Latest News

Perawatan Penderita Jantung Koroner

Perawatan Penderita Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner alias PJK adalah jenis penyakit jantung kronis yang menyebabkan angka kematian tertinggi di dunia. Meski begitu, bukan berarti penyakit jantung koroner tidak bisa diobati. Jika Anda baru didiagnosis penyakit jantung koroner, cari tahu pengobatan atau cara mengobati yang efektif dan sesuai dengan kondisi Anda.

Selain penggunaan obat-obatan, baik obat kimia maupun obat herbal untuk jantung koroner, dan prosedur medis yang bisa Sahabat Ono jalani, ada beberapa perubahan gaya hidup yang bisa Anda terapkan sebagai pengobatan alami untuk penyakit jantung koroner ini. Nah, jika Sahabat Ono baru saja didiagnosis PJK, maka perawatan yang bisa dikalukan antara lain:

Rehabilitasi jantung

Sehabis operasi, kemungkinan dokter akan menyarankan Anda mengikuti rehabilitasi. Dokter juga akan mewanti-wanti beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Sahabat Ono lakukan selama proses ini untuk memaksimalkan penyembuhan. Fungsi dari rehabilitasi adalah untuk membantu agar cepat pulih dan melanjutkan aktivitas senormal mungkin, Selama waktu ini Anda juga akan belajar cara menangani situasi darurat di masa pemulihan.

Masa rehabilitasi juga berguna untuk Sahabat Ono dan keluarga mengetahui cara menangani masalah fisik, emosional, atau psikologis yang dapat terjadi setelah diagnosis PJK.

Setelah menyelesaikan rehabilitasi, penting bagi Anda untuk terus menerapkan pola hidup sehat untuk jantung demi membantu melindungi kesehatan Anda dan mengurangi resiko masalah jantung.

Pola makan sehat

Salah satu pengobatan jantung koroner yang juga bisa Anda lakukan dari perubahan gaya hidup adalah mengubah pola makan. Ya, agar Anda tidak mengalami masalah jantung yang lebih serius, lebih baik mulailahpilih makanan yang baik untuk jantung. Tidak hanya itu, hindari juga makanan berkalori tinggi, makanan tinggi gula, dan makanan tinggi garam yang akan memperparah penyumbatan pada pembuluh darah. Ganti pola makan tinggi kalori dengan mengonsumsi makanan tinggi serat.

Lebih cermatlah dalam memilih makanan. Nama lain garam sering disamarkan sebagai natrium alginat, natrium sulfit, natrium kaseinat, disodium fosfat, natrium benzoat, natrium hidroksida, monosodium glutamat (MSG), atau natrium sitrat.

Tak hanya porsi dan kandungan dalam makanan, jadwal makan juga perlu Sahabat Ono perhatikan agar tidak terbiasa makan berlebihan. Atur porsi makanan sesuai dengan kebutuhan kalori Anda. Sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter gizi tepercaya.

Olahraga secara rutin

Olahraga adalah kebiasaan sehat yang harus dilakukan oleh semua orang, termasuk Anda yang baru saja terdiagnosis kena penyakit jantung koroner. Dengan berolahraga rutin, lemak-lemak yang sebelumnya tertimbun di dalam tubuh dan membuat pembuluh tersumbat dapat terbakar, risiko serangan jantung pun semakin rendah.

Sebelum melakukan olahraga, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter jenis olahraga apa yang boleh dilakukan dan seberapa intensitas olahraga yang aman. Pastikan Sahabat Ono memilih olahraga yang baik untuk jantung dan usahakan untuk melakukan olahraga setiap hari, meskipun dalam durasi yang tak terlalu lama.

Hindari stres dan faktor yang menyebabkan stres

Stres adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan pembuluh darah Anda tersumbat dan oksigen tidak sampai ke jantung. Wajar memang bila seseorang mengalami tekanan dan stres. Namun yang terpenting adalah bagaimana mengelola stres tersebut.

Mengelola stres yang mungkin muncul juga termasuk pengobatan alami yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi penyakit jantung koroner. Sahabat Ono dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang Anda sukai, untuk menurunkan tingkat stres yang Anda alami.

Istirahat yang cukup

Salah satu cara alami mengobati penyakit jantung koroner adalah beristirahat dengan teratur. Pasalnya, kurang tidur bisa menyebabkan Anda berisiko penyakit jantung koroner. Oleh karena itu,  bila Anda sudah mengalami penyakit tersebut, kebiasaan begadang hanya membuat kondisi kesehatan Anda semakin buruk.

Dalam berbagai penelitian diketahui bahwa orang yang durasi tidurnya kurang dari 7 jam per malam memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Tidak merokok

Kebiaaan merokok memiliki pengaruh buruk terhadap kesehatan jantung. Maka itu, setelah didiagnosis atau melakukan pengobatan jantung koroner, Sahabat Ono harus menghindari rokok sama sekali. Kandungan nikotin dalam rokok dapat menyempitkan pembuluh darah, alhasil jantung jadi bekerja lebih keras.

Selain itu, kandungan karbon monoksida pada rokok dapat mengurangi kadar oksigen dalam darah dan merusak lapisan pembuluh darah. Berhenti merokok adalah salah satu cara pengobatan alami untuk penyakit jantung koroner. Pasalnya, jika kebiasaan ini diteruskan, risiko mengalami serangan jantung pun makin meningkat.

Cek kadar kolesterol rutin

Kolesterol tinggi adalah salah satu penyebab serangan jantung mendadak. Untuk Anda yang sudah didiagnosis kondisi penyakit jantung koroner, baiknya mulai cek rutin kadar kolesterol dalam darah.

Kebanyakan orang yang mengidap penyakit jantung koroner harus mencapai batas kolesterol LDL di bawah 130 miligram per desiliter (mg / dL), atau 3,4 milimol per liter (mmol / L). Namun apabila keadaan jantung Anda sehat dan tidak memiliki faktor risiko lain untuk penyakit jantung, target Anda kolesterol LDL mungkin baiknya berada di bawah 100 mg / dL (2,6 mmol / L).

Jaga tekanan darah di angka normal

Jangan lupa untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Umumnya butuh 1 tahun sekali memeriksa tekanan darah apabila kondisi kesehatan Anda normal.  Apabila Anda sudah didiagnosis mengalami penyakit jantung koroner, dokter mungkin akan menyarankan cek tekanan darah tiap 6 bulan kali. Tekanan darah normal umumnya dengan angka 120 sistolik dan 80 diastolik, sebagaimana diukur dalam milimeter air raksa (mm Hg).

Kontrol kondisi diabetes

Menjaga dan mencegah kondisi diabetes Anda memburuk sangat penting dalam pengobatan untuk penyakit jantung, terlebih bila Anda juga didiagnosis memiliki penyakit jantung koroner.

Banyak beberapa penelitian yang telah menunjukkan bahwa obat-obatan seperti statin, aspirin, ACE-inhibitor dan beta-blocker untuk penyakit jantung memiliki manfaat yang lebih besar pada penderita diabetes. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mulai rajin menggunakan obat-obatan ini sesuai resep. Obat-obatan ini juga akan membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah Anda, yang akan mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top