• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Ssst … Ternyata Alasannya Sering Meludah Saat Hamil!

Saat Anda hamil, beberapa wanita lebih sering meludah. Meski tidak semua wanita mengalaminya, tetapi kondisi ini cukup normal pada wanita hamil. Meski begitu, apa yang bisa menjadi penyebab kondisi ini? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Penyebabnya sering diludahi selama kehamilan

Dalam kondisi normal, air liur (air liur) yang diproduksi oleh kelenjar ludah adalah 1,5 liter sehari. Sementara selama kehamilan, sangat mungkin bahwa kelebihan air liur diproduksi oleh kelenjar ludah.

Meski begitu, kondisi ini masih tergolong normal dan tidak berbahaya, sehingga wanita hamil yang mengalaminya tidak perlu khawatir. Umumnya kondisi ini terjadi pada wanita yang mengalaminya morning sickness atau mual.

Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan sering meludah selama kehamilan.

1. Perubahan hormon

Meskipun masih belum pasti, perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan membuat air liur ibu hamil bertambah, sehingga sering diludahi.

2. Mual

Saat merasa mual, ibu hamil cenderung malas menelan karena takut mual akan timbul lagi.

Ini menyebabkan produksi air liur meningkat di mulut, yang membuat wanita sering menjadi ludah selama kehamilan. Biasanya, kondisi ini dialami oleh orang yang mengalaminya morning sickness yang cukup parah di awal kehamilannya.

3. Mulas atau sensasi terbakar di dada

Heartburn telah menjadi salah satu hal yang biasa dialami oleh ibu hamil. Asam dalam lambung yang naik dapat melukai kerongkongan, sehingga sensor asam yang ditemukan di kerongkongan memicu produksi air liur dengan konsentrasi bikarbonat yang lebih besar.

Jadi, setiap kali Anda menelan, air liur akan membasahi dinding kerongkongan dan membantu menetralkan naiknya asam lambung.

4. Kondisi kesehatan tertentu

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan iritasi di daerah mulut, seperti merokok, kerusakan gigi, atau masalah mulut lainnya yang dialami ibu hamil sehingga keinginan untuk meludah lebih besar. Tidak hanya itu, penggunaan obat-obatan tertentu dan penyakit tertentu dapat memicu peningkatan produksi air liur.

Mengatasi masalah peningkatan produksi air liur

Peningkatan produksi air liur selama kehamilan bukanlah suatu kondisi yang dapat dicegah, tetapi dapat diatasi. Karena itu, wanita hamil tidak perlu khawatir jika mereka sering meludah ketika hamil. Terima persyaratan ini dan jangan membebani pikiran. Sebaliknya, hadapi hal-hal berikut.

1. Minumlah lebih banyak air

Dengan Konsumsilah lebih banyak air, ibu hamil bisa menelan lebih banyak air liur daripada tidak mengonsumsi air sama sekali. Paling baik jika Anda hamil, Anda membawa botol minum ke mana pun Anda pergi sehingga Anda bisa minum sedikit demi sedikit air. Dengan sering minum, Anda mungkin dapat mengurangi frekuensi meludah selama kehamilan.

2. Menjaga gigi dan mulut bersih

Karena salah satu hal yang berpotensi meningkatkan produksi air liur adalah masalah kesehatan mulut, Anda harus selalu menjaganya. Misalnya, rajin menyikat gigi dan gunakan obat kumur setelah itu. Jika Anda merasa mual, gunakan pasta gigi dan obat kumur yang tidak terlalu bau dan segar.

Saat menyikat gigi dan mencuci mulut, Anda akan membuang lebih banyak air liur ke dalam mulut di tempat yang tepat, sehingga Anda tidak akan meludah dengan sembarangan selama kehamilan.

3. Mengunyah permen tanpa gula

Metode lain dari meludah adalah memakan permen. Tapi, bukan sembarang permen, ya. Lebih baik memilih permen yang tidak mengandung gula sehingga Anda bisa sering mengunyah permen. Tidak hanya permen, jika Anda lebih suka menghisap es batu, Anda bisa mengunyah es batu untuk menghindari mual.

4. Sering makan tetapi dalam jumlah kecil

Berkurangnya frekuensi makan bisa menjadi salah satu alasan Anda meludah lebih sering selama kehamilan. Sayangnya, jika Anda mual, nafsu makan Anda akan hilang sehingga Anda akan malas makan. Jika demikian, Anda semakin sulit untuk mengatasi kondisi yang sering diludahi selama kehamilan.

Karena itu, Anda harus tetap makan agar produksi air liur tidak meningkat. Untuk menghindari mual, cobalah makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi Anda tetap terpenuhi tetapi Anda tidak perlu merasa mual karena Anda hanya makan dalam jumlah kecil. Jika Anda melakukannya, mungkin frekuensi meludah juga akan berkurang.

5. Bawalah tisu atau kain pembersih

Jika kondisi ini masih mengganggu Anda, terutama saat bepergian, Anda harus membawa kain atau tisu saat berada di luar rumah. Anda dapat menggunakan tisu atau kain untuk wadah meludah yang bisa Anda buang jika ludahnya penuh. Karena, Anda bisa berada di ruangan tertutup sehingga Anda tidak bisa meludah dengan bebas.

Pos Ssst … Ternyata Alasannya Sering Meludah Saat Hamil! muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top