Latest News

TIPS POLA MAKAN SEHAT

TIPS POLA MAKAN SEHAT

 

Sehat merupakan hal yang tak ternilai harganya, salah satu cara agar tubuh kita selalu sehat adalah dengan cara pola makan yang sehat. pola makan yang sehat seharusnya sudah kita terapkan sejak kecil namun tidak ada kata yang terlambat jika kita ingin merubah pola makan kita sekarang. Dengan pola makan yang sehat ini berarti kita secara tidak langsung ikut menjaga tubuh kita dari serangan berbagai macam penyakit.

Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan pola makan yang sehat adalah kanker, kanker adalah salah satu penyebab banyak kematian yang terjadi di banyak negara baik negara berkembang maupun negara maju termasuk di Indonesia. Ada banyak hal yang diduga menjadi pemicu munculnya kanker di dalam tubuh, dan salah satu diantaranya adalah pola makan yang tidak baik. Kendati tidak semua kanker berkaitandengan pola makan, namun pola makan yang sehat sudah jelas akan menurunkan risiko terjadinya kanker. Di samping itu, pola makan sehat juga terbukti bermanfaat mencegah terjadinya penyakit jantung koroner, diabetes melitus, hipertensi, dan kerusakan ginjal.

Berikut ini beberapa tips pola makan sehat yang dapat digunakan :

  1. Perbanyak konsumsi bahan makanan dari tumbuhan

Bahan makanan dari tumbuhan merupakan bahan makanan utama untuk pencegahan kanker. Hal ini karena sayur dan buah merupakan sumber utama phytochemicals, yaitu zat alamiah yang berfungsi melindungi tubuh dari pembentukan tumor. Dengan mengkonsumsi 2-4  porsi buah-buahan dan 3-5 porsi sayur-sayuran, diperkirakan akan menurunkan resiko terjadinya kanker sebesar 20%

 

  1. Perbanyak jumlah serat dalam makanan sehari-hari

Mengkonsumsikan karbohidrat kompleks dan makanan berserat sebagai pengganti karbohidrat sederhana (seperti tepung dan gula), merupakan pilihan yang tepat untuk mencegah obesitas dan kanker. Serat yang terkandung dalam sayur dan buah, tidaklah terdapat pada daging, susu, maupun minyak.sedangkan proses pemutihan pada tepung terigu justru akan menghilangkan kandungan serat gandum.

 

  1. Minimalkan penggunaan minyak jenuh

Lemak jenuh yang terkandung pada produk hewani seperti daging, susu, dan keju akan meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung koroner. Bahan pangan yang dapat digunakan untuk menggantikan lemak jenuh adalah minyak nabati seperti minyak zaitun dan minyak canola yang mengandung lemak tak jenuh. Selain mengurangi risiko penyakit, minyak nabati relatif tidak meningkatkan berat badan.

 

  1. Variasi makanan

Susunlah menu makanan secara bervariasi, menggunakan berbagai jenis sayur dan buah. Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral dan antioksidan yang alami. Antioksidan adalah penghancur radikal bebas yang ada dalam tubuh. Radikal bebas berbahaya bagi sel tubuh dan berperan menimbulkan kanker. Lingkungan yang tercemar, bahan makanan yang diawetkan serta asap rokok merupakan contoh sumber radikal bebas di sekitar kita. Konsumsi bahan makanan yang mengandung antioksidan akan menurunkan kadar radikal bebas di dalam tubuh sehingga mencegah kerusakan jaringan tubuh dan terjadinya kanker.

 

  1. Bahan makanan alami

Pilihlah bahan makanan yang masih alami. Proses pengolahan bahan pangan seringkali malah menghilangkan zat gizi dan nutrisi yang terkandung di dalamnya.Riset para ahli telah menunjukkan bahwa zat gizi, nutrisi, dan antioksidan dari bahan pangan alami lebih baik kualitasnya dari pada yang berupa olahan ataupun berupa suplemen makanan.

 

  1. Makan secukupnya

Makanlah secukupnya, dalam artian jangan sampai kekurangan namun juga janganlah berlebihan. Kekurangan zat gizi karena makan terlalu sedikit sudah tentuakan menyebabkan tubuh tidak memiliki modal yang cukup untuk metabolisme sehari-hari dan untuk membangun kekebalan terhadap penyakit. Namun demikian makan yang berlebihan juga akan menyebabkan penimbunan bahan makanan yangtidak terpakai sehingga terjadi kegemukan dan peningkatan kadar lemak, yang justruakan membebani kerja organ hati, jantung, dan ginjal.

 

  1. Makan secara teratur

Sedapat mungkin aturlah agar makan dilakukan secara teratur waktunya. Hal ini penting karena sekresi asam lambung dan enzim pencernaan umumnya mengikuti irama harian sesuai dengan jadwal makan sebelumnya. Tidak teraturnya jadwal makan dapat menyebabkan berbagai keluhan sakit maag, karena adanya iritasi dariasam lambung dan enzim pencernaan pada saluran cerna yang kosong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top