• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Mengapa Nanah Bisa Muncul di Tubuh? Bagaimana cara mengatasinya?

Munculnya nanah di tubuh menandakan ada sesuatu yang tidak beres dengan diri Anda. Nanah biasanya berkembang saat Anda sakit. Namun, sebenarnya apa penyebab munculnya nanah tersebut, ya?

Menyebabkan nanah muncul di tubuh

Nanah adalah keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau coklat kekuningan sebagai akibat dari reaksi sistem kekebalan tubuh Anda untuk melawan infeksi.

Infeksi akan menimbulkan nanah saat bakteri atau jamur masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang terluka, terhirup dari batuk atau bersin, dan tubuh yang tidak bersih.

Banyak jenis infeksi yang dapat menyebabkan munculnya nanah.

Infeksi yang terjadi karena terpapar bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes adalah penyebab paling umum dari nanah.

Keluarnya nanah mengandung protein dan sel darah putih mati. Ketika penumpukan berada di atau dekat permukaan kulit, itu disebut pustula.

Akumulasi nanah di jaringan tertutup disebut abses.

Mengapa nanah memiliki warna yang berbeda?

Warna nanah yang putih, keputihan, kuning, kuning kecokelatan, dan kehijauan merupakan hasil penimbunan sel darah putih yang mati.

Namun, nanah terkadang bisa berwarna hijau karena beberapa sel darah putih menghasilkan protein antibakteri hijau yang disebut myeloperoxide.

Bakteri ini Pseudomonas aeruginosa menghasilkan pigmen hijau yang disebut pyocyanin.

Keputihan yang disebabkan oleh infeksi P. aeruginosa berbau sangat busuk.

Jika darah masuk ke area yang terkena, warna kekuningan atau kehijauan bisa menjadi kemerahan.

Muncul Nanah di Sayatan Setelah Operasi, Apakah Normal?

Nanah merupakan tanda infeksi. Munculnya nanah pada bekas luka sayatan bedah menunjukkan adanya komplikasi pasca operasi berupa infeksi.

Kondisi ini disebut juga operasi luka operasi infeksi bagian tubuh setelah pembedahan (SSI). Berdasarkan Pengobatan John Hopkins, orang yang menjalani operasi memiliki kemungkinan 1-3 persen terkena infeksi ini.

IDO dapat menyerang siapa saja yang pernah menjalani operasi, tetapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risikonya. Faktor risiko IDO meliputi:

  • Menderita diabetes
  • Merokok
  • Kegemukan
  • Prosedur pembedahan yang berlangsung lebih dari dua jam.
  • Memiliki kondisi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.
  • Jalani perawatan yang melemahkan sistem kekebalan, seperti kemoterapi.

Gejala IDO meliputi kemerahan, rasa hangat di sekitar lokasi operasi, nanah mengalir dari luka, dan demam.

Bagaimana cara mengobati nanah?

Mengobati nanah tergantung pada seberapa serius infeksinya.

Untuk bisul nanah kecil di permukaan kulit, Anda bisa mengompresnya dengan air hangat untuk membantu mengeringkan nanah. Lakukan ini selama beberapa menit beberapa kali sehari.

Dokter mungkin juga meresepkan antibiotik atau salep untuk dioleskan ke tempat infeksi.

Antibiotik membantu sel darah putih melawan infeksi sehingga mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi infeksi lebih lanjut.

Pastikan Anda jangan mematahkan bisul dengan meremasnya.

Memeras bisul sebenarnya akan mendorong nanah lebih dalam ke kulit Anda. Ini juga dapat menyebabkan luka baru dan dapat berkembang menjadi infeksi lain.

Untuk abses yang lebih dalam, lebih besar, atau sulit dijangkau, Anda memerlukan perhatian medis.

Seorang dokter dapat mengeluarkannya dengan jarum atau membuat sayatan kecil untuk membiarkan abses mengering. Jika abses sangat besar, dokter mungkin memasukkan selang drainase.

Untuk infeksi yang lebih dalam atau yang sulit disembuhkan, dokter Anda mungkin meresepkan antibiotik oral untuk Anda.

Pos Mengapa Nanah Bisa Muncul di Tubuh? Bagaimana cara mengatasinya? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top