.

Kemudian, lakukan penelitian bulan Juni 2020 di Israel juga kembali membuktikan keamanan ibuprofen. Penelitian yang dilakukan pada 403 pasien COVID-19 tersebut menyimpulkan bahwa ibuprofen tidak terkait dengan penurunan kondisi pasien. Studi tersebut membandingkan penggunaan ibuprofen dengan parasetamol atau tanpa penggunaan obat penurun demam apa saja.

Tips aman menggunakan ibuprofen untuk meredakan demam pada anak

bagaimana menangani anak demam

Ada banyak organisasi atau badan penting di dunia kesehatan yang telah membongkar mitos bahwa ibuprofen tidak aman untuk kelompok usia tertentu di tengah pandemi. Misalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah setuju dengan WHO tentang keamanan ibuprofen.

American Academy of Pediatrics (AAP) juga memberikan pernyataan mengenai ibuprofen yaitu tidak cukup bukti bagi orang tua untuk menghindari pemberian ibuprofen kepada anak. Pengecualian diberikan hanya jika anak Anda mengidap penyakit lain yang secara klinis tidak direkomendasikan untuk ibuprofen oleh dokter. Contohnya adalah alergi ibuprofen atau ada perdarahan di saluran pencernaan anak.

Singkatnya, ibuprofen tetap bisa diberikan kepada si kecil di tengah pandemi sesuai anjuran dokter. Sebagai obat penurun demam, obat jenis ini bertujuan untuk menambah kenyamanan anak di saat demam.

Demi keselamatan si kecil, orang tua tetap perlu melakukan hal-hal tersebut saat berikan ibuprofen:

  • Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu
  • Berikan ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan
  • Pantau anak-anak terkait aktivitas yang boleh mereka lakukan
  • Perhatikan tanda dan gejala yang mungkin muncul
  • Pastikan anak minum cukup air

Jika si kecil kesulitan minum obat, Anda bisa memilih ibuprofen yang hadir dalam bentuk sirup dengan rasa yang disukai si kecil.

Pos Mematahkan Mitos bahwa Ibuprofen Tidak Aman untuk Anak-Anak muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top