• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Mengatasinya

Gigi yang goyang bisa menurunkan rasa percaya diri seseorang. Gigi depan yang memandang ke depan juga dapat mengubah bentuk wajah bahkan menyulitkan pemiliknya untuk menutup mulut dengan rapat. Lantas, apa alasan seseorang memiliki gigi yang begitu maju? Lalu, apakah kondisi ini bisa diperbaiki? Yuk, cari tahu semua jawabannya di ulasan berikut ini.

Apa gigi tanggal?

maloklusi, gigi lepas

Gigi tonggos juga dikenal sebagai overbite atau maloklusi. Kondisi ini terjadi bila posisi gigi atas lebih maju dari pada posisi gigi bawah. Perbedaan jarak normal antara gigi baris atas dan bawah biasanya tidak terlalu jelas, tetapi dapat dikatakan macet jika jaraknya lebih dari 2 mm.

Seseorang dikatakan mengalami gigi goyang, jika:

  • Ukuran rahang atas lebih besar dari biasanya, tetapi ukuran rahang bawah normal.
  • Ukuran rahang atas normal, tetapi ukuran rahang bawah lebih kecil dari biasanya.

Berbagai penyebab gigi tanggal

penyebab gigi berlubang

Gigi lidah sering dikaitkan dengan faktor genetik. Ini karena bentuk rahang dan wajah kita merupakan warisan genetik dari generasi ke generasi. Jika gigi nenek, kakek, atau orang tua Anda goyang, maka Anda berisiko mengalaminya juga.

Selain faktor genetik, beberapa kebiasaan sehari-hari yang Anda jalani juga bisa memicu perubahan posisi gigi. Berikut beberapa hal yang dapat mengubah bentuk dan struktur rahang Anda.

1. Mengisap jempol

Mengisap jempol merupakan naluri yang biasa digunakan oleh anak kecil karena tidak bisa lagi menyusu pada puting susu ibunya. Meski begitu, mengisap jempol dalam waktu lama bisa memberi tekanan pada gigi depan dan menyebabkan gigi bergerak maju.

2. Isap empeng

Mengisap empeng atau empeng juga bisa menjadi salah satu faktor yang memicu anak untuk memiliki gigi yang longgar. Penelitian dipublikasikan di Jurnal American Dental Association tahun 2016 dikatakan bahwa gigi anak yang suka menghisap empeng cenderung lebih maju dibandingkan dengan anak yang tidak menghisap empeng.

  1. Gangguan pada gigi dan tulang rahang

Gigi yang longgar atau berantakan dapat menyebabkan penampilan gigi atas yang lebih maju.

Kondisi ompong di gigi atas Anda, misalnya, bisa membuat gigi lain bergeser dan memengaruhi posisi gigi depan Anda.

Begitu juga saat tidak ada cukup ruang untuk gigi tumbuh. Gigi yang tumbuh dapat merusak tulang rahang dan struktur gigi sehingga menyebabkan posisi beberapa gigi lebih maju dari yang lain.

4. Tumor di mulut

Tumor di mulut dan rahang juga bisa merubah posisi gigi dan bentuk rahang anda. Pertumbuhan jaringan lunak atau tulang yang tidak normal di mulut atau rahang atas dapat menyebabkan gigi bergeser ke depan. Hasilnya, gigi Anda terlihat lebih maju.

Komplikasi gigi lepas itu perlu diwaspadai

maloklusi, gigi lepas

Meskipun sekilas tampak seperti masalah estetika, gigi yang goyang dapat menyebabkan komplikasi. Namun, seberapa parah komplikasinya tergantung pada seberapa maju rahang atau gigi Anda.

Kondisi rahang yang terlalu maju membuat gigi sering lepas, sehingga Anda sulit menutup mulut dengan benar. Tanpa disadari, mulut yang sering menganga bisa mengering karena akan terbiasa bernapas melalui mulut. Pernapasan oral juga dapat meningkatkan risiko masalah pernapasan lainnya.

