• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Panduan Aman untuk Makan Mie untuk Penderita Diabetes

Mie adalah salah satu makanan yang disukai banyak orang. Selain mudah didapat, mie memiliki rasa yang enak dan dapat disajikan dengan sayuran tambahan dan makanan sehat lainnya. Namun, orang yang terkena diabetes cenderung menghindari makan mie karena takut kenaikan gula darah. Jadi, adakah cara makan mie yang sehat untuk penderita diabetes? Ayo, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Bisakah penderita diabetes makan mie?

Mie adalah salah satu makanan pokok yang berasal dari kelompok biji-bijian. Pada dasarnya, biji-bijian utuh mengandung karbohidrat tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Itu sebabnya penderita diabetes cenderung menghindari mie agar gula darahnya stabil.

Kabar baiknya, American Diabetes Association mengungkapkan hal itu penderita diabetes bisa makan mie atau makanan kaya karbohidrat lainnya, seperti yang dilaporkan oleh Livestrong. Namun, perhatikan jenis dan porsi mie yang Anda makan.

Karena, kebanyakan makan mie dan makanan kaya karbohidrat lainnya bisa membuat Anda cepat gemuk. Tidak hanya itu, terlalu sering makan mie juga bisa membuat gula darah Anda tidak terkendali. Alih-alih membuat tubuh yang sehat, Anda berisiko mengalami obesitas dan mengalami komplikasi diabetes.

Ini adalah cara paling aman untuk makan mie untuk penderita diabetes

Sekarang Anda tidak perlu ragu lagi untuk bisa makan mie meskipun Anda menderita diabetes. Tapi ingat, ada beberapa aturan penting yang harus dilakukan agar Anda bisa makan mie lebih sehat. Yang penting adalah gula darah Anda tidak akan naik dengan cepat.

Ayo, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

1. Pilih mie yang mengandung serat tinggi

Resep mie untuk berbuka puasa

Mie yang dijual di pasaran terbuat dari berbagai bahan, tetapi sebagian besar dibuat dari tepung putih halus, seperti mie telur. Mie jenis ini sebenarnya mengandung karbohidrat sederhana yang dapat membuat gula darah Anda naik secara dramatis.

Karena itu, pilihlah jenis mie yang lebih sehat. Misalnya, mie yang terbuat dari gandum utuh, tepung beras merah, tepung quinoa, dan sebagainya. Jenis mie ini mengandung serat tinggi yang dapat membantu memperlambat kerja sistem pencernaan. Akibatnya, Anda menjadi lebih cepat kenyang dan menghindari makan.

2. Perbanyak sayur dan bahan makanan sehat lainnya

Apakah Anda makan mie atau tidak tergantung pada cara Anda memasaknya. Daripada memasak mie goreng, sajikan mie rebus yang lebih aman untuk kesehatan Anda.

Alasannya, mie goreng dalam minyak bisa menambah lebih banyak kalori dan lemak. Akibatnya, ini bisa memicu Kolesterol Tinggi dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Jangan lupa menambahkan sayuran dan makanan padat nutrisi lainnya untuk membantu mengontrol gula darah. Anda bisa menambahkan potongan ayam, sawi hijau, dan minyak zaitun. Selain rasanya lebih enak dan sehat, tubuh Anda akan memiliki lebih banyak energi tanpa membuat gula darah naik.

3. Batasi porsinya tidak terlalu banyak

makan mie instan saat hamil

Pada dasarnya, mie mengandung nilai indeks glikemik yang sedang. Indeks glikemik adalah nilai yang menunjukkan seberapa cepat tubuh Anda mengubah karbohidrat menjadi gula darah. Semakin tinggi indeks glikemik makanan, semakin cepat peningkatan kadar gula darah dalam tubuh.

Karena itu, batasi porsi makan mie setidaknya dua kali sebulan. Ingat, cukup makan satu porsi setiap kali makan untuk menjaga gula darah Anda stabil.

Memang, jika Anda makan mie, itu tidak bisa berhenti. Nah, agar Anda tidak makan terlalu banyak, cobalah mengemil makanan ringan sehat yang tinggi serat dan protein sebelum makan mie. Salah satunya adalah makanan ringan berbahan dasar kedelai.

Kedelai memiliki indeks glikemik rendah sehingga dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah mengontrol porsi makanan dan menghindari makan berlebihan.

4. Seimbangkan dengan latihan rutin

olahraga untuk diabetes

Bahkan jika Anda terbiasa mengendalikan diet sehat, jangan lupa untuk menyeimbangkannya dengan olahraga. Alasannya, orang yang menderita diabetes berisiko tinggi mengalami obesitas dan mudah jatuh.

Olahraga teratur dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan meningkatkan keseimbangan penderita diabetes. Menurut Dr. Colberg-Ochs, PhD, pendiri Diabetes Motion Academy di Santa Barbara California, berolahraga secara teratur dua hingga tiga kali seminggu dapat membantu menjaga berat badan ideal.

Anda tidak perlu melakukan olahraga berat agar berat badan dan kadar gula darah Anda turun dengan cepat. Pilih jenis olahraga ringan yang Anda sukai, misalnya berjalan, tai chi, berenang, yoga, dan sebagainya. Yang terpenting Anda melakukannya secara konsisten dan menikmati setiap proses.

Pos Panduan Aman untuk Makan Mie untuk Penderita Diabetes muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top