Latest News

Membersihkan Luka Dengan Sabun, Mungkinkah, Ya?

Satu hal yang harus Anda lakukan sebelumnya mengobati luka adalah membersihkan luka terlebih dahulu. Ini harus dilakukan agar tidak terjadi infeksi pada luka. Tapi apakah tidak apa-apa untuk membersihkan luka dengan sabun? Lihatlah penjelasannya sebagai berikut.

Sabun sebaiknya tidak digunakan untuk membersihkan luka secara langsung

Ketika Anda terluka, Anda harus segera mengobati lukanya. Namun, sebelum mengobatinya, Anda juga perlu membersihkan lukanya terlebih dahulu. Karena luka yang tidak dibersihkan berpotensi menyebabkan infeksi di masa depan.

Untuk membersihkan luka, ada sejumlah langkah yang harus Anda ambil. Salah satunya membersihkan area di sekitar luka. Anda hanya dapat membersihkan area di sekitar luka dengan sabun, selama sabun yang digunakan tidak menyentuh luka secara langsung.

Mengapa? Karena interaksi antara sabun dan luka dapat menyebabkan iritasi pada luka. Jika Anda tetap bersikeras bersihkan lukanya dengan sabun, luka Anda akan lebih sulit disembuhkan. Terlebih lagi, luka terbuka yang terkena sabun mungkin terasa sakit dan membuat Anda tidak nyaman.

Daripada menggunakan sabun, akan lebih baik jika Anda menggunakan cairan saline atau air bersih untuk membersihkan luka. Selain lebih aman, keduanya dikatakan lebih efektif menyembuhkan luka. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya tidak boleh membersihkan luka langsung dengan sabun.

Lalu langkah apa yang harus diambil jika Anda ingin membersihkan lukanya?

Jika Anda sudah tahu alasan mengapa Anda tidak harus membersihkan luka dengan sabun, sekaranglah saatnya bagi Anda untuk mengetahui langkah-langkah apa yang harus Anda ambil saat membersihkan luka.

1. Cuci tangan Anda

Sebelum Anda menyentuh luka atau area di sekitar luka, lebih baik jika Anda mencuci tangan. Alasannya, Anda mungkin tidak menyadari bahwa kebersihan tangan Anda sangat berpengaruh saat membersihkan luka.

Jika tangan Anda tidak bersih, bakteri yang menempel di tangan Anda dapat mendarat di luka dan menyebabkan infeksi. Jika Anda tidak yakin tentang kebersihan tangan, Anda harus mencuci tangan dengan sabun.

2. Hentikan luka pendarahan

Setelah selesai membersihkan tangan dengan sabun, saatnya untuk menghentikan pendarahan dari luka. Gunakan kain atau handuk bersih. Kemudian, tekan dan tekan kain atau handuk pada luka sampai perdarahan berhenti. Apalagi jika Anda memiliki luka yang cukup besar.

Jika pendarahan tidak berhenti sampai kain atau handuk yang Anda gunakan sudah penuh darah, gunakan lebih banyak kain atau handuk untuk menghentikannya. Tekan lebih keras sehingga pendarahan bisa berhenti.

3. Bilas luka dengan air

Jika Anda telah berhasil menghentikan pendarahan pada luka, sekaranglah saatnya untuk membersihkan luka. Seperti disebutkan di atas, jangan membersihkan luka dengan sabun. Cukup bilas luka Anda dengan air biasa seperti air ledeng, misalnya.

Langkah ini bermanfaat untuk merobek kulit dan menghilangkan kotoran serta kotoran yang masih tersisa. Setelah itu, gunakan kain lembut untuk membersihkan area di sekitar luka. Untuk membersihkan area di sekitar luka, Anda bisa membersihkannya dengan sabun. Asal, gunakan sabun yang aman.

Pastikan sabun yang Anda gunakan tidak menyentuh luka secara langsung untuk mencegah iritasi. Anda juga dapat menggunakan pinset untuk menghilangkan kotoran atau serpihan yang masih tersisa setelah dibersihkan. Tapi, pastikan sudah menggunakan pinset dibersihkan dengan menggunakan larutan alkohol.

4. Keringkan luka yang sudah dibersihkan

Jika luka telah dibersihkan, gunakan kain bersih untuk mengeringkan luka. Tepuk kain perlahan pada luka dan daerah sekitarnya yang masih basah, sampai kering. Hindari menggunakan kapas atau bahan yang bisa tersangkut di luka.

Setelah itu, gunakan salep antibiotik atau krim yang bisa menjaga kulit tetap lembab sekaligus mencegah infeksi. Namun, penggunaan krim atau salep ini harus sesuai dengan instruksi dari dokter.

Bungkus lukanya dengan perban yang telah disterilkan sehingga luka dilindungi dari berbagai ancaman yang berpotensi memperburuk. Namun, luka yang tidak terlalu besar atau hanya goresan tidak perlu dibalut.

Jika Anda telah melakukan langkah-langkah di atas tetapi luka Anda tidak membaik, segera hubungi dokter Anda.

Pos Membersihkan Luka Dengan Sabun, Mungkinkah, Ya? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top