Selain itu, gigi yang copot dapat mengganggu proses mengunyah makanan karena gigi atas tidak bertemu dengan baik dengan gigi bawah. Dengan demikian, orang dengan gigi yang terlalu berkembang lebih rentan mengalami masalah pencernaan dan malnutrisi.

Anak dengan kondisi ini juga sering merasa minder karena giginya terlalu besar atau tampilan wajahnya asimetris.

Pilihan perawatan untuk gigi lepas

Pada dasarnya gigi tanggal tidak perlu diberikan perawatan apapun jika tidak menimbulkan masalah yang berarti. Sejumlah artis besar bahkan cuek dengan giginya dan membiarkannya tanpa perawatan khusus. Salah satu contohnya adalah Freddie Mercury, vokalis grup musik Queen yang fenomenal.

Namun jika merasa terganggu, tidak ada salahnya berkonsultasi ke dokter gigi dan memperbaiki struktur gigi Anda. Selain meningkatkan estetika pada gigi, perawatan khusus juga dapat bertujuan untuk menghindari komplikasi yang mungkin timbul.

Secara umum, berikut adalah opsinya perawatan melalui prosedur medis untuk merapikan gigi maju.

1. Pemasangan kawat gigi

pengguna kawat gigi

Pemasangan kawat gigi atau sanggurdi merupakan perawatan yang paling sering direkomendasikan oleh dokter untuk merawat gigi yang lepas. Semakin dini perawatan ini dilakukan, semakin baik hasilnya. Namun, pastikan gusi dan gigi Anda sehat dan kuat.

Sebelum memasang kawat gigi, Anda perlu melakukan beberapa sesi konsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu. Hal pertama yang akan dilakukan dokter adalah memeriksa kondisi mulut Anda.

Rontgen gigi Rontgen biasanya dilakukan agar dokter bisa melihat kondisi mulut Anda secara keseluruhan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter gigi akan menilai apakah Anda membutuhkan kawat gigi atau tidak.

Mulut Anda mungkin terasa tidak nyaman setelah kawat gigi. Gesekan antara kawat dan jaringan lunak di mulut Anda juga bisa memicu luka seperti sariawan, yang menyebabkan sensasi terbakar.

Untuk mengatasi kondisi ini, dokter biasanya meresepkan obat pereda nyeri. Agar nyeri tidak bertambah parah, Anda juga disarankan mengonsumsi makanan yang empuk dan empuk.

Jangan lupa rajin periksa ke dokter gigi agar dokter bisa memantau perkembangan gigi Anda sekaligus mengencangkan kawat gigi.

Durasi penggunaan behel berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung tingkat kerusakan gigi. Meski begitu, umumnya behel dipakai sekitar dua tahun sebelum dilepas.

2. Invisalign

invisalign adalah cara meluruskan gigi

Seperti sanggurdi, invisalign adalah pengobatan untuk memperbaiki kelainan pengaturan gigiMisalnya, karena gigi terlalu kencang, longgar, atau maju alias tonggos. Jika behel terbuat dari kawat, maka Invisalign menggunakan plastik bening yang lentur dan didesain membentuk susunan gigi.

Selain minim efek samping, perawatan ini juga terbilang cukup praktis. Invisalign bisa dilepas. Anda hanya perlu memasukkan gigi ke dalam invisalign yang rongga sesuai dengan struktur gigi.

Idealnya, alat ini harus digunakan selama 20 hingga 22 jam sehari. Namun, sebaiknya Anda melepas alat ini saat membersihkan gigi, makan dan minum panas dan mengandung gula. Invisalign juga harus rajin dibersihkan agar tidak ada noda pada alat ini.

Di awal penggunaan, mulut Anda akan terasa seperti ada sesuatu yang macet. Anda mungkin juga merasa sulit untuk menggerakkan gigi atau berbicara. Seiring waktu, ketidaknyamanan ini tidak akan hilang saat mulut Anda beradaptasi dengan penggunaan invisalign.

3. Operasi

Operasi gigi bungsu

Pembedahan bisa menjadi solusi terbaik untuk memperbaiki kelainan struktural yang parah pada rahang dan gigi. Dokter dapat memasang pelat atau sekrup untuk menstabilkan tulang rahang.

