Latest News

Psst, Jangan Cepat Jatuh Cinta Jadi Benci Cepat!

Sebenarnya Anda tidak perlu terburu-buru dalam urusan cinta, Anda hanya harus menunggu, percaya dan memberi waktu cinta untuk berkembang dan tumbuh lebih dalam. Tetapi beberapa orang mungkin jatuh cinta dengan cepat, tetapi pada akhirnya muncul kebencian. Sebenarnya, mengapa orang jatuh cinta dan saling membenci dengan cepat?

Hati-hati, cepat jatuh cinta bisa bikin benci nantinya

Anda mungkin bisa dengan cepat jatuh cinta, tetapi beberapa waktu kemudian kebencian akan muncul, tentu saja masih di pasangan yang sama. Ini sebenarnya bisa dijelaskan dalam penjelasan ilmiah.

Ya, beberapa peneliti berpendapat itu cinta adalah bentuk kegilaan Sementara itu, kegilaan manis yang memungkinkan Anda mengabaikan kekurangan orang yang dicintai sampai Anda akhirnya bangun dan rasanya berubah menjadi kebencian.

Tapi tenang, tidak semua orang yang cepat jatuh cinta bisa langsung mengubah kebencian. Di sana juga ditemukan cinta sejati dengan cepat dan hubungan yang langgeng hingga kematian berpisah.

Mungkin yang dirasakan bukan cinta sejati

Jadi, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa orang yang cepat jatuh cinta dan tertarik pada pasangannya cenderung timbul kebencian dalam waktu singkat. Penelitian tersebut mengamati perilaku beberapa pria muda yang diminta menyeberang jembatan dan kemudian bertemu seorang wanita di ujung jembatan. Ada dua pengantin yang disediakan oleh para peneliti, yaitu jembatan jompo dan jembatan yang baik.

Belakangan, diketahui bahwa beberapa pria yang menyeberangi jembatan yang bobrok itu sebagian besar tertarik pada wanita di ujung jembatan. Sementara kelompok pria yang menyeberangi jembatan yang baik tidak merasakan apa-apa.

Para ahli menyatakan bahwa minat bahwa kelompok pria yang melintasi jembatan reyot ini sebenarnya bukan karena alasan jatuh cinta atau menyukai. Ini karena selama pria melewati jembatan jompo, mereka mengalami peningkatan hormon adrenalin. Hormon adrenalin membuat jantung berdetak lebih cepat, pernapasan menjadi lebih cepat, dan memengaruhi emosi pria.

Pada akhirnya, kelompok pria ini menganggap bahwa ini adalah tanda bahwa mereka tertarik pada wanita di ujung jembatan. Sementara pria yang melintasi jembatan yang baik tidak mengalami perubahan hormon ini dan tidak merasakan minat yang sama.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa seseorang dapat dengan mudah merasa tertarik dan kemudian merasakan dirinya jatuh cinta. Padahal, cinta butuh waktu lama untuk tumbuh lebih dalam.

berkelahi dengan pacar

Sebenarnya, suka dan benci menyebabkan efek fisiologis yang sama

Orang yang merasa suka atau tertarik pada seseorang dapat salah menafsirkan apa yang mereka rasakan saat itu. Karena perubahan tubuh yang terjadi ketika itu hampir sama dengan cinta. Bahkan, perubahan ini juga terjadi ketika Anda merasa benci dengan seseorang.

Perubahan atau efek fisiologis yang akan muncul adalah jantung berdebar, sesak napas, dan aliran darah lebih cepat. Semua hal ini benar-benar terasa ketika Anda merasa benci atau tertarik pada seseorang. Ini kemudian membuat seseorang sangat mudah jatuh cinta dan berakhir dengan cepat membenci, karena gejalanya terasa sama saat itu.

Cinta butuh waktu, itu tidak bisa secepat kilat

Mungkin hal yang membuat kebencian datang begitu tiba-tiba adalah karena Anda terlalu cepat menyimpulkan bahwa Anda sedang jatuh cinta. Ya, menyukai dan tertarik pada seseorang sebenarnya masuk akal tetapi tentu saja itu tidak berarti cinta.

Cinta membutuhkan proses, terutama jika Anda ingin selalu bersamanya dan menghabiskan sisa waktu bersama pasangan. Cinta tidak hanya mendapatkan sesuatu dari pasangan yang membuat bahagia, tetapi juga memahami karakter dan mengerti

Jika Anda terburu-buru untuk jatuh cinta maka ketahuilah berbagai kekurangan pasangan Anda dan Anda belum siap menerimanya, bisa jadi cinta yang Anda katakan sebelumnya berubah menjadi kebencian.

Terlalu cepat dalam bercinta bisa jadi hanya perasaan sesaat yang pada akhirnya membuat Anda tidak merasakan kesenangan dan keindahan dalam suatu hubungan.

Ini juga dapat mengganggu romansa Anda dan pasangan. Biasanya orang yang cepat jatuh cinta, akan lebih sering bersemangat untuk menjalani hubungan di awal dan mudah bosan dan tampak malas di akhir hubungan mereka.

Lebih baik berlari perlahan dan menikmati waktu pendekatan dan pasangan Anda sampai Anda dan pasangan merasa siap untuk berkomitmen.

Pos Psst, Jangan Cepat Jatuh Cinta Jadi Benci Cepat! muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top