Latest News

Tips Mencegah Iritasi Karena Mengenakan Masker Setiap Hari

Baca semua artikel tentang Coronavirus (COVID-19) sini.

Pada awal penyebaran virus yang menyebabkan COVID-19, penggunaan topeng belum merupakan hal penting untuk dilakukan. Namun, setelah banyak kasus ditemukan dan penyebaran tidak selalu menunjukkan gejala terlebih dahulu, WHO mulai menekankan urgensi untuk memakai masker setiap kali di luar rumah untuk perlindungan dari penyakit ini.

Sayangnya, penggunaan masker secara teratur terkadang dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?

Mencegah iritasi karena penggunaan masker harian

Bagi Anda yang terus bekerja atau harus melakukan aktivitas di luar ruangan, ada berbagai protokol kesehatan yang harus diikuti, salah satunya adalah menggunakan masker. Namun di sisi lain, mengenakan topeng setiap hari justru dapat menyebabkan risiko kesal, terutama pada orang yang memilikinya kulit sensitif.

Ini bisa terjadi karena setiap kali Anda memakai topeng, gesekan kulit dan topeng akan terus terjadi. Gesekan inilah yang akan menyebabkan lapisan terluar kulit yang bertindak sebagai pelindung dari partikel atau kotoran rusak, membuat kulit terpapar alergen.

Selain itu, masker juga menghambat aliran udara ke wajah. Ketika seseorang bernafas atau berkeringat, uap air akan menumpuk di masker dan terus terperangkap di wajah. Kelembaban yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan membersihkan jerawat.

Perbarui Total Distribusi COVID-19
Negara: Indonesia<! – : ->

Data Harian

57.636

Dikonfirmasi

<! –

->

17.784

Lekas ​​sembuh

<! –

->

3.442

Mati

<! –

->

Peta Diseminasi

<! –

->

Agar tidak menimbulkan masalah bagi kulit, lakukan beberapa tindakan pencegahan berikut.

1. Pilih produk perawatan kulit yang tepat

berapa lama perawatan kulit menunjukkan hasil

Cara pertama yang harus Anda lakukan untuk mencegah iritasi kulit akibat penggunaan masker adalah memilih perawatan kulit yang sesuai dengan kulit Anda.

Jika kulit Anda cenderung kering, beberapa masalah seperti kulit gatal atau kulit mengelupas sering dialami. Karena itu, hindari produk yang mengandung alkohol agar tidak menyebabkan sengatan dan merusak lapisan kulit.

Sebelum mengenakan masker, oleskan wajah dengan pelembab, tetapi perlu diingat untuk tidak memilih pelembab berbahan dasar air karena itu benar-benar akan membuat kulit lebih kering. Pilih pelembab untuk kulit kering dengan ceramide atau gliserin dan asam hialuronat.

Lain halnya jika kulit Anda termasuk jenis berminyak. Hindari produk perawatan kulit atau dandan yang didasarkan pada minyak atau memiliki tekstur seperti tebal dasar. Pilih produk yang juga non-komedogenik, produk yang tidak akan menyumbat pori-pori.

Jangan gunakan produk dengan biji-bijian menggosok yang terlalu sulit. Hindari juga pembersih yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida.

jenis topeng

2. Cuci masker secara teratur

Selain melindungi Anda dari penyakit, mengenakan masker yang bersih juga akan mengurangi risiko iritasi. Karena alasan ini, penggunaan masker sekali pakai mungkin lebih efisien.

Namun, seperti diketahui, pasokan masker sekali pakai seperti masker medis telah menipis dan sulit ditemukan di tengah pandemi. Masker yang terbuat dari kain akhirnya menjadi pilihan.

Untuk menjaga masker tetap bersih dan tidak menyebabkan masalah, cuci masker secara teratur. Saat mencuci, sebaiknya jangan menggunakan deterjen yang mengandung parfum atau pewangi karena dapat menyebabkan iritasi.

3. Pilih topeng kain yang sesuai

Bukan hanya masalah kebersihan masker yang harus dijaga, jika Anda ingin menggunakan masker kain, Anda juga harus memilih bahan yang tepat.

Untuk mencegah kulit dari masalah jerawat, sebaiknya hindari masker dengan bahan polyester karena bahan ini bisa menjebak keringat. Pilih bahan yang bisa menyerap keringat seperti kapas. Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, topeng yang dipilih harus terbuat dari bahan yang lembut.

Jika Anda membuat topeng sendiri, Anda juga bisa menjahit bahan lembut sebagai lapisan dalam topeng yang akan menempel di kulit Anda.

Jika iritasi dari masker terjadi, bagaimana perawatannya?

Terkadang, iritasi yang dapat timbul juga bisa disebabkan oleh kondisi yang disebut dermatitis kontak, di mana Anda memiliki alergi terhadap bahan-bahan tertentu yang terkandung dalam masker. Jika reaksinya ringan, Anda mungkin masih bisa mengatasinya sendiri di rumah.

Jika reaksi yang muncul berupa gatal-gatal, Anda bisa membersihkan wajah dengan pembersih berbahan lembut, setelah itu oleskan dengan krim yang mengandung steroid topikal seperti hidrokortison 1%.

Saat topeng yang Anda kenakan menciptakan luka di hidung atau belakang telinga, tempelkan tambalan hidrogel tebal yang akan membantu menyembuhkan bekas luka. Bisa juga menggunakan krim yang terbuat dari silikon atau seng oksida untuk mengurangi efek gesekan dan mencegah kulit kering.

Bisakah Masker Kain Buatan Rumah Memperlambat Penyebaran Coronavirus?

Selain menggunakan produk eksternal, cara yang juga bisa Anda lakukan adalah minum obat alergi seperti antihistamin. Biasanya obat tersebut dapat diminum dua kali sehari sampai gejalanya berkurang atau hilang.

Namun, jika iritasi yang terjadi akibat penggunaan masker memiliki efek seperti pembengkakan pada wajah atau ruam yang lebih parah, lebih baik segera pergi ke dokter atau dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Bantu dokter dan tenaga medis lainnya mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan menyumbang melalui tautan berikut.

Pos Tips Mencegah Iritasi Karena Mengenakan Masker Setiap Hari muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top