• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Sebelum Memutuskan Menikah, Kenali Pasangan Anda Berdasarkan Karakternya

Pada tahap pacaran semuanya mungkin terlihat indah dan masalah perbedaan kepribadian tidak terlalu terangkat ke permukaan. Karena itu sangat penting Anda tahu untuk mengetahui kepribadian pasangan sebelum memutuskan untuk menikah. Jangan terlalu terbuai oleh euforia kencan yang dapat membutakan mata kita dan kita cenderung mengesampingkan perbedaan kepribadian. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, maka dalam bukunya berjudul Hal yang Saya Ingin Saya Diketahui Sebelum Kita Menikah, Gary D. Chapman, PhD, menjelaskan tentang beberapa tipe kepribadian yang bisa diketahui oleh pasangan sejak dini.

1-d6a3eaed1b5b1b39172b4111f246f834.jpg

Neatnik adalah tipe yang sangat suka kebersihan, kerapian, sangat teratur dalam menata rumah dan prinsip & # 039; barang harus dikembalikan di tempat aslinya & # 039; dipegang dengan cepat. Sementara Slobs adalah tipe yang lebih santai, tidak terlalu memperhatikan kerapian dan terlihat kotor untuk tipe tersebut neatnik. Jika keduanya orang memiliki tipe pernikahan ini, maka mereka harus membuat kesepakatan bersama untuk mengurangi konflik. Misalnya, tipe suami jorok yang mengeluarkan pakaian kotor dari tempatnya akan menjadi masalah bagi istri tipe neatnik. Masalah sederhana tetapi bisa menimbulkan konflik.

2-f62c4679cff7785491bcde707f6d5db1.jpg

Laut Mati adalah tipe yang sangat pendiam, lebih memilih untuk menganalisis pasangan tanpa mengeluarkan pendapatnya jika tidak ditanya. Sementara Mengoceh Brook adalah tipe yang selalu mengungkapkan apa yang ada di benaknya dengan memberikan setiap detail dalam cerita. Jika kedua jenis sudah menikah dan belum saling mengetahui tentang pribadi masing-masing pasangannya, lalu tipenya celoteh sungai merasa tidak diperhatikan berdasarkan jenisnya laut Mati yang selalu diam. Padahal tipenya laut Mati rasakan tipe itu celoteh sungai selalu kuasai percakapan dan kendalikan.

3-1dda73c4a1d635314bea7b1d388cd5e0.jpg

Kedua tipe ini jelas sebaliknya. Dalam sebuah pernikahan, masalah yang dihadapi pasangan ini adalah perbedaan akting. Tipe agresif akan selalu memaksa tipe pasif untuk segera bertindak dan percaya bahwa & # 039; kita dapat mencapai semua ini & # 039;. Sedangkan tipe pasif memiliki pendapat lain, & # 39; Tunggu sebentar. Mungkin ada peluang yang lebih baik, jangan terburu-buru! & # 039;. Tipe pribadi pasif juga sering merasa dikendalikan oleh tipe agresif. Perbedaan ini dapat memicu konflik di antara keduanya.

4-9164a201c43322c82179f5ea8d7c4210.jpg

Mengetik profesor berpikir secara logis dan mereka sangat terobsesi dengan alasan. Semuanya pasti punya alasan logis. Padahal tipenya penari tidak menggunakan alasan, tetapi menggunakan perasaan. Bayangkan jika mereka berdua menikah tanpa mengetahui tipe dari masing-masing pasangan. Bisa jadi istri dengan tipe penari ingin mengganti cat rumah hanya karena dia suka warna cat yang baru saja dia lihat di toko cat. Sedangkan suami dengan tipe profesor tidak bisa menerima alasan itu, karena dirasa cat rumah masih 1 tahun, bagus dan tidak rusak sama sekali.

5-aaabd3a968490e1655cedba4a107ab42.jpg

Memiliki tipe suami atau istri penyelenggara memang menguntungkan. Jenis ini akan selalu direncanakan sebelumnya, misalnya hari libur. Mulai dari meneliti harga pesawat, hotel, tempat wisata yang akan dikunjungi, hingga makanan apa yang akan dimakan ketika mengunjungi suatu tempat. Semua terencana dengan sangat hati-hati. Padahal tipenya jiwa yang bebas lebih spontan dan biasanya mereka memutuskan segalanya sehari sebelumnya sesuai dengan perasaan dan keinginan mereka saat itu.

Suami dan istri dengan kombinasi kedua tipe ini sering mengalami frustrasi selama liburan karena tipe tersebut penyelenggara telah merencanakan segalanya sebelumnya dan semua rencananya telah terganggu oleh pasangan jenis itu jiwa yang bebas yang memiliki keinginan yang berada di luar rencana. Perlu untuk mengantisipasi dan mencari solusi agar keduanya dapat menikmati liburan yang menyenangkan.

Artikel ini tidak mendorong kita untuk menemukan pasangan yang harus dari tipe kita. Sama halnya dengan "manusia tidak ada yang sempurna". Tetapi mengenal pasangan Anda secara pribadi sebelum menikah dan mendiskusikannya dengan pasangan adalah satu hal yang dapat Anda lakukan ketika berkencan. Ini bisa mengantisipasi kemungkinan konflik yang muncul saat menavigasi bahtera rumah tangga.

BACA JUGA: Jangan Menikah Sebelum Memikirkan 8 Hal Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top