Latest News

Sedikit Terluka Saat Bermain, Lakukan Ini Sebagai Pertolongan Pertama

Pada usia 1-3 tahun, keingintahuan Si Kecil mendorongnya untuk menjelajah dan bermain. Ketika dia berlari, bermain bola, atau bermain sepeda, dia bisa jatuh atau melukai dirinya sendiri sehingga timbul lepuh. Pada saat-saat seperti ini, orang tua perlu tahu cara yang tepat untuk merawat luka pada anak-anak.

Sehingga luka sembuh dengan cepat dan menghindari terjadinya infeksi, lakukan cara-cara berikut untuk mengobati luka pada anak-anak.

Cara mengobati luka pada anak-anak

terbakar pada anak-anak

Usia 1-3 tahun kecil belajar menyeimbangkan tubuh dengan kakinya. Mereka menyalurkannya melalui kegiatan seperti bermain sepeda, memanjat, berjalan, atau berlari. Tidak jarang saat melakukan aktivitas ini, mereka terjatuh dan secara tidak sengaja melukai diri sendiri. Kulit yang terluka menyebabkan kuman mudah masuk.

Kulit adalah organ terluar yang bertugas melindungi organ dalam. Kulit memberikan perlindungan terhadap kuman, seperti bakteri, jamur, dan virus yang hidup di permukaan kulit.

Kulit rusak oleh abrasi atau luka lecet, ada kemungkinan besar bahwa kuman memasuki tubuh dan menyebabkan infeksi. Ketika anak Anda menderita cedera saat bermain, ibu tidak perlu khawatir. Lakukan cara ini untuk mengobati luka pada anak-anak.

1. Cuci luka dengan air mengalir

Cara pertama untuk mengobati luka pada anak-anak adalah membersihkan luka sesegera mungkin. Bilas luka dengan air dingin. Buang kotoran, pasir, tanah atau kerikil di area yang terbuka.

2. Gunakan antiseptik

Setelah dibersihkan dengan air mengalir, gunakan larutan antiseptik sebagai cara kedua untuk mengobati luka bayi Anda.

Larutkan cairan antiseptik dalam segelas air sesuai dengan aturan penggunaan. Rasanya sedikit sakit, tetapi membersihkan luka dengan cairan antiseptik dapat mencegah infeksi.

3. Bersihkan dengan air hangat

Setelah menggunakan larutan antiseptik, jangan lupa untuk tetap membersihkan daerah sekitar luka dengan air hangat. Rendam handuk kecil dengan air hangat, lalu bersihkan area di sekitar luka dengan lembut.

Jangan gunakan kain wol untuk membersihkannya, karena dapat meninggalkan serat di area yang dibersihkan.

4. Bersihkan bagian luar luka

Kapan bersihkan lukanya, jangan lupa untuk menghapusnya di luar luka. Ini mencegah kotoran kembali ke luka.

5. Tutupi luka dengan perban

Cara selanjutnya untuk mengobati luka pada anak-anak adalah menutup luka dengan perban. Lakukan langkah-langkah di atas secara berurutan agar luka sembuh secara optimal.

Ajari anak Anda untuk melakukan perawatan luka

Setelah menggunakan perban, anak Anda mungkin tergoda untuk membuka atau bermain dengan perban. Di sini, ibu perlu mengingatkan bahwa lukanya harus ditutup agar sembuh sepenuhnya, sehingga ia dapat kembali bermain.

Untuk itu, teruslah mengajari anak Anda cara merawat dan mengobati luka.

1. Periksa luka setiap hari

Dorong anak Anda untuk terus memeriksa lukanya. Tanyakan padanya bagaimana perasaannya, sehingga ibu tahu apakah lukanya sembuh perlahan. Jika luka tidak pernah sembuh atau tampak merah, bengkak, terasa hangat, atau lunak, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

2. Ganti balutan setiap hari

Ganti perban secara teratur saat basah. Misalnya ketika dia berkeringat atau terkena air. Setelah luka sembuh, Anda tidak perlu membalut lagi bayi Anda. Mengubah balutan dapat dilakukan sebagai cara untuk mengobati luka pada anak-anak. Lepaskan perban jika luka mengering. Tetapi jika luka menjadi iritasi lagi, segera tutup kembali dengan perban.

3. Ingatkan anak Anda untuk tidak merobek luka kering

Anda dapat mengambil perban 2-3 hari sesudahnya. Ketika luka kering, ingatkan anak Anda untuk tidak merobek, menyentuh, atau menariknya dengan jari-jari Anda karena itu dapat menimbulkan risiko infeksi. Beri tahu si kecil Anda, membiarkan luka adalah cara merawat luka.

Jangan khawatir lagi, sekarang Anda bisa menerapkan tindakan pertolongan pertama dan perawatan luka untuk si kecil Anda. Luka dapat diobati dengan cepat dan menghindari infeksi.

Pos Sedikit Terluka Saat Bermain, Lakukan Ini Sebagai Pertolongan Pertama muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top