• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Rekomendasi dan pantangan makanan saat amandel membengkak

Agar cepat sembuh, sebaiknya makan dan minum yang cukup jika sedang sakit. Sayangnya, tonsilitis membuat Anda sulit makan dan minum. Jadi jangan kena gejala nyeri saat menelan itu membuat Anda tidak makan atau minum sama sekali, ya. Pilih makanan yang tepat sehingga mengurangi rasa sakit dan juga mematuhi daftar tidak boleh bagi penderita tonsilitis.

Rekomendasi makanan dan minuman untuk amandel yang bengkak

Penderita radang amandel (tonsilitis) Dianjurkan untuk mengonsumsi asupan padat nutrisi yang mudah ditelan untuk mengurangi infeksi dan mempercepat penyembuhan. Pasalnya, tonsilitis membuat amandel membengkak, sehingga penderita sulit menelan makanan.

Pilihan makanan utama bagi penderita amandel sebaiknya makanan yang empuk dan tidak terlalu panas. Jenis makanan dan minuman berikut direkomendasikan:

1. Permen pelega tenggorokan

Menurut studi di jurnal AAPS PharmSciTech, tablet hisap atau tablet hisap mengandung akar licorice atau mentol yang memiliki sifat anti-inflamasi. Artinya, mengonsumsi tablet hisap bisa membantu mengurangi radang tenggorokan dan bengkak akibat radang amandel.

Namun, makanan untuk radang tenggorokan ini sebaiknya tidak diberikan kepada anak yang masih kesulitan menelan makanan padat.

2. Air garam

Radang amandel juga bisa menyebabkan tenggorokan terasa panas, kering dan perih. Berkumurlah dengan air garam. dapat meredakan gejala radang tenggorokan sekaligus meredakan radang amandel yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Campurkan 1/2 sendok garam ke dalam 1 gelas air, tapi pastikan airnya tidak terlalu panas. Aduk garam sampai larut. Kami menganjurkan agar Anda berkumur selama 30-1 menit dan melakukannya beberapa kali sehari.

3. Yogurt dan sayuran

Makanan saat amandel sedang membengkak idealnya memiliki tekstur yang lembut agar lebih mudah tertelan. Tak perlu khawatir kehabisan ide, karena Anda bisa membuat makanan olahan dengan menggunakan yogurt, puding, smoothie.

Selain lembut dan mudah untuk ditelan, makanan untuk penderita tonsilitis ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, tubuh akan lebih kuat melawan infeksi bakteri penyebab tonsilitis. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsi yogurt yang terlalu manis.

Anda tetap bisa mengonsumsi sayuran seperti wortel dan kol dengan cara memasaknya hingga teksturnya melunak sebelum dikonsumsi.

4. Air

Tetap terhidrasi selama tonsilitis sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Pasalnya, dehidrasi bisa memperlambat proses penyembuhan dan memperparah nyeri pada amandel yang bengkak

Kebutuhan cairan yang cukup saat sakit bisa dilakukan dengan banyak minum air putih, minimal 2 liter sehari. Minuman lain seperti jus buah atau jus buah tanpa gula juga bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan cairan Anda. Saat meminumnya, pastikan suhunya suam-suam kuku atau dingin untuk mencegah rasa sakit lebih lanjut amandel.

5. Es krim

Meski efeknya hanya sementara, makanan dingin seperti es krim disinyalir efektif meredakan nyeri dan pembengkakan amandel. Kadang-kadang selama masa pengobatan, Anda atau anak yang menderita radang amandel boleh mengonsumsi es krim atau minuman dingin untuk mengurangi rasanya. sakit tenggorokan dan amandel bengkak.

6. Teh dan madu

Kombinasi teh hangat dan madu bisa jadi senjata ampuh melawan radang amandel. Pasalnya, jenis teh tertentu, seperti teh jahe, memiliki sifat anti peradangan yang berpotensi mengurangi peradangan amandel.

Tak kalah bermanfaat, madu juga mengandung senyawa antibakteri yang berfungsi melawan infeksi di area tersebut.

Pantang makan dan minum untuk tonsilitis

bagaimana mengurangi makan gorengan

Kalau tidak kunjung sembuh pun tonsilitis telah diobati, bisa jadi salah satu penyebabnya berasal dari kebiasaan makan Anda. Berikut adalah pantangan makanan dan minuman yang perlu dipatuhi untuk mencegah tonsilitis semakin parah.

1. Makanan yang keras dan berlemak

Makanan yang keras atau memiliki tepi tajam dapat melukai amandel dan kerongkongan. Ini akan menyebabkan lebih banyak rasa sakit pada amandel yang membengkak.

Sebelum sembuh total, penderita tonsilitis perlu menghindari berbagai jenis kue, roti kering, kacang-kacangan, gorengan hingga garing, dan penganan lainnya dengan tekstur renyah.

2. Minuman yang terlalu panas

Saat amandel membengkak, hindari minuman panas, jus buah yang tinggi asam, minuman berkafein tinggi, dan minuman berkarbonasi. Minuman jenis ini dapat memperburuk radang amandel dan menyebabkan iritasi sehingga menghambat proses penyembuhan.

3. Makanan bersifat asam

Selain jus buah dengan kadar asam tinggi, buah-buahan dan makanan asam juga harus dihindari saat amandel membengkak. Hindari mengonsumsi buah jeruk, acar, buah kaleng, serta jus tomat dan saus sebelum Anda benar-benar sembuh dari tonsilitis.

Penyakit radang amandel dapat menghambat asupan makanan dan cairan harian Anda, padahal keduanya sangat penting untuk proses pemulihan. Demi kesembuhan amandel yang ada di mana-mana, tidak ada salahnya sedikit bersabar untuk tidak menyantap makanan dan minuman favorit.

Rekomendasi diet dan pembatasan tonsilitis ini juga dapat diikuti untuk pasca perawatan operasi amandel.

Pos Rekomendasi dan pantangan makanan saat amandel membengkak muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top