• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Peran Keluarga dalam Mengobati Diabetes

Perawatan diabetes bisa sangat sulit dan melelahkan karena konsistensi adalah kunci utama. Klinik Mayo menyebutkan bahwa Anda mungkin telah melakukan semua yang direkomendasikan dokter, tetapi gula darah tetap tinggi. Jika sudah begini, Anda tentu membutuhkan dukungan dan peran orang-orang terdekat Anda, seperti keluarga agar perawatan diabetes terus berlanjut dan Anda tidak berkecil hati..

Perawatan diabetes setiap orang berbeda

Meskipun keduanya berusaha mempertahankan kadar gula darah normal, pengobatan diabetes untuk setiap orang dengan diabetes tentu berbeda.

Keluarga dapat mengambil peran penting dalam pengobatan diabetes dengan mengetahui kondisi pasien. Biasanya, perawatan penderita diabetes sangat tergantung pada gejala dan kondisi pasien.

Rencana perawatan diabetes yang berhasil untuk satu orang mungkin tidak bekerja dengan baik untuk orang lain.

PB PERKENI Koordinator Dalam Negeri, Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo Sp.PD-KEMD, mengatakan bahwa kolaborasi beberapa pihak diperlukan untuk keberhasilan pengobatan penyakit kronis ini.

"Apa saja tipe diabetes yang Anda miliki, obat tidak cukup. Dia (pasien) juga membutuhkan dokter yang berkualitas, akses dan pencerahan, "kata Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo Sp.PD-KEMD saat ditemui di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (11/11) 11).

Konsistensi dan komitmen adalah kunci yang harus dipegang teguh pasien diabetes. Karena, mengatasi kondisi ini membutuhkan seumur hidup. Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan diabetes. Yang bisa dilakukan adalah mengendalikan diabetes.

"Jika sekolah terus lelah, kadang-kadang bisa menyerang. Namun, jika (pengobatan diabetes) itu penyakit kronis tidak mungkin menyerang. Jadi, olahraga pagi, terus minum obat, diet. Ini harus dilakukan terus menerus. Jika kita dapat melakukannya, kita dapat mencegah komplikasi, "lanjutnya.

Peran keluarga dalam pengobatan diabetes

Konsultasi dan diskusi dengan dokter dan tim kesehatan sangat penting dalam pengobatan diabetes. Namun, ada hal yang tidak kalah pentingnya, yaitu peran keluarga untuk memberikan dukungan penuh ketika pasien diabetes menjalani perawatan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Asosiasi Diabetes Indonesia (PERSADIA), dr. Sony Wibisono, Sp. PD., KEMD., FINASIM, menyatakan bahwa sesi konsultasi dokter hanya dilakukan dalam waktu singkat. Sementara itu, kehidupan nyata pasien dihabiskan bersama keluarga dan lingkungan luar.

"Kontak dengan petugas kesehatan dan mereka yang mengetahui kesehatan sangat penting. Tetapi berapa lama waktu yang dibutuhkan? Konsultasikan dengan dokter paling lama hanya 15 menit. Setelah itu dia (pasien) pulang untuk menemui keluarga dan lingkungannya," kata Sony Wibisono, Sp. PD., KEMD., FINASIM.

Dia menambahkan, "Pendidik itu penting, karena ada jembatan antara penjelasan dokter dan pasien. Tetapi setelah itu, siapa yang bertanggung jawab? Keluarga. Keluarga yang mengingatkan, yang mengadvokasi. Bukan hanya itu, ada juga orang-orang dekat di luar keluarga. "

Jika semua pihak yang sering melakukan kontak langsung dengan pasien sangat mengetahui kondisi diabetes dan bersedia mengambil peran, pengobatan diabetes akan dilakukan secara efektif. Karena pihak-pihak yang bertugas mengingatkan tentang konsistensi perawatan Anda untuk diabetes.

"Berapa lama kita tinggal di rumah? Ada juga lingkungan sekolah, perguruan tinggi, kantor, juga harus disosialisasikan bahwa (orang) diabetes berbeda (hidup). Makan teratur, yang kedua secara teratur minum obat, yang ketiga harus berolahraga. Siapa yang mengingatkan? Jika keduanya mengingatkan, keluarga dan lingkungan, tentu saja bisa lebih baik, "pungkas Dr. Sony Wibisono, Sp. PD., KEMD., FINASIM.

Pos Peran Keluarga dalam Mengobati Diabetes muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top