Latest News

Pembaruan Jumlah Kasus Positif COVID-19 di Indonesia: 27 Orang Positif

Indonesia mengumumkan dua kasus pertama terpajan positif virus corona atau SARS-CoV-2 pada Senin (2/3). Sejak itu jumlah kasus COVID-19 di Indonesia terus berkembang.

Selasa (10/3) juru bicara pemerintah untuk kasus COVID-19, Achmad Yurianto mengumumkan jumlah pasien COVID-19 positif di Indonesia menjadi 27 kasus. Pasien-pasien ini dirawat di beberapa rumah sakit rujukan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pembaruan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia

Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia

Pada hari Selasa (10/3), pemerintah mengumumkan kasus positif COVID-19, menambahkan 8 kasus baru, membuat jumlah total kasus per hari menjadi total 27 kasus. Dua kasus baru adalah warga negara asing, keduanya kasus impor atau terpapar COVID-19 di luar Indonesia.

Sebelumnya, lonjakan jumlah kasus baru juga terjadi, Senin (9/3) pemerintah mengumumkan penambahan 13 orang positif virus korona di Indonesia.

Juru bicara Achmad Yuri mengumumkan bahwa kasus-kasus ini dikonfirmasi secara positif setelah menjalani dua tes, yang pertama dengan metode PCR dan diklarifikasi dengan tes kedua dengan metode sekuensing genom.

Penambahan kasus ini dijelaskan Yuri, ada konstitusi kasus impor dan ada dari melacak dan pelacakan.

Untuk diketahui, impor kasus adalah pasien positif COVID-19 yang dinyatakan terinfeksi di luar negeri, bukan di Indonesia, ia tercatat melakukan perjalanan ke negara yang terinfeksi. Sementara melacak dan pelacakan adalah hasil pencarian orang yang melakukan kontak dengan pasien yang dites positif.

Setiap pasien positif COVID-19 ditandai dengan nomor sesuai urutan yang terdeteksi, yaitu kasus 01 dan seterusnya.

Data Situs web Departemen Kesehatan yang diperbarui (10/3) pukul 19.00 WIB, pemerintah Indonesia setidaknya melakukan tes pada 694 orang dengan 27 hasil positif, 648 orang negatif, dan 19 orang masih dalam proses. Jumlah ini adalah total yang dinyatakan positif COVID-19 di Indonesia, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing.

Rincian jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia

jumlah positif co-19 kasus di Indonesia

Penambahan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Selasa (10/3), yaitu, kasus 20 hingga 27 kasus. Dari tambahan 8 kasus ini, rata-rata pasien dalam kondisi penyakit ringan hingga sedang. Ini juga termasuk kondisi mayoritas pasien lain.

Yuri memberikan informasi bahwa satu orang, 08, adalah seorang pria berusia 56 tahun, yang sekarang harus dibantu dengan peralatan oksigen dan infus. Kondisi ini karena penderita diabetes. Sedangkan kasus 23 membutuhkan bantuan ventilator karena memiliki penyakit lain.

Sejauh ini belum ada COVID-19 kematian di Indonesia, tetapi dari pasien yang dicurigai yang sedang menunggu hasil tes, empat dari mereka telah meninggal. Yaitu satu orang di Rumah Sakit Umum Semarang Kariadi (23/2), satu orang di Rumah Sakit Batam (22/2), satu orang di Rumah Sakit Dr Hafiz Cianjur (3/3), dan Jumat (6/3) di RSPI Sulianti Saroso.

Kasus 20 hingga kasus 27

positif co-19 walaupun tidak ada gejala

Kasus 27. Pasien ini adalah pria berusia 23 tahun. Pemerintah belum mengetahui asal dari paparan pasien ini. Ia tidak kasus impor, tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, dan tidak ingat pernah melakukan kontak dengan pasien positif.

Kasus 26. Pasien ini adalah pria berusia 46 tahun. Dia adalah warga negara asing dan menyatakan kasus impor.

Kasus 25. Pasien ini adalah seorang wanita berusia 25 tahun yang merupakan kasus impor. Dia adalah warga negara asing yang dicurigai terinfeksi COVID-19 di negara lain.

Kasus 24. Pasien ini adalah pria berusia 46 tahun yang merupakan kasus impor.

Kasus 23. Pasien ini adalah wanita berusia 73 tahun yang merupakan kasus impor. Pasien ini dirawat di rumah sakit dengan bantuan ventilator karena penyakit lain.

Kasus 22. Wanita berusia 36 tahun adalah kasus impor.

Kasus 21. Wanita 47 tahun yang merupakan bagian dari pelacakan sub-cluster Jakarta

Kasus 20. Pasien ini adalah seorang wanita berusia 20 tahun yang merupakan bagian dari pelacakan subclaster Jakarta.

Kasus 07 hingga kasus 19, peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia

Kasus 19. Pasien kasus 19 adalah laki-laki berusia 40 tahun. Dia telah menyatakan kasus impor karena terinfeksi COVID-19 saat bepergian ke negara yang sudah terinfeksi.

Kasus 18. Pasien ini adalah pria berusia 55 tahun, ia terinfeksi ketika bepergian ke luar negeri dan seorang kasus impor.

Kasus 17. Pasien ini adalah pria berusia 56 tahun, ia terinfeksi ketika bepergian ke luar negeri dan seorang kasus impor.

