• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Sudah Ditarik dari Distribusi, Ranitidin Sekarang Dijual Lagi di Pasar

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan penarikan obat ranitidin dari pasar. Ini dilakukan karena senyawa ini diduga mengandung senyawa yang dapat memicu kanker. Namun kini, BPOM telah mengeluarkan surat edaran resmi yang menyatakan bahwa ranitidin dapat diedarkan kembali. Mengapa demikian?

Alasan ranitidin diedarkan lagi di pasar

obat untuk asam lambung

Ranitidine adalah obat yang digunakan untuk mengobati bisul perut dan usus.

Ternyata obat yang cukup populer di Indonesia itu dilarang beredar di pasaran karena mengandung senyawa yang dapat memicu sel kanker, yaitu N-nitrosodimethylamine (NDMA).

Pengumuman ini disiarkan di situs resmi BPOM Jumat lalu (11/10).

Beberapa produk ranitidine terbukti mengandung NDMA meskipun dalam jumlah yang relatif kecil. Namun, jumlah kecil ini diduga bisa memicu kanker jika dikonsumsi dalam waktu lama.

Ini adalah dasar bagi BPOM untuk meminta produsen ranitidin untuk sementara waktu menghentikan produksi, distribusi, dan penarikan produk mereka.

ranitidine dan omeprazole

Namun, berdasarkan surat edaran resmi yang terdapat di situs webnya, Kamis (21/11), BPOM mengumumkan lisensi ranitidin untuk diedarkan kembali.

Menurut BPOM, setelah melakukan penelitian dan pengujian laboratorium kontaminasi N-nitrosodimethylamine (NDMA) di ranitidine di pasaran, beberapa produk dinyatakan aman.

Itu karena penelitian global sepakat bahwa batas kontaminasi NDMA yang diizinkan adalah 96 ng / hari.

Artinya, beberapa produk tidak melanggar ambang batas ini sehingga dapat digunakan dalam pengobatan.

Tersedia 37 obat ranitidin yang secara resmi dapat diedarkan kembali. Di luar itu, produk dinyatakan ditarik dari peredaran dan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang obat ranitidine, Anda dapat memeriksanya Halaman BPOM atau aplikasi Periksa BPOM.

Manfaatnya bisa didapat dari ranitidine

manfaat ranitidin

Mungkin sebagian dari Anda tidak tahu betul apa sebenarnya manfaat yang dihasilkan dari ranitidin.

Ranitidine adalah obat yang bekerja untuk mengurangi kadar asam lambung di perut, sehingga gejala tukak lambung dapat diatasi dan dicegah, seperti maag dan mulas.

Selain itu, Anda juga dapat mengatasi masalah kesehatan lainnya dengan ranitidine, seperti:

  • Mengobati refluks asam lambung atau esophagetis erosif
  • Membantu mengatasi berbagai penyakit lambung dan kerongkongan
  • Mengobati gejala yang timbul karena kadar asam lambung yang terlalu tinggi

Aturan untuk menggunakan ranitidin

ranitidine ditarik

Beberapa produk ranitidine yang diedarkan ulang di pasaran masih dapat dikonsumsi tanpa resep dokter.

Namun, Anda masih perlu memperhatikan instruksi untuk menggunakan obat yang tercantum pada kemasan produk. Jika Anda ragu, tanyakan kepada apoteker yang berjaga-jaga tentang aturan penggunaan.

Biasanya, ranitidine diminum secara oral, atau diminum langsung baik dengan atau tanpa makanan.

Obat-obatan biasanya dikonsumsi sebanyak 1 hingga 2 kali sehari sesuai dengan instruksi dokter atau tercantum pada kemasan obat.

Dalam kondisi tertentu, ranitidine dapat dikonsumsi hingga 4 kali sehari.

Namun, jika Anda hanya meminumnya sekali sehari, cobalah mengkonsumsinya setelah makan malam atau sebelum tidur.

Selain itu, setiap orang memiliki batas dosis yang berbeda. Biasanya, ini tergantung pada usia, kondisi medis, dan respons tubuh seseorang.

Jangan minum obat ini selama lebih dari 14 hari. Jika sudah lebih dari dua minggu tetapi kondisinya belum membaik, silakan hubungi dokter Anda untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Pos Sudah Ditarik dari Distribusi, Ranitidin Sekarang Dijual Lagi di Pasar muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top