Latest News

Mengenal Alexithymia, Kondisi yang Membuat Anda Sulit Mengekspresikan Emosi

Tidak semua orang bisa mengekspresikan emosinya dengan baik. Namun, untuk orang yang mengalami alexithymia, ini menjadi masalah yang bahkan lebih sulit. Alexithymia adalah ketidakmampuan untuk mengenali dan menyampaikan emosi. Sering dikaitkan dengan gangguan antisosial, kondisi ini sebenarnya memiliki karakteristik berbeda. Berikut ulasannya.

Mengapa ada yang mengalami alexithymia?

mengatasi kesedihan

Ketika Anda menghadapi pertanyaan, "Bagaimana perasaan Anda?", Anda mungkin bingung menentukan jawabannya.

Inilah yang dialami oleh orang dengan alexithymia. Meskipun mereka mengerti bahwa mereka merasa bahagia, mereka tidak tahu bagaimana mengungkapkannya.

Alexithymia bukan penyakit atau gangguan mental. Kondisi ini bersifat subklinis.

Artinya, karakteristiknya tidak dapat dibandingkan dengan gejala penyakit klinis seperti diabetes, gangguan bipolar, flu, depresi, gangguan stres pasca-trauma (PTSD), dan sebagainya.

Namun, alexithymia adalah fenomena psikologis yang keberadaannya masih diakui.

Kondisi ini sering dikaitkan, bahkan muncul bersamaan dengan gangguan mental seperti depresi, PTSD, autisme, hingga skizofrenia.

Sebab alexithymia belum dimengerti. Namun, para ahli menduga bahwa pemicunya berasal dari faktor genetik, trauma masa kecil, dan penyakit fisik atau mental yang memengaruhi fungsi otak tertentu.

Dalam sebuah studi di jurnal Neuropsikologia, kerusakan pada insula anterior otak ternyata memicu gangguan emosional yang mirip dengan alexithymia.

Insula anterior adalah bagian otak yang mengatur perasaan, perhatian, dan kepekaan terhadap rangsangan sensorik.

Apa karakteristiknya alexithymia?

memiliki wajah yang kotor

Secara umum, karakteristik utama alexithymia adalah ketidakmampuan untuk mengekspresikan emosi.

Saat berinteraksi dengan orang lain, mereka mengalami alexithymia cenderung menunjukkan perilaku berikut:

  • Kesulitan kenali emosi dan perasaan.
  • Kesulitan membedakan antara emosi dan respons tubuh terhadap emosi ini.
  • Kesulitan mengenali dan merespons emosi orang lain, termasuk ekspresi wajah dan nada bicara.
  • Memiliki cara berpikir yang sangat logis dan kaku tanpa menyertakan perasaan.
  • Tidak bisa menyampaikan perasaannya dengan baik.
  • Jangan memiliki mekanisme transfer emosional yang baik ketika berhadapan dengan stres.
  • Jarang membayangkan atau berfantasi.
  • Terkesan kaku, jauh, tidak punya selera humor, dan bodoh terhadap orang lain.
  • Merasa tidak puas dengan hidupnya.

Alexithymia adalah suatu kondisi yang muncul dalam bentuk spektrum. Artinya, tingkat keparahan dan dampaknya berbeda untuk setiap orang.

Seseorang mungkin masih bisa mengenali emosinya, tetapi ada juga yang tidak bisa melakukannya sama sekali.

Dalam beberapa kasus, orang mengalami alexithymia bahkan tidak menyadari kondisi ini.

Dampaknya adalah frustasi pada penderita dan orang-orang di sekitarnya, karena ketidakmampuan mengekspresikan emosi menjadi hambatan dalam berinteraksi.

aku s alexithymia dapat diatasi

Konseling Psikologi

Cara Mengatasi alexithymia adalah menangani masalah psikologis yang memicu itu.

Inilah sebabnya ketika Anda merasa mengalami gejala alexithymiaLangkah pertama yang perlu Anda ambil adalah berkonsultasi dengan psikolog.

Psikolog akan membantu Anda belajar mengenali emosi, karena ini adalah masalah besar yang dialami orang alexithymia.

Anda juga bisa menjalani terapi untuk memahami hubungan antara pikiran, emosi, dan respons yang Anda berikan.

Jenis terapi yang dapat dilakukan antara lain terapi kelompok, terapi berbasis keterampilan, terapi kognitif dan perilaku, Dan seterusnya.

Selain mengatasi alexithymia, terapi ini juga dimaksudkan untuk menangani masalah psikologis yang Anda alami.

Meskipun itu bukan kondisi medis, alexithymia adalah fenomena psikologis yang berdampak pada kehidupan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Perlahan tapi pasti, terapi teratur dengan psikolog dapat membantu Anda mengenali dan mengekspresikan emosi dengan baik.

Pos Mengenal Alexithymia, Kondisi yang Membuat Anda Sulit Mengekspresikan Emosi muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top