• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Mengapa Sembelit Dapat Muncul Bahkan Ketika Diare Baru Sembuh?

Konstipasi dan diare adalah kondisi yang sangat kontradiktif. Namun, bukan berarti sembelit setelah diare tidak bisa terjadi. Terkadang, sembelit muncul setelah diare berhenti sepenuhnya. Mengapa demikian?

Penyebab sembelit setelah diare

Konstipasi atau sembelit adalah suatu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan buang air besar.

Ini biasanya terjadi ketika kadar air dalam makanan diserap oleh tubuh sebelum memasuki usus besar.

Jika sisa makanan terlalu lama di usus, akan ada banyak air yang akan diserap dan dapat membuat usus Anda keras.

Jika Anda mengalami masalah pencernaan setelah menderita diare, ada sejumlah penyebab pemicu terjadi, yaitu:

1. Flu perut

sakit perut saat flu

Flu perut atau gastroenteritis adalah infeksi bakteri atau virus yang menyerang lapisan usus yang menyebabkan peradangan.

Diare adalah salah satu gejala paling umum dari flu perut. Kondisi ini terjadi ketika perut membengkak dan tidak bisa menyerap air. Cairan berlebih inilah yang kemudian menyebabkan diare.

Namun, flu perut juga bisa menyebabkan sembelit karena radang pada otot. Kondisi ini kemudian membuat otot kehilangan sebagian kekuatan dan elastisitasnya.

Ketika ini terjadi, limbah kembali ke usus yang membuatnya menumpuk. Akibatnya, sembelit akan muncul setelah diare akibat flu perut.

Tidak perlu khawatir, kondisi ini biasanya akan sembuh setelah infeksi diobati dan peradangan telah benar-benar membaik.

2Sindrom iritasi usus (IBS)

penyebab IBS

Salah satu alasan mengapa Anda mengalami sembelit setelah diare adalah IBS atau sindrom iritasi usus besar.

IBS adalah suatu kondisi ketika ada kerusakan pada cara kerja usus yang menyebabkan rasa sakit di perut berulang kali.

Orang yang mengalami IBS mungkin merasakan kontraksi otot perut seolah ingin buang air besar.

Selain itu, kelainan ini juga bisa terjadi saat Anda mengonsumsi makanan tertentu, seperti sayur atau minuman berkafein.

Masalah pencernaan ini dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • IBS-D (Diare)
  • IBS-C (Konstipasi)
  • IBS-M (campuran, yaitu diare dan sembelit terjadi secara bergantian)

Sembelit setelah diare disebabkan oleh sindrom iritasi usus besar termasuk dalam kategori IBS-M.

Ada beberapa faktor yang umumnya membuat IBS-M terjadi, yaitu:

  • Faktor genetik atau keturunan
  • Infeksi dan peradangan
  • Mengubah diet
  • Bakteri usus
  • Faktor psikologis, seperti stres

Padahal, menurut seorang penelitian dari jurnal Motil neurogastroenterotol, Penderita IBS-M mengalami sembelit setelah minum obat antidiare.

Oleh karena itu, kondisi ini dapat terjadi karena efek samping yang disebabkan oleh obat diare.

3. Radang usus

gejala radang usus karakteristik radang usus

Tidak hanya IBS, beberapa orang menderita radang usus juga mengalami gejala berupa konstipasi dan diare bergantian.

Semua jenis peradangan usus akan mempengaruhi cara kerja saluran pencernaan secara berbeda.

Sebagai contoh, Penyakit Crohn dapat terjadi pada saluran pencernaan apa pun. Namun, hal yang paling umum adalah di ujung usus kecil yang nantinya akan berubah menjadi usus besar.

Penyebab radang usus belum diketahui secara pasti. Namun, sebagian besar kondisi ini dipengaruhi oleh kerusakan dan kerusakan sistem kekebalan tubuh.

Menurut a penelitian dalam jurnal Laporan Gastroenterologi Saat Ini, orang yang mengalami radang usus tidak memiliki kemampuan maksimum untuk memindahkan natrium dan cairan.

Selama proses pencernaan, usus juga tidak menyerap asam empedu yang diproduksi oleh hati, sehingga diare dapat terjadi.

Bagi orang yang menderita radang usus karena gangguan autoimun, sembelit setelah diare sering terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan usus Anda.

Saluran pencernaan menjadi meradang dan perubahan gerakan otot terjadi yang akhirnya menyebabkan pergerakan usus melalui usus besar lebih lambat.

Akibatnya, BAB Anda menumpuk dan sulit untuk dihapus.

4. Efek samping dari obat antidiare

obat alergi gatal

Sembelit adalah salah satu efek samping yang disebabkan oleh obat anti diare.

Dalam obat anti-diare, ada senyawa yang antimotilitas, yang mengurangi peristaltik dan sekresi usus.

Namun, khasiat ini sebenarnya bisa menyebabkan sembelit setelah Anda sembuh dari diare.

Salah satu jenis obat yang memiliki sifat antimotilitas yang kuat terbukti loperamide. Sayangnya, efek samping dari obat ini adalah sembelit dan sakit kepala.

Karena itu, sangat diharapkan Anda mengikuti aturan penggunaan yang tercantum pada kemasan obat atau sesuai dengan rekomendasi dokter.

Konstipasi setelah diare adalah kondisi yang cukup normal, terutama ketika Anda tidak memperhatikan asupan makanan, seperti makan lebih sedikit makanan berserat.

Jika kondisinya tidak membaik, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

Sumber Foto: Berita Yahoo

Pos Mengapa Sembelit Dapat Muncul Bahkan Ketika Diare Baru Sembuh? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top