Latest News

Meski Sehat, Berapa Banyak Anak yang Bisa Makan Buah?

Orang tua tentu merasa senang mengetahui bahwa anak-anak mereka suka makan buah-buahan yang kaya akan vitamin dan mineral. Memang buah bisa menjadi sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk anak Anda, tetapi ternyata porsinya juga tidak berlebihan, lho. Jadi, berapa porsi buah yang harus dimakan anak-anak dalam sehari?

Disarankan porsi buah yang sebaiknya dimakan anak-anak

Mengacu pada Kementerian Kesehatan RI, anak usia 1-9 tahun membutuhkan asupan serat 16-26 gram setiap hari. Kebutuhan serat dapat diperoleh dari makanan sehari-hari, terutama dari sayuran dan buah-buahan.

Nah, untuk memenuhi kebutuhan serat ini, anak-anak dalam rentang usia itu dalam sehari disarankan untuk mengonsumsi jumlah buah berikut:

  • 2-3 tahun: 175 gram buah, atau setara dengan 1 buah pepaya besar.
  • 4-8 tahun: 175-260 gram buah, atau setara dengan 2 jeruk.
  • 9-13 tahun: 260 gram buah, atau setara dengan 4 stroberi besar.

Beri buah-buahan bayi Anda dengan warna, bentuk dan tekstur yang bervariasi sesuai dengan usia dan jenis yang mereka sukai. Buah-buahan ini bisa segar, beku, jus, atau kalengan. Namun, konsumsi buah segar sangat dianjurkan.

Bisakah anak-anak makan lebih banyak buah daripada yang disarankan?

Buah-buahan kaya akan gula secara alami disebut fruktosa. Gula inilah yang menyebabkan buah memiliki rasa manis. Mengingat jumlah fruktosa dalam gula, Anda mungkin bertanya-tanya apakah konsumsi buah yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan anak Anda?

Ternyata tidak. Meskipun kaya fruktosa, buah-buahan mengandung lebih banyak serat dan kadar air sehingga dapat menyebabkan rasa kenyang lebih cepat. Untuk alasan ini, hampir tidak mungkin bagi seseorang untuk mengkonsumsi buah berlebihan dalam satu hari.

Sebagai ilustrasi, anak Anda akan cepat merasa kenyang setelah mengonsumsi apel besar. Apel mengandung 23 gram gula, dengan 13 gram dalam bentuk fruktosa. Coba bandingkan dengan sekaleng minuman ringan.

Minuman ini mengandung 52 gram gula, 30 gram di antaranya dalam bentuk frutose tanpa diimbangi dengan kandungan nutrisi lain di dalamnya. Akibatnya si anak tidak merasa kenyang hanya dengan minum soda.

Asupan gula berlebihan memang berbahaya bagi kesehatan. Namun, gula yang dimaksud adalah gula dalam bentuk sukrosa atau sirup fruktosa yang ditemukan dalam pemanis tambahan. Sedangkan gula fruktosa yang terkandung dalam buah lebih aman dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Kiat memakan buah untuk mengoptimalkan kesehatan anak-anak

Anda dapat membiarkan anak Anda mencoba berbagai jenis buah tanpa khawatir akan konsumsi berlebihan. Pastikan bahwa ia mengkonsumsi buah-buahan segar melalui tips berikut:

  • Berikan buah bayi Anda dalam bentuk utuh, bukan jus. Jus buah praktis dan rasanya enak, tetapi minuman ini mengandung tambahan gula yang tidak diperlukan.
  • Jika anak Anda menginginkannya Konsumsilah jus buah, kemudian buat sendiri tanpa memberikan gula atau krimer kental manis.
  • Cuci buah sebelum dikonsumsi untuk mencegah kontaminasi bakteri dan pestisida.
  • Awasi anak balita ketika makan buah, terutama jika buahnya memiliki tekstur keras karena bisa memicu tersedak.
  • Simpan aneka buah-buahan di rumah agar anak Anda bisa menjadikannya camilan sehat.

Semua jenis buah mengandung nutrisi sehat. Karena itu, variasi sangat penting. Perkenalkan anak Anda ke berbagai jenis buah-buahan sehingga ia tidak hanya makan satu jenis buah. Ini juga berguna untuk menghemat biaya karena beberapa jenis buah memiliki harga mahal di luar musim.

Pos Meski Sehat, Berapa Banyak Anak yang Bisa Makan Buah? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top