Latest News

Rekomendasi Vitamin dan Mineral untuk Memperkuat Keropos Tulang

Obat dari dokter saja mungkin tidak cukup untuk memperkuat keropos tulang osteoporosis. Anda juga membutuhkan vitamin dan mineral untuk membantu tulang keropos mendapatkan nutrisi yang optimal agar tetap sehat. Jadi, apa pilihan terbaik?

Vitamin dan mineral untuk pengeroposan tulang

mengatasi peradangan

Keropos tulang karena osteoporosis berarti tulang itu tidak lagi memiliki kandungan mineral yang cukup di dalamnya. Berikut adalah daftar vitamin dan mineral terbaik untuk penderita keropos tulang.

Kalsium

Kalsium adalah mineral penting dalam tulang dan berfungsi untuk mempertahankan kepadatan mineral. Sebagian besar kalsium yang masuk ke tubuh ada di tulang.

Ketika seseorang terkena osteoporosis, tandanya adalah tulangnya kekurangan kalsium. Akibatnya, struktur kerangka tubuh menjadi lemah, rapuh, dan mudah patah.

Itu sebabnya penderita osteporosis membutuhkan asupan kalsium dari luar baik dari makanan maupun suplemen.

Mengkonsumsi kalsium juga sangat direkomendasikan oleh Endocrine Society. Organisasi internasional ini merekomendasikan wanita yang sedang menjalani pengobatan osteoporosis untuk mengonsumsi kalsium tambahan.

Mengacu pada tabel kecukupan gizi (RDA) dari Departemen Kesehatan Indonesia, kebutuhan kalsium harian orang dewasa berkisar antara 1000-1100 mg.

Anda dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian ini dari berbagai sumber seperti:

  • Produk susu
  • Biji chia
  • Biji bunga matahari
  • Brokoli
  • Ubi
  • Jeruk

Vitamin D

Selain kalsium, vitamin D juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang. Vitamin D membantu menyerap kalsium lebih optimal. Caranya adalah dengan menyerap kalsium di usus dan ginjal agar tidak banyak terbuang melalui urin.

Vitamin D adalah salah satu vitamin yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika Anda mengalami keropos tulang. Namun, karena tidak ada banyak makanan, banyak orang mengabaikan kebutuhan akan vitamin yang satu ini.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena matahari adalah satu sumber vitamin D. alami terbaik Menurut pedoman kecukupan gizi masyarakat Indonesia, kebutuhan kalsium harian anak-anak dan orang dewasa berkisar antara 15 hingga 20 mikrogram.

Dalam makanan, vitamin D terkandung dalam:

  • susu
  • Kuning telur
  • Hati sapi
  • tuna
  • Sarden
  • Minyak hati ikan kod

Magnesium

Magnesium adalah mineral yang membantu menjaga tulang dan gigi tetap kuat. Pada penderita osteoporosis, mengonsumsi suplemen dan makanan yang mengandung magnesium biasanya cenderung direkomendasikan.

Mineral ini bekerja bersama dengan kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon penguat tulang. Selain itu, hormon paratiroid juga membantu mengatur hormon paratiroid dengan mengendalikan kerusakan tulang.

Sumber makanan berikut kaya akan magnesium:

  • Roti gandum
  • Sayuran berdaun hijau gelap
  • Coklat hitam
  • Tahu
  • Alpukat
  • Gila
  • pisang

Kebutuhan magnesium harian orang dewasa adalah sekitar 250 hingga 350 mg. Namun, jumlah ini tidak akan cukup jika Anda makan banyak makanan olahan. Biasanya suplemen atau multivitamin adalah solusinya jika asupan magnesium Anda jauh di bawah yang seharusnya.

Vitamin K

Vitamin K adalah vitamin yang membantu kalsium mengikat dan membentuk tulang.

Sebuah studi dari jurnal Nutrisi menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi setidaknya 110 mikrogram vitamin K sehari memiliki risiko patah tulang pinggul yang lebih rendah.

Selain itu, penelitian dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition juga menunjukkan hubungan antara asupan vitamin K yang tinggi dan pengurangan risiko patah tulang pinggul.

Kondisi ini berlaku untuk pria dan wanita. Selain itu, kepadatan mineral tulang wanita juga meningkat pada mereka yang mengonsumsi makanan tinggi vitamin K.

Vitamin K umumnya ditemukan dalam makanan seperti:

  • Brokoli
  • Selada hijau gelap
  • kubis
  • bayam
  • Kubis
  • Ikan
  • Hati sapi
  • Daging
  • telur

Namun hati-hati, vitamin K dapat mengganggu kerja obat pengencer darah seperti warfarin. Karena itu, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin K ketika mengalami keropos tulang.

Kalium

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Osteoporosis InternasionalKalium memainkan peran penting dalam kepadatan mineral tulang.

Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa wanita pascamenopause yang mengonsumsi makanan tinggi kalium memiliki kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi. Atas dasar ini potasium dianggap memainkan peran dalam mengurangi keparahan osteoporosis.

Kalium juga melindungi simpanan kalsium dalam tulang dengan membantu penyerapan kalsium dalam usus. Ini dilakukan agar potasium tidak terbuang dan keluar melalui urin.

Fosfor

Fosfor adalah mineral yang memberi kekuatan dan struktur pada tulang dan gigi. Di dalam tubuh, 80 persen fosfor ditemukan dalam bentuk kristal hidroksiapatit. Fosfor termasuk zat yang bergabung dengan kalsium untuk membentuk kristal mineral. Untuk penderita osteoporosis, cobalah mengonsumsi sumber fosfor dari:

  • Produk susu
  • Gila
  • Bawang putih
  • Buah kering

Vitamin C

Dalam penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition menemukan fakta bahwa vitamin C mengurangi risiko patah tulang pinggul dan osteoporosis.

Dari hasil penelitian ini, vitamin C bisa menjadi salah satu suplemen tambahan yang dikonsumsi bersamaan dengan obat untuk pengeroposan tulang.

Namun, jika Anda berencana untuk mengonsumsi vitamin C sebagai pelengkap perawatan keropos tulang, berkonsultasilah dengan dokter Anda terlebih dahulu. Tanyakan apakah ini aman dan tidak akan mengganggu perawatan utama. Kemudian, mintalah rekomendasi untuk produk suplemen yang andal.

Selain dari suplemen, vitamin C ditemukan dalam banyak makanan berikut:

  • Jeruk
  • Jambu biji
  • Kiwi
  • Stroberi
  • nanas
  • Mangga

Sumber foto: Penerbitan Kesehatan Harvard

Pos Rekomendasi Vitamin dan Mineral untuk Memperkuat Keropos Tulang muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top