Sebelum menjalani prosedur pembedahan untuk memperbaiki gigi dan tulang rahang, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Tanyakan semua yang ingin Anda ketahui dan juga bagikan kekhawatiran Anda tentang kondisi ini. Dokter gigi Anda dapat memberikan saran tentang pilihan perawatan terbaik untuk kebutuhan Anda.

Perawatan di rumah untuk gigi lepas

penyebab bau mulut

Perawatan rumahan ini bukan untuk memundurkan gigi yang sudah lanjut. Merawat gigi yang lepas di rumah merupakan salah satu cara untuk mencegah gigi Anda menjadi lebih serius.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kondisi ini antara lain:

1. Rajin-rajinlah menyikat gigi

Layaknya perawatan gigi pada umumnya, menyikat gigi dua kali sehari merupakan hal yang wajib dilakukan setiap orang. Pastikan Anda sikat gigi dengan teknik yang benar. Tidak perlu menggosok gigi dengan keras, cukup ayunkan sikat gigi secara perlahan ke seluruh permukaan gigi.

Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida karena pasta gigi jenis ini efektif membantu melindungi dan menjaga kekuatan email gigi.

2. Bersihkan gigi Anda (flossing)

Menyikat saja tidak cukup untuk membersihkan plak dan sisa makanan di gigi. Anda membutuhkan bersihkan gigi Anda (benang gigi) agar gigi benar-benar bersih.

Benang gigi efektif untuk membersihkan sela-sela gigi dan garis gusi yang sulit atau sulit dijangkau sikat gigi biasa. Caranya, usapkan benang gigi secara perlahan di sela-sela gigi. Gesekan yang terlalu keras bisa melukai dan membuat gusi gusi berdarah.

3. Kenakan pelindung mulut

Lindungi mulut Anda dengan alat khusus setiap kali Anda akan berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang ekstrim. Pelindung mulut dapat mencegah kerusakan gigi jika Anda terluka sewaktu-waktu saat melakukan aktivitas ini.

Gunakan juga pelindung mulut jika Anda punya kebiasaan kertakkan gigi selama tidur atau stres. Jangan ragu untuk meminta rekomendasi dari dokter Anda mengenai produk perlindungan mulut yang baik dan cocok untuk Anda.

4. Berhenti merokok

Merokok merupakan salah satu faktor penyebab berbagai masalah gigi dan mulut. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat bahkan mengatakan bahwa perokok aktif dua kali lebih mungkin mengalaminya. periodontitis dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Periodontitis adalah infeksi serius yang menyerang gusi. Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus, Anda bisa mengalami kerusakan gigi yang serius.

Itu sebabnya agar gigi yang sudah maju terhindar dari berbagai kerusakan gigi, ada baiknya buat anda berhenti merokok. Tidak hanya menghindari kerusakan gigi, berhenti merokok juga dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Bisakah gigi lepas dicegah?

periksa gigi Anda secara teratur

Sebenarnya kondisi ini cukup sulit dicegah karena sebagian besar kasus gigi lepas bersifat genetik atau bawaan.

Meski begitu, deteksi dini ke dokter gigi bisa menjadi pilihan tepat untuk mencegah berbagai masalah gigi dan mulut. Ingat, semakin cepat suatu penyakit terdeteksi, semakin besar peluang Anda untuk sembuh.

Selain membantu jaga kesehatan gigi, dokter juga dapat mendeteksi adanya kelainan pada rongga mulut Anda. Jika setelah pemeriksaan dokter menemukan ada masalah, ia bisa langsung menentukan pengobatan yang tepat sesuai kondisi Anda.

Idealnya setiap orang dianjurkan melakukan rutinitas periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Namun, orang dengan riwayat medis tertentu mungkin perlu lebih sering mengunjungi dokter gigi.

Pilih dokter yang nyaman dengan Anda untuk mendiskusikan masalah kesehatan gigi dan mulut Anda. Jadi, jangan sungkan untuk rutin memeriksakan diri ke dokter gigi ya!

Pos Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Mengatasinya muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top