Latest News

Orangtua, Lakukan Ini untuk Anak dengan Bibir Sumbing Saat Terapi Bicara

Satu dari 600 anak di Indonesia lahir dengan bibir sumbing dan atau langit-langit. Sayangnya, beberapa orang tua menderita anak bibir sumbing tidak dapat menerima kondisi anak-anak mereka atau bahkan membuangnya.

Meskipun sudah lewat operasi, anak-anak yang memiliki kelainan pada bibir dan langit-langit mulut akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Karena itulah diperlukan dukungan orang tua agar pengasuhan berjalan optimal.

Rintangan ketika orang tua memiliki anak dengan bibir sumbing

Sumber: Pengobatan Johns Hopkins

Tentunya tidak mudah memiliki anak yang menderita bibir sumbing. Meluncurkan American Academy of PediatricsIni terjadi karena kegiatan sederhana seperti makan atau berkomunikasi akan semakin sulit. Anda juga mungkin khawatir tentang pengaruh bibir sumbing pada perkembangan anak Anda.

Tidak bisa dipungkiri, beberapa orang tua juga merasa malu dan khawatir ketika harus membawa anak-anak mereka bepergian. Mereka takut mendapat tanggapan yang buruk dan mencemooh orang hanya karena anak-anak mereka memiliki bibir sumbing.

"Orang tua biasanya tidak senang dengan kondisi anak-anak mereka yang memiliki bibir sumbing. Padahal, seseorang yang menyentuh (anaknya) tidak mau," kata Rita Rahmawati, S.Pd, SST.TW, M.PH, seorang terapis wicara di Rumah Sakit Harapan Kita, saat ditemui di Mercure Hotel Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (30/1).

Menurutnya, hal pertama yang dikhawatirkan orang tua ketika mereka tahu anak mereka memiliki bibir sumbing biasanya bukan prosedur medis seperti operasi. Orang tua lebih khawatir tentang penampilan dan perkembangan anak-anak mereka.

Ketika anak berkembang, masalah komunikasi akan timbul jika dia tidak dioperasi dan menjalani terapi wicara. Orang tua biasanya sulit memahami keinginan anak karena anak tidak mampu mengucapkan huruf dengan jelas dan sempurna.

"Hambatan dalam komunikasi dari waktu ke waktu dapat menyebabkan masalah perilaku. Bagi orang tua yang memiliki anak dengan bibir sumbing, anak-anak mereka mungkin lebih mudah tersinggung, gelisah, pemalu, atau cengeng," kata Rita.

Dukungan apa yang dapat diberikan orang tua?

anak-anak terlambat bicara

Pembedahan memang dapat meningkatkan bentuk bibir dan langit-langit mulut sehingga menambah nilai estetika pada penampilan anak. Namun, tindakan ini tidak menjamin untuk dapat langsung berbicara dengan sempurna.

Ada beberapa faktor yang mendukung kemampuan berbicara seorang anak, dan salah satunya adalah terapi berbicara. Terapi wicara akan membantu mengatasi masalah umum yang dihadapi oleh anak-anak dengan bibir sumbing, seperti:

  • masalah kapan makanan
  • kurangnya perbandingan kata anak-anak
  • artikulasi dasar atau pengucapan huruf
  • suara hidung

Menurut Rita, dukungan terbesar yang bisa diberikan orang tua kepada anak-anak dengan bibir sumbing adalah memberikan stimulasi bicara. Terapi wicara dapat memakan waktu berbulan-bulan dan beberapa anak mungkin harus lebih lama.

Dengan mengundang untuk berbicara, orang tua akan mengembangkan kemampuan anak-anak dalam bahasa dan menambah kosakata. Undang anak Anda untuk mengulangi materi terapi selama 30 menit setiap hari. Jika kemampuan bicara anak telah berkembang, cukup ulangi bahan terapi selama sepuluh menit.

Ini adalah langkah pertama untuk mendukung perkembangan anak dan mencegah keterlambatan dalam berbicara atau keterlambatan bicara. Bahkan, stimulasi bicara yang rutin diberikan oleh orang tua sangat mungkin mempercepat waktu terapi pada beberapa anak dengan bibir sumbing.

Sumber foto: Nasional

Pos Orangtua, Lakukan Ini untuk Anak dengan Bibir Sumbing Saat Terapi Bicara muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top