• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Rambut Lansia Rentan dan Rentan Menipis, Bagaimana Cara Merawatnya?

Perawatan rambut tidak hanya penting bagi kaum muda. Bertambahnya usia, kalau begitu rambut abu-abu akan tumbuh lebih dan lebih. Di sisi lain, pria lanjut usia rentan mengalami kebotakan, yang biasanya dimulai saat menginjak usia 50 tahun. Oleh karena itu, rambut para lansia juga harus dirawat demi menjaga kesehatan dan kilau indahnya. Simak tips berikut ini.

Cara merawat rambut lansia

Berikut beberapa cara Anda dapat melakukannya sendiri, atau dengan bantuan orang lain:

1. Ketahui jenis rambut dan shampo yang sesuai

Memilih sampo untuk keramas sebaiknya tidak sembarangan dalam merawat rambut lansia. Ketahui dulu jenis rambutnya, apakah berminyak, kering, atau rapuh dan mudah rontok. Dengan demikian, Anda bisa menyesuaikan jenis sampo sesuai kebutuhan rambut Anda.

Secara umum shampo untuk rambut kering harus mengandung bahan aktif yang bersifat melembabkan dan memicu produksi minyak alami di kulit kepala, misalnya. minyak kelapa, minyak alpukat, Minyak argan, atau minyak biji anggur.

Sedangkan rambut berminyak rentan berketombe. Oleh karena itu, hindari shampo yang mengandung terlalu banyak kandungan pelembab. Carilah sampo yang mengandung selenium sulfida, atau zinc pyrithione, untuk mengontrol aktivitas kelenjar minyak di kulit kepala.

Untuk rambut yang telah membuatku mulaijeruk nipis, pilih sampo dengan label & # 39;menambah volume & # 39; dan yang mengandung pantenol untuk memberi sedikit volume pada rambut Anda. Sering keramas dapat membantu mencegah rambut lepek, yang membuat rambut tampak lebih tipis. Rambut yang sering dikeramas akan mengembang dan tampak lebih tebal.

Rambut tipis tidak mencolokGunakan kondisioner karena dapat membuat rambut Anda lebih terlihat lepek dan tidak ada volume. Jika Anda bingung dengan jenis rambut Anda, pilihan yang aman adalah menggunakan sampo bayi.

2. Pilih makanan dan vitamin yang bermanfaat bagi rambut

Selain produk perawatan rambut luar, asupan makanan juga penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan rambut. Sumber makanan tinggi protein (telur, susu, kacang-kacangan, ikan, unggas, daging), zat besi (kacang-kacangan, kerang, tiram, biji labu, bayam), asam lemak omega-3 (salmon, sarden, keju, yogurt) dapat membantu Anda menjaga kesehatan rambut dari dalam. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen biotin untuk membantu mengurangi atau mencegah rambut rontok.

3. Perhatikan suhu air

Saat merawat rambut lansia, penting untuk memperhatikan momen sakral. Pastikan suhu air yang digunakan untuk mandi cukup hangat. Sangat penting untuk memperhatikan suhu air mandi perawat lansia. Karena air yang terlalu panas bisa membuat kulit dan rambut cepat kering, karena mengikis lapisan sebum di kulit kepala. Akibatnya rambut rawan bercabang.

Sedangkan mandi dengan air dingin berisiko menyebabkan tubuh lansia mengalami hipotermia dan denyut nadinya melemah. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mandi air dingin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Jika tidak segera ditangani, aliran darah ke organ vital Anda seperti jantung dan otak bisa tersumbat. Jika organ vital Anda tidak disuplai darah kaya oksigen, akibatnya bisa fatal.

Usahakan untuk menyediakan air hangat atau suam-suam kuku bagi orang tua untuk mandi. Sebelumnya Anda bisa mengujinya dengan mencelupkan tangan Anda ke dalam air untuk mengetahui apakah airnya terlalu dingin atau terlalu panas.

Pos Rambut Lansia Rentan dan Rentan Menipis, Bagaimana Cara Merawatnya? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top