• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Mengapa Wanita Harus Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Seks?

Bagi kebanyakan wanita, setelah berhubungan seks dengan pasangan, paling tepat melanjutkan sesi berpelukan atau peluk dengan sayang. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu kebiasaan penting yang harus dilakukan wanita setelah bercinta dengan pasangannya?

Ya, Anda harus segera buang air kecil setelah berhubungan seks. Para ahli sepakat bahwa buang air kecil setelah berhubungan seks dapat membantu mencegahnya Infeksi saluran kemih. Namun, apa kaitan antara seks dan infeksi saluran kemih? Untuk mengetahui jawabannya, simak terus informasi berikut ini.

Apa itu infeksi saluran kemih?

Penyakit ini terjadi bila ada infeksi yang disebabkan oleh bakteri pada organ saluran kemih. Organ-organ ini termasuk kandung kemih, uretra, dan ginjal. Namun, infeksi saluran kemih yang paling umum adalah kandung kemih dan uretra.

Beberapa gejala yang muncul jika mengalami infeksi saluran kemih adalah sensasi terbakar saat buang air kecil, anyang-anyangan (ingin kencing terus menerus tetapi tidak keluar atau keluar hanya sedikit), nyeri di punggung bawah atau perut bagian bawah, dan kencing berdarah.

Apa hubungan seks dengan infeksi saluran kemih?

Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri yang berasal dari luar tubuh manusia. Bakteri bisa masuk ke tubuh manusia, terutama saluran kemih, melalui hubungan seks. Pasalnya saat berhubungan seks, area vagina atau anus akan terpapar berbagai jenis bakteri. Bakteri tersebut juga akan menyebar ke uretra dan menyebabkan infeksi.

Sumber bakteri ini bisa bermacam-macam. Misalnya jari tangan dan tangan (saat vagina dirangsang dengan jari), kondom, penis, mainan seks, atau benda lain. Dengan buang air kecil, Anda dapat mendorong bakteri keluar dari uretra. Jadi, penting bagi wanita untuk buang air kecil sebelum berbagai jenis bakteri masuk ke uretra atau kandung kemih.

Apakah hanya wanita yang harus buang air kecil setelah berhubungan seks?

Keharusan buang air kecil setelah berhubungan seks selalu diutamakan, terutama bagi wanita. Ini karena anatomi tubuh perempuan berbeda dengan laki-laki. Pada wanita, letak vagina dan anus dengan uretra sangat berdekatan. Jaraknya hanya sekitar 5 sentimeter. Dengan demikian, bakteri dan kuman lebih cepat menyebar dan berpindah dari satu bagian tubuh ke bagian lain.

Sedangkan pada pria, uretra dan kandung kemih lebih sulit dijangkau bakteri. Namun, bukan berarti pria kecil kemungkinannya terkena infeksi saluran kemih. Faktanya, 20% kasus infeksi saluran kemih terjadi pada pria. Untuk mencegah penyakit ini, setelah berhubungan seks, pria harus membersihkan dan membasuh area tersebut penis.

Berapa lama bisa menunda buang air kecil setelah berhubungan seks?

Meski bisa buang air kecil mencegah infeksi saluran kemih, bukan berarti harus masuk ke kamar mandi segera setelah penetrasi. Ini tentu saja bisa membuat suasana hati dan suasana romantis langsung menghilang. Anda bisa, berbaring dan bercumbu sebentar dengan pasangan setelah berhubungan seks.

Para ahli sendiri tidak menentukan secara pasti berapa menit atau jam setelah berhubungan seks seorang wanita harus buang air kecil. Yang penting jangan sampai terlelap semalaman usai bercinta tanpa kencing dulu. Jika Anda ingin buang air kecil, jangan tertahan. Namun, jika berjam-jam telah berlalu tanpa merasa lapar, cobalah minum banyak air atau tingkatkan asupan cairan Anda melalui makanan.

Jangan lupa, untuk mengurangi risiko infeksi akibat jamur, bakteri, dan parasit, basuh vagina dengan air hangat dan antiseptik khusus vagina. Hindari sabun vagina yang mengandung pewangi karena dapat menyebabkan iritasi, dan cukup basuh bagian luar vagina agar tidak mengganggu bakteri baik yang berada di dalam liang vagina.

Pos Mengapa Wanita Harus Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Seks? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top