Latest News

Perawatan Pasien Jantung Bengkak

Jantung yang tidak memompa darah secara efektif, dapat menyebabkan gagal jantung kongestif. Penyakit ini bisa menyebabkan jantung bengkak.

Jantung bengkak dalam istilah medis dikenal sebagai kardiomegali. Jika Sahabat ONO mengalaminya, maka terdapat beberapa perawatan bagi Anda. Berikut adalah penjelasan mengenai perawatan untuk penderita jantung bengkak.

Batasi asupan cairan

Penderita jantung bengkak disarankan untuk membatasi asupan cairan hingga maksimal 1,5 liter per hari, namun Anda sebaiknya berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui berapa jumlah cairan yang harus Anda cukupi setiap harinya. Jika terlalu banyak mengonsumsi cairan, maka Anda bisa saja mengalami sesak napas.

Sertakan makanan yang kaya serat

Serat dapat membantu proses pencernaan makanan di sepanjang saluran pencernaan Anda, mengendalikan kadar gula darah, serta mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Sayuran, kacang-kacangan, serta buah segar mengandung serat tinggi. Setidaknya, Anda harus mengonsumsi 25-35 gram serat setiap hari.

Kurangi atau jauhi minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol dapat memengaruhi detak jantung Anda dan memperparah jantung bengkak. Konsumsi alkohol juga dapat memengaruhi obat-obatan untuk mengobati jantung bengkak.

Jaga berat badan Anda

Jika memiliki berat badan berlebih, Anda disarankan untuk menurunkannya. Menjaga berat badan agar tetap ideal dapat mencegah bertambah buruk kondisi jantung. Batasi jumlah kalori yang Anda konsumsi dan rutinlah berolahraga. Sahabat ONO bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan diet dan olahraga yang baik untuk kondisi jantung bengkak.

 

Jantung merupakan organ yang sangat penting, karena memiliki peran untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh Anda ribuan kali dalam sehari. Untuk melakukan tugasnya, kesehatan jantung harus dijaga dengan baik.

Oleh karena itu, Anda disarankan agar selalu mengonsumsi makanan untuk penderita jantung bengkak, serta menerapkan pola hidup sehat seperti yang telah dipaparkan di atas. Anda bisa berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan jantung dan penanganan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top