Latest News

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Piaraan untuk Anak-Anak, Ini 5 Tips dan Manfaat

Gambar anak-anak bermain dengan hewan peliharaan mereka, baik itu anjing atau kucing, memang terlihat menggemaskan. Hewan peliharaan dapat menjadi teman dengan anak-anak dan memberi mereka kesempatan untuk bertanggung jawab. Namun, sebelum memilih hewan peliharaan untuk anak-anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi orang tua.

Tips memilih hewan peliharaan untuk anak

manfaat hewan peliharaan untuk anak-anak

Banyak anak yang mau memelihara anjing, kucing atau hewan lainnya. Namun, memilih hewan peliharaan, terutama jinak, untuk anak-anak tidak semudah membeli pakaian mereka setiap liburan.

Dilaporkan dari Akademi Psikiatri Anak dan Remaja Amerika, keterlibatan orang tua, diskusi terbuka dan perencanaan yang cermat diperlukan. Hal ini dimaksudkan agar semua anggota keluarga mendapatkan pengalaman positif saat merawat hewan.

Berikut adalah beberapa tips yang mungkin membantu orang tua ketika memilih hewan peliharaan untuk anak mereka.

1. Pertama lihat pada tahap perkembangan anak

perkembangan anak usia 6 tahun

Sebelum memilih hewan peliharaan untuk anak-anak, Anda harus terlebih dahulu melihat tahap perkembangan mereka. Nah, merawat hewan akan menyita waktu dan perhatian anggota keluarga Anda, jadi lebih baik menunggu anak-anak menjadi cukup dewasa untuk mengerti.

Biasanya, Anda bisa menunggu sampai anak-anak berusia 5 atau 6 tahun. Alasannya, anak-anak yang lebih kecil mungkin lebih sulit membedakan hewan dari mainan. Akibatnya, tidak jarang bagi anak kecil memprovokasi gigitan hewan melalui perlakuan buruk atau godaan.

Selanjutnya, ketika anak siap usia dan perkembangannya, mulailah mengobrol dengan mereka tentang kebutuhan hewan dan apa yang dibutuhkan saat merawat mereka. Anda mungkin bisa memulai dengan artikel tentang merawat hewan bantu anak-anak memahami tanggung jawab.

Jika memungkinkan, undang anak-anak untuk mengunjungi teman atau kerabat yang memiliki hewan peliharaan. Lalu, biarkan mereka melihat secara langsung kebutuhan orang lain saat merawat anjing dan kucing.

2. Tanyakan apakah Anda dan orang lain sudah siap

penularan hepatitis

Setelah memutuskan bahwa anak sudah siap untuk usia dan perkembangan, memilih hewan untuk mereka juga perlu diskusi dengan anggota keluarga lainnya. Terlebih lagi ketika keputusan ini pertama kali dibuat di keluarga Anda.

Ini karena Anda dan orang dewasa di rumah tidak bisa memberi anak mereka perawatan penuh terhadap hewan peliharaan mereka. Orang tua memiliki tanggung jawab utama dalam merawat hewan, terlepas dari apakah anak itu setuju atau tidak.

Misalnya, ketika anak-anak diberi tugas untuk memberi makan atau mengajak anjingnya berjalan, Anda perlu memastikan bahwa tugas tersebut dilakukan. Selain itu, orang tua juga perlu memperhatikan kesehatan hewan yang dipelihara, terutama jadwal pemeriksaan rutin.

Anak-anak dapat membantu orang tua merawat hewan peliharaan dengan berbagai cara. Itu semua tergantung pada bagaimana usia anak berkembang. Bahkan, seorang balita juga bisa mulai berperan dalam mencintai binatang ketika diperhatikan dengan seksama.

3. Mempertimbangkan penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan

Anak-anak dan anggota keluarga lainnya siap menerima dengan tangan terbuka, tetapi ada satu hal penting yang perlu diperiksa saat memilih hewan peliharaan untuk anak.

