• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Sedih, 3 Alasan untuk K-pop Idol ini diremehkan di Industri Hiburan Korea

Selain dari drama, industri kpop adalah yang paling sering didengar oleh kami orang Indonesia dari dunia hiburan Korea Selatan. Dari zaman Super Junior ke BTS ke Wanna One seperti sekarang, tidak sedikit remaja atau bahkan wanita dewasa yang mengidolakan anggota Boy band dan band wanita, tapi sayangnya mereka sendiri sering diremehkan di negara mereka sendiri.

Seringkali kita mendengar banyak netizen Korea mengeluh ketika seorang idola membintangi sebuah drama karena dianggap tidak sesuai dengan tingkat aktris dan aktor Korea. Mengapa demikian?

1. Netizens hanya memanggil berhala

exo-next-door-23a1babcb81db7ada5b8add171f7ccd9.jpgsoompi.com

Bahkan penampilan modal yang keren ternyata menjadi kelemahan mengapa idola masih dianggap sebagai kasta terendah di industri hiburan Korea. Oleh karena itu, seringkali penampilan idola terbaru menjadi desakan memarahi atau bahkan memuji dari netizen.

Mereka dianggap hanya beruntung untuk debut dengan rekan-rekan mereka dengan penyediaan lagu dan tarian sehingga mereka tidak meninggalkan kesan yang mendalam pada penonton. Sebenarnya ada lebih dari 50 grup yang debut di Korea Selatan setiap tahun sehingga jika mereka tidak bersinar terlalu baik dengan kemampuan mereka, sulit untuk terus berjalan.

2. Tidak mendapatkan pelatihan penuh

apink-5322b586891c9490d3ece88caa669e0d.jpgkstarnews.co.id

Pernahkah Anda mendengar bahwa Suzy, Yoona dan bahkan Joy dikritik karena menjadi pemain utama dalam sebuah drama? Secara umum, netizen berkomentar bahwa mayoritas idola tidak bisa bertindak karena mereka sibuk dengan jadwal pertunjukan mereka. Meski tidak sepenuhnya salah, beberapa idola yang berpotensi menjadi aktor dan aktris tidak mendapatkan kelas akting maksimal dilihat dari penampilan mereka di depan layar yang masih kaku.

Khususnya bagi para idola yang tiba-tiba mendapatkan tawaran untuk menjadi pemain atau pemain utama dalam program-program tertentu, begitu mereka melakukan kesalahan kecil, mereka bisa menjadi netizen. Idola yang bertahan di tengah situasi seperti ini biasanya mereka yang ingin belajar secara individual bagaimana industri hiburan bekerja di Korea karena pada akhirnya masa kejayaan boyband dan girlband ada batasnya.

3. Asumsi media dan permainan agen

tujuh belas daftar-fb46b8b8d8e0f4d6c952f8b43a448b5d.jpgkpoptiny.blogspot.com

Satu rahasia umum yang cenderung tidak diketahui oleh penggemar internasional adalah bahwa beberapa agensi besar memiliki kemampuan untuk mengelola media mulai dari promosi hingga skandal. Terkadang agensi memiliki cara sendiri untuk mengangkat nama salah satu artis dengan terus membombardir berita ke setiap lini media massa sampai publik terbiasa dengan berita artis.

Ini direalisasikan lebih cepat oleh netizen Korea dan anggapan ini sangat erat dengan anggota boy band dan girl band karena popularitas mereka yang meningkat pesat dibandingkan dengan aktor, pembawa acara dan pelawak yang membutuhkan waktu yang relatif lama untuk diakui oleh publik.

Jadi, bersabarlah jika idola Anda masih diremehkan di negaranya. Percayalah, waktu pasti bisa membuktikan kemampuannya yang sebenarnya.

BACA JUGA: 4 Drama Korea Jelaskan Beratnya Kehidupan Kerja untuk Milenium

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top