Kasus 16. Pasien kasus 16 adalah gadis remaja berusia 17 tahun. Dia dikontrak dari pasien kasus 15 yang baru saja kembali dari luar negeri.

Kasus 15. Pasien ini adalah wanita berusia 53 tahun, dia terinfeksi ketika dia bepergian ke luar negeri dan seorang kasus impor. Kasus 15 ditransmisikan ke kasus 16.

Kasus 14. Pasien ini adalah pria berusia 50 tahun, dia terinfeksi, dia terinfeksi sejak dia bepergian ke luar negeri dan merupakan kasus impor.

Kasus 13. Pasien ini adalah remaja wanita berusia 16 tahun, kasus 13 adalah hasilnya melacak kontak kasus sub-cluster 3.

Kasus 12. Pasien ini adalah pria berusia 31 tahun, kasus ini merupakan hasil pelacakan kontak dari kasus 01.

Kasus 11. Pasien ini adalah wanita berusia 54 tahun, dia adalah warga negara asing (orang asing). Kasing ini adalah bagian dari penelusuran kasing kasus 01.

Kasus 10. Pasien ini adalah pria berusia 29 tahun yang merupakan warga negara asing (WNA). Case ini juga merupakan bagian dari tracing case 01.

Kasus 09. Pasien ini adalah wanita berusia 55 tahun kasus impor dan bukan bagian dari gugus mana pun.

Kasus 08. Pasien ini adalah pria berusia 56 tahun, ia mengontrak dari istrinya yaitu kasus 07. (Pembaruan Selasa 10/3) Kondisi sekarang menggunakan beberapa peralatan seperti infus & oksigen karena mereka sudah sakit dan menderita diabetes.

Kasus 07. Pasien ini adalah wanita berusia 59 tahun, dia terinfeksi dia terinfeksi ketika bepergian ke luar negeri dan merupakan kasus impor.

Case 05 dan case 06

laboratorium coronavirus

Minggu (8/3) pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 6 kasus. Kasus infeksi COVID-19 terbaru adalah kasus 05 dan kasus 06, dua hari setelah pengumuman kasus 03 dan 04.

Kasus 06. Pasien laki-laki berusia 36 tahun dan adalah kasus impor. Dia adalah salah satu dari 69 warga negara Indonesia Princess Diamond cruise yang dievakuasi dan dikarantina oleh pemerintah di Pulau Sebaru.

Kasus 05. Pasien adalah laki-laki berusia 55 tahun, ia adalah hasil dari pelacakan kluster Jakarta.

Kasus 03 dan 04

Pemerintah mengumumkan dua kasus positif baru COVID-19 pada hari Jumat (6/3). Dua kasus baru ini menambah jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia untuk 4 orang. Informasi ini dilaporkan oleh Departemen Kesehatan empat hari setelah konfirmasi kasus pertama.

Kasus 03 dan kasus 04 adalah hasil melacak kontak dari kasus 01 dan kasus 02.

"Kami melakukan pencarian, pencarian, dan mengidentifikasi orang-orang yang berhubungan dengan kasus pertama. Kemudian kami mendapatkan dua orang dikonfirmasi sebagai kasus 3 dan 4," kata juru bicara tim penanganan COVID-19 Indonesia Achmad Yurianto pada konferensi pers di Jakarta, seperti yang dilaporkan oleh Kantor berita Antara.

Seperti halnya kasus pertama, kedua orang ini juga menjalani perawatan di ruang isolasi di Rumah Sakit Infeksi Pusat (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Kasus 01 dan kasus 02

Senin (2/3) presiden Jokowi mengumumkan dua kasus COVID-19 positif pertama di Indonesia. Kedua pria itu adalah wanita berusia 64 tahun dan putrinya yang berusia 31 tahun. Mereka mengidap virus SARS-CoV-19 dari seorang teman warga Jepang mereka yang dinyatakan positif setelah tiba di Malaysia.

Berita terbaru tentang perkembangan COVID-19 di luar Indonesia

jumlah positif co-19 kasus di Indonesia

Kasus-kasus di atas tidak termasuk warga negara Indonesia yang dinyatakan positif di luar negeri. Berita terbaru, ada beberapa temuan kasus baru di Singapura.

Misalnya dalam kasus 147 di Singapura. Pasien ini dilaporkan warga negara Indonesia berusia 64 tahun. Dia tiba di Singapura pada 7 Maret 2020 dan dinyatakan positif COVID-19 pada 8 Maret, saat ini dia dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID).

Pemerintah Singapura menyebut ini kasus impor di mana pasien terinfeksi di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan di situs resmi Singapura, pria ini sengaja pergi ke Singapura untuk memeriksa dan merawat di sana.

Wabah COVID-19 telah menyebar ke 115 negara di semua benua di dunia. Virus korona baru menginfeksi setidaknya 114 ribu orang dengan lebih dari 4 ribu orang mati. Sedikit kabar baik, lebih dari 564 ribu orang telah pulih.

Tim medis COVID-19 masih mengandalkan pengobatan dan perawatan gejala. Sampai sekarang vaksin COVID-19 belum ditemukan

Pos Pembaruan Jumlah Kasus Positif COVID-19 di Indonesia: 27 Orang Positif muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top