Latest News

Mempelajari Tahapan Perkembangan Sosial Anak Usia 6-9 Tahun

Selama tumbuh kembang anak di usia 6-9 tahun, banyak hal baru yang ia pelajari, termasuk dari segi sosial atau hubungan dengan orang lain. Penting untuk memahami setiap tahapan perkembangan sosial anak pada segala usia, termasuk pada usia 6-9 tahun.

Untuk lebih memantau sejauh mana perkembangan sosial si kecil Anda, cari tahu lebih banyak informasi melalui ulasan ini, yuk!

Apa pentingnya keterampilan sosial bagi anak-anak?

perkembangan psikologi anak

Perkembangan sosial adalah proses ketika anak belajar berinteraksi atau bersosialisasi dengan orang lain disekitarnya.

Luncurkan dari SCAN dari Virginia UtaraPerkembangan sosial biasanya mengacu pada bagaimana seorang anak mengenal dan berteman dengan teman-temannya.

Selain itu, perkembangan sosial yang baik juga memungkinkan anak menangani konflik dengan teman sebayanya.

Selanjutnya, sebagai orang tua Anda mungkin bertanya-tanya tentang pentingnya berbagai perkembangan di masa kecil.

Selain perkembangan fisik dan perkembangan kognitifSi kecil juga mengalami perkembangan sosial yang akan ia bawa hingga dewasa.

Kemampuan sosial bagi anak penting untuk dikembangkan dengan baik karena dapat mempengaruhi kemampuan anak di sisi lain, termasuk kognitif dan emosional.

Faktanya, keterampilan sosial anak yang berkembang dengan baik membantu menumbuhkan rasa empati dalam dirinya.

Ya, kemampuan seorang anak untuk berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya secara tidak langsung dapat mempengaruhi segala sesuatu dalam hidupnya.

Hal ini, misalnya, memengaruhi kemampuan anak untuk mempelajari kata-kata baru sejak masa kanak-kanak dan menghadapi teman dengan berbagai sifat dan perilaku.

Jadi, penting untuk mengetahui keterampilan sosial di masa depan perkembangan anak usia 6-9 tahun.

Tahapan perkembangan sosial untuk anak usia 6-9 tahun

Kemampuan sosial anak pada setiap usia tentunya berkembang pada tahapan yang berbeda. Nah, berikut tahapan perkembangan sosial anak usia 6-9 tahun:

Perkembangan sosial anak usia 6 tahun

pilih sekolah untuk anak

Sebagian besar anak usia 6 tahun pernah mengalami perkembangan sosial berikut:

  • Anak-anak menyukai permainan yang melibatkan imajinasi dan fantasi.
  • Anak-anak ingin menghabiskan waktu bermain dengan orang tua, teman, dan guru di sekolah.
  • Anak-anak cenderung suka bermain dengan teman yang berjenis kelamin sama. Misalnya, anak laki-laki bermain dengan anak laki-laki dan perempuan.
  • Anak bisa mulai memahami perasaan orang lain, tentunya dengan bantuan atau dorongan semangat dari orang tua, pengasuh, atau orang lain di sekitar mereka.
  • Selera humor anak berkembang, misalnya dengan mulai memahami lelucon sederhana yang mudah dipahami dan membaca buku bergambar.

Menariknya, di perkembangan anak usia 6 tahun Kemampuan sosial ini telah mampu mengambil sisi baik dari hubungan dengan orang terdekat.

Anak-anak dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam kehangatan keluarga dan teman-temannya di rumah dan di sekolah.

Perkembangan sosial anak usia 7 tahun

aktivitas fisik anak-anak sekolah dasar

Berbagai kemampuan sosial yang telah dapat dilakukan anak pada usia 7 tahun perkembangannya, yaitu:

  • Anak-anak menjadi lebih sensitif dan sadar akan perasaan orang lain atau memiliki sifat empati.
  • Anak itu bisa berteman dekat dengan teman-temannya yang berjenis kelamin sama.
  • Anak-anak terkadang ingin bermain dalam kelompok dengan teman-temannya, tetapi terkadang mereka ingin bermain sendiri.

Meski si kecil masih suka bermain dengan teman-temannya, ada kalanya ia juga senang menghabiskan waktu sendirian.

Anak-anak dapat menghabiskan waktu sendirian dengan bermain, membaca buku, atau melakukan aktivitas lain yang mereka sukai.

