Latest News

Mengonsumsi Buah yang Menguntungkan Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit yang penderitanya meningkat di seluruh dunia setiap tahun, termasuk Indonesia. Pelaporan dari situs Kementerian Kesehatan RIDiperkirakan jumlah penderita Alzheimer di Indonesia akan mencapai 2 juta pada tahun 2030, meningkat menjadi 4 juta pada tahun 2050. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa buah yang dikonsumsi secara teratur dapat menjadi cara untuk mengurangi risiko Alzheimer. Penyakit # 39;

Makan buah berpotensi mencegah Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah kelainan progresif yang menyebabkan sel-sel otak menyusut dan mati. Ini dapat mengurangi kemampuan berpikir, perilaku, dan sosial seseorang. Seiring berjalannya waktu, penyakit ini dapat membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Buah-buahan termasuk dalam daftar makanan sehat yang harus Anda konsumsi setiap hari untuk menjaga kesehatan otak. Studi baru diterbitkan pada American Journal of Clinical Nutrition pada April 2020, membuktikan potensinya.

Penelitian mengamati kebiasaan makan buah di 2.800 peserta di atas usia 50 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang jarang makan buah memiliki risiko 2 hingga 4 kali terkena penyakit Alzheimer dalam kurun waktu 20 tahun.

Potensi makan buah untuk mengurangi risiko Alzheimer juga didukung oleh studi yang lain, yang diterbitkan dalam jurnal Neurologi. Hasil studi menunjukkan konsumsi flavonoid (senyawa polifenolik pada buah dan sayuran) dapat mencegah penyakit Alzheimer.

Pakar kesehatan berpendapat bahwa potensi buah dalam mengurangi risiko penyakit Alzheimer karena adanya flavonoid. Senyawa yang terkandung dalam buah ini memiliki sifat antiinflamasi yang dapat melindungi otak dari peradangan.

Pilihan buah untuk mengurangi risiko Alzheimer

Anda dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer secara rutin makan buah yang kaya flavonoid sebagai berikut:

1. Berry

Penerbitan Kesehatan Harvard disebutkan kelompok berry baik untuk kesehatan otak karena kaya akan flavonoid. Berikan grup untuk dipilih stroberi, frambosdan blueberry.

Selain menjaga kesehatan otak, kelompok buah ini juga kaya akan antioksidan seperti asam ellagic, resveratrol, dan anthocyanin. Antioksidan ini dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Manfaat lainnya adalah menjaga kulit tetap sehat, menurunkan kolesterol dan kaya serat.

2. Jeruk dan apel

Buah untuk mengurangi risiko Alzheimer bukan hanya stroberi atau raspberry. Ada pilihan buah lain yaitu jeruk dan apel. buah jeruk danamenyapu mengandung flavonoid dan kaya akan vitamin C yang dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.

Anda dapat menikmati buah-buahan ini dengan memakannya langsung, membuat jus, salad buah, atau membuat topping yogurt.

Sebenarnya, flavonoid tidak hanya terbatas pada buah. Ada makanan lain yang juga kaya akan senyawa ini seperti bayam, kangkung, coklat dan teh. Anda dapat menggabungkan variasi makanan ini untuk menu setiap hari.

Gaya hidup sehat untuk mencegah Alzheimer

Makan buah secara teratur bukan satu-satunya faktor untuk mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Mayo Clinic menyebutkan berbagai cara efektif untuk mengurangi risiko penyakit sel-sel otak ini termasuk:

  • Pertahankan berat badan ideal dengan memperhatikan pola makan, baik pilihan makanan, porsi, dan cara mengolahnya.
  • Rajin berolahraga karena bisa membantu memperlancar sirkulasi darah, menjaga berat badan stabil, sekaligus mengurangi stres.
  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok di sekitar.
  • Pastikan Anda cukup tidur setiap hari.

Jika Anda termasuk dalam kelompok orang yang rentan terhadap penyakit Alzheimer, terutama pada pasien penyakit jantung, lakukan konsultasi lebih lanjut.

Pos Mengonsumsi Buah yang Menguntungkan Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top