Latest News

Mengapa Tubuh Merasa Cemas Setelah Pengobatan DBD Selesai?

Setelah melalui perawatan demam berdarah dengue (DBD), tubuh masih lemah. Ini normal karena tubuh masih pulih. Ketika dalam proses pemulihan ini, tubuh membutuhkan waktu untuk kembali normal.

Banyak pasien mungkin bertanya mengapa setelah perawatan selesai, tetapi tubuh tidak segera bugar. Ada penjelasan medis di balik proses pemulihan DBD.

Pasalnya tubuh terasa lemas setelah melewati perawatan DBD

Demam berdarah dengue (DBD) adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus dari keluarga Flaviviridae. Setelah pengobatan DBD selesai terkadang tubuh kita masih merasa lemah dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Itu bisa terjadi karena sebagian orang mengalaminya sindrom kelelahan pasca demam berdarah (PDF).

Dalam sebuah penelitian di Sri Lanka, dari 52 pasien yang menderita DBD, 9 pasien (17,3%) menderita PDFS. Kelelahan didefinisikan sebagai gejala yang dapat terjadi pada otot dan saraf. Biasanya pasien mengalami kelemahan otot dengan atau tanpa rasa sakit. Mekanisme terjadinya PDF adalah kombinasi mactactorial antara efek patogen virus dengan respon imun pasien.

Waktu pemulihan bervariasi dari satu orang ke orang lain, tentu saja tergantung pada sistem kekebalan tubuh, setiap orang tidak melalui fase lemas setelah DBD dan beberapa memerlukan beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk pemulihan. Karena itu, makanan dan minuman yang kita konsumsi sangat penting untuk proses pemulihan.

Apa yang perlu dipertimbangkan selama periode pemulihan DBD?

Selama masa pemulihan demam berdarah, Anda tidak bisa langsung melakukan aktivitas seperti biasa karena kondisinya masih lemah. Tubuh masih membutuhkan waktu untuk istirahat dan aktivitas perlu dikelola selangkah demi selangkah. Tubuh perlu beradaptasi sampai akhirnya pulih, sehingga Anda siap untuk memulai rutinitas harian Anda.

Sebelum itu, ketahui hal-hal yang harus dihindari ketika tubuh menjadi lemas setelah perawatan DBD.

  • Begadang sehingga Anda kurang tidur atau jadwal tidur terganggu
  • Kurang minum sehingga meningkatkan risiko dehidrasi
  • Aktivitas fisik atau olahraga terlalu berat
  • Makanan tidak bergizi seperti junk food, makanan cepat saji, makanan pedas, berlemak, berminyak
  • Menekankan

Hindari lima hal di atas untuk mendorong tubuh lebih kuat selama masa pemulihan. Selain itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan pasien selama periode pemulihan.

1. Tidur yang cukup

Kebutuhan pasien cukup tidurApalagi tubuh terasa lemas setelah perawatan DBD selesai. Penuhi tidur setidaknya 6-8 jam per hari, sehingga tubuh dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi lain ketika sistem kekebalan tubuh tidak optimal

2. Makanan bergizi seimbang

Pilih untuk makan makanan dengan gizi seimbang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Misalnya, konsumsi makanan yang mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena, tubuh kita tidak bisa memproduksi sendiri, sehingga perlu ada asupan makanan dan minuman.

3. Aktivitas fisik yang lambat

Tentu saja Anda dapat melakukan aktivitas dan olahraga ringan selama periode pemulihan, meskipun tubuh agak lemah setelah perawatan DBD. Tapi ingat, hindari kegiatan berat. Olahraga dapat dimulai dengan ringan dan lambat, seperti berjalan di pagi hari, jogging dengan rasio 1: 3 untuk periode istirahat. Misalnya berolahraga selama 10 menit maka sisanya harus 30 menit.

Kekuatan makanan saat tubuh lemah setelah DBD

Selain poin penting yang disebutkan sebelumnya, asupan makanan yang dapat dikonsumsi untuk mendukung pemulihan pasien DBD yang masih lemah setelah pengobatan DBD. Makanan berikut bisa dikonsumsi.

1. Jambu biji

Jambu biji mengandung vitamin C yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan dalam tubuh manusia. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin C, sehingga perlu dibantu oleh makanan dan minuman yang kita konsumsi.

2. Bawang putih

Bawang putih digunakan sebagai obat alami selama berabad-abad karena memiliki efek antibakteri, antivirus, dan antijamur. Bawang putih juga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh. Dalam studi tersebut, pasien yang mengonsumsi bawang putih pulih lebih cepat.

3. Sayang

Selain jambu dan dasar putih, madu juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi tubuh lemas setelah DBD. Madu memiliki efek antibakteri yang kuat. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa madu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga madu sangat baik dikonsumsi saat sakit atau selama masa pemulihan.

4. Alpukat

Alpukat tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Alpukat juga merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik. Alpukat juga lunak dan mudah dikonsumsi, terutama ketika sakit atau pulih dari DBD. Alpukat juga dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Pos Mengapa Tubuh Merasa Cemas Setelah Pengobatan DBD Selesai? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top