Orang tua perlu mempertimbangkan alergi dan penyakit bawaan hewan dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan anak-anak.

Misalnya, bulu pada hewan tertentu, seperti anjing, dapat menyebabkan reaksi alergi pada anak-anak yang memang memiliki riwayat alergi. Karenanya, ketika seorang anak atau anggota keluarga lainnya memiliki alergi, seperti eksim dan asma, sepertinya bukan ide yang baik untuk mengadopsi hewan.

Sementara itu, hampir setiap jenis hewan dapat menjadi sumber penyakit dan anak-anak dapat terinfeksi. Misalnya semuanya reptil dapat menularkan bakteri salmonella yang menyebabkan diare.

Namun, jika anak dan anggota keluarga lainnya menjaga kebersihan dan kesehatan, seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah bermain dengan binatang, tidak menjadi masalah.

4. Pilih hewan yang kecil dan berasal dari tempat berlindung

kucing anjing menjilat

Bahkan, ketika anak-anak mulai memilih hewan peliharaan untuk pertama kalinya, cobalah membuatnya mulai dari kecil. Anak-anak mungkin ingin memelihara anjing atau hewan berbulu lucu lainnya, tetapi semakin besar ukurannya, semakin sulit memelihara.

Jika memungkinkan, dorong anak-anak untuk mulai dengan binatang kecil, seperti ikan mas. Namun, ketika seorang anak tidak tertarik, mungkin boleh saja memilih anjing atau kucing.

Anda dapat mulai mencari dan mendapatkan saran dari orang lain tentang adopsi yang baik atau lokasi penampungan hewan.

5. Sesuaikan kepribadian hewan dan anak-anak

Setelah berhasil memilih tempat penampungan hewan peliharaan untuk diadopsi, cobalah mengadopsi hewan yang cocok dengan kepribadian anak.

Tantangan terbesar dalam menemukan hewan pertama untuk seorang anak adalah apakah jenis hewan ini cocok dengannya sifat anak-anak Kamu. Para ahli menyarankan agar orang tua bersikap realistis dalam memilih hewan untuk menciptakan hubungan yang baik dengan anak-anak.

Misalnya, anak-anak yang sangat aktif perlu diawasi, terutama ketika mereka berada di dekat hewan peliharaan anak-anak yang terlihat santai dan tenang.

Karena kombinasi yang paling sulit dan memperburuk suasana rumah adalah anak-anak yang sangat aktif memiliki hewan pemalu dan gugup.

Orang tua juga perlu memeriksa jenis-jenis hewan yang akan mereka bawa pulang dan menghubungkannya dengan sifat anak dan anggota keluarga lainnya. Hewan peliharaan yang paling sering dipilih adalah kucing dan anjing karena mereka dapat dilatih dan lebih mudah terhubung & # 39; untuk manusia.

Oleh karena itu, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih hewan peliharaan untuk anak Anda, karena Anda akan membawa pulang makhluk hidup.

Manfaat memelihara hewan untuk anak-anak

membelai

Setelah berhasil memilih hewan yang cocok untuk anak-anak, tentu Anda tidak ingin ketinggalan manfaat yang didapat dari merawat hewan.

Anak-anak yang dibesarkan dengan hewan umumnya dapat mengembangkan perasaan positif terhadap hewan. Bahkan, itu juga mempengaruhi harga diri dan kepercayaan diri anak.

Memiliki hubungan positif antara anak dan hewan peliharaan juga membantu anak-anak mengembangkan hubungan saling percaya dan komunikasi dengan orang lain. Hewan peliharaan juga membuat anak-anak mencintai makhluk hidup dan menumbuhkan empati non-verbal.

Karena itu, memilih hewan peliharaan untuk anak tidak boleh gegabah mengingat banyak manfaat yang bisa didapat dari merawat hewan dengan kasih sayang.

Pos Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Piaraan untuk Anak-Anak, Ini 5 Tips dan Manfaat muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top