Anda tidak perlu khawatir karena menghabiskan waktu luang sendirian terkadang bisa menjadi bagian penting dari tumbuh kembang anak.

Dengan cara ini, anak belajar secara tidak langsung untuk mengenal dirinya sendiri dan hubungannya dengan orang lain.

Tetap perkembangan anak usia 7 tahun Hal ini, keterampilan sosial anak juga terlihat saat ia mulai lebih peduli dengan pendapat dan pikiran orang lain.

Sayangnya, sisi negatif yang mungkin didapat anak dari pemahaman mereka terhadap pendapat orang lain adalah mereka rentan mengalami tekanan dari teman sebayanya.

Ambil contoh ketika seorang teman mengejeknya, anak menjadi lebih sensitif dan sensitif.

Ini tentu saja berpengaruh pada mood (suasana hati) anak dan pikirannya tentang dirinya sendiri.

Namun di sisi lain, rasa empati seorang anak akan terus berkembang di usia ini. Itulah sebabnya kebanyakan anak di usia 7 tahun sudah bisa menempatkan dirinya pada posisi orang lain.

Perkembangan sosial berusia 8 tahun

resep jajan anak-anak

Memasuki usia 8 tahun ini, perkembangan sosial anak tentu semakin terasah. Kemampuan sosial yang dimiliki oleh anak usia 8 tahun meliputi:

  • Anak mendapatkan rasa aman ketika terlibat dalam kegiatan kelompok yang disukainya, misalnya mengikuti ekstrakurikuler olahraga, ekstrakurikuler pramuka, dan lain-lain.
  • Anak-anak senang berada di dekat teman-temannya. Namun, hal ini membuat anak-anak merasa bahwa teman-temannya ' pendapat itu penting dan tekanan teman sebaya bisa menjadi masalah.
  • Anak-anak mulai paham dan tertarik menabung.

Usia 8 tahun bisa dikatakan sebagai fase perkembangan sosial ketika anak merasa senang menjadi bagian dari suatu kelompok sosial.

Secara umum, di perkembangan anak usia 8 tahun Ia suka menikmati proses belajar di sekolah dan waktu bermain dengan teman-temannya.

Yang tidak kalah penting, anak di usia 8 tahun masih dalam tahap mengembangkan pemahaman tentang apa yang "salah" dan "benar".

Hal ini terkadang membuat si kecil berbohong atau melakukan perilaku lain yang membutuhkan bimbingan lebih lanjut agar ia memahami apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

Anda juga perlu melamar bagaimana mendisiplinkan anak sejak usia dini.

Perkembangan sosial anak usia 9 tahun

membentuk jiwa sosial anak

Hingga usia 9 tahun, perkembangan sosial anak biasanya telah mencapai hal-hal sebagai berikut:

  • Anak memahami norma sosial dan perilaku yang baik untuk dilakukan.
  • Anak-anak memiliki teman yang baik dan merawat mereka.
  • Anak memiliki rasa empati yang kuat sehingga mampu memahami dan peka terhadap perasaan orang lain.
  • Beberapa anak menjadi tertarik untuk mengetahui tentang hubungan antara anak laki-laki dan perempuan.

Berdasarkan Rumah Sakit Anak C.S Mott, di perkembangan anak usia 9 tahun Dalam hal ini, emosi anak cenderung lebih stabil dibandingkan usia sebelumnya.

Anak-anak biasanya masih mengalami perubahan suasana hati, tetapi frekuensinya tidak sesering sebelumnya pada masa perkembangan sosial ini.

Sebagian besar anak usia 9 tahun biasanya mempunyai teman dekat atau sahabat baik di sekolah maupun di rumah.

Pertemanan yang anak bentuk membuatnya merasa bahagia saat ada teman di sekitarnya dan kesepian saat teman dekat pergi, misalnya pindah sekolah atau pindah rumah.

Bahkan, anak-anak mulai tertarik memahami hubungan pertemanan antara anak laki-laki dan perempuan.

Ini bisa menarik lebih banyak perhatian jika dia biasanya bermain dengan teman-teman yang berjenis kelamin sama.

Melalui persahabatan, anak-anak juga belajar bahwa persahabatan dekat yang mereka buat terkadang memiliki sifat, sikap dan perilaku yang berbeda.

Pos Mempelajari Tahapan Perkembangan Sosial Anak Usia 6-9 Tahun muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top