• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Vokalis Roxette, Marie Frederiksson, meninggal akibat komplikasi kanker otak

Berita sedih datang dari musisi Swedia yang dikenal sebagai vokalis duo Roxette, Marie Fredriksson. Setelah berusaha bertarung kanker otak selama 17 tahun, Marie meninggal pada Senin (9/12). Dalam perjalanannya, karakteristik kanker otak sudah mulai muncul tanpa disadari. Jadi, aApa saja gejala kanker otak yang cukup umum sehingga Anda lebih waspada? Berikut ulasannya.

Apa ciri-ciri kanker otak?

gejala kanker otak

Pada 2002, Marie dijatuhi hukuman oleh dokter karena menderita tumor otak yang parah. Vonis ini datang setelah dokter melakukan pemindaian MRI setelah Marie mengalami kejang dan pingsan di rumahnya.

Setelah pemeriksaan ini, diketahui bahwa ia menderita kanker otak dengan peluang bertahan hidup hanya sekitar 25%.

Namun, ini tentu saja tidak mengurangi semangatnya untuk pulih. Ia menjalani operasi untuk mengangkat tumor, kemoterapi, dan radiasi.

Sayangnya setelah sembuh, penyakitnya kembali membuatnya kehilangan kemampuan untuk melihat di mata kanannya. Tidak hanya itu, Marie bahkan sempat kehilangan kata-kata.

Tumor otak yang berkembang menjadi kanker sebenarnya bisa dikenali sejak dini. Agar tidak berkembang lebih parah, identifikasi beberapa karakteristik yang mengindikasikan kanker otak:

1. Kejang

kejang

Salah satu fitur paling umum dari kanker otak adalah kejang. Padahal, jika Anda tidak memiliki riwayat kejang sebelumnya, mungkin ini harus diawasi dan ditanyakan kepada dokter.

Kejang muncul karena otak rusak oleh tumor sehingga sel-sel saraf di otak tidak berfungsi dengan baik dan membuat tubuh tersentak.

Gejala yang terjadi saat kejang bukan hanya gerakan refleks yang kaku dan tidak terkendali. Anda mungkin mengalami kram atau kekakuan di semua bagian tubuh.

Faktanya, kejang juga termasuk perubahan dalam indra penglihatan, penciuman, atau pendengaran. Bahkan tanpa kehilangan kesadaran Anda bisa mengalami kejang, jadi orang di sekitar Anda mungkin tidak menyadarinya.

2. Sakit kepala

sakit kepala vertigo

Selain kejang, ciri lain kanker otak adalah mengalami sakit kepala. Siapa sangka sakit kepala yang selama ini sering Anda remehkan termasuk gejala kanker otak?

Seperti yang dilaporkan dari halaman Pengobatan John Hopkins, sakit kepala akibat kanker otak terjadi secara tiba-tiba dan terus menerus. Bahkan setelah dirawat, sakit kepala tidak hilang.

Kondisi ini terjadi karena tumornya cukup besar untuk menekan saraf atau pembuluh darah di kepala, sehingga menimbulkan rasa sakit.

Sakit kepala yang mungkin mengindikasikan Anda berisiko terkena kanker otak juga bisa dialami di pagi hari. Ini bisa terjadi karena otak ditekan oleh tumor saat Anda tidur dalam waktu lama.

Namun, itu tidak berarti bahwa setiap sakit kepala yang dirasakan adalah gejala kanker otak. Tingkat keparahan sakit kepala sangat bervariasi tergantung pada ukuran tumor yang tumbuh di otak Anda.

3. Mati rasa dan kelemahan

menyebabkan kelemahan tubuh

Pertumbuhan tumor di otak ternyata juga memengaruhi gerakan Anda karena otaklah yang mengatur segalanya. Tubuh dapat kehilangan gerakannya dan membuat tubuh merasa lebih lemah dan sulit melakukan apa pun.

Karena itu, salah satu ciri kanker otak yang sering muncul adalah mati rasa, seperti kesemutan di tangan dan kaki.

Kondisi ini dapat terjadi karena batang otak ditumbuhi oleh tumor yang merupakan tempat di mana otak terhubung ke sumsum tulang belakang.

4. Kemampuan untuk melihat berkurang

mata malas menyebabkan kebutaan

Seperti yang dialami oleh Marie Fredriksson, fitur paling umum dari kanker otak yang dialami oleh penderita adalah kemampuan untuk melihat mana yang menurun hingga benar-benar hilang.

Lokasi tumor otak yang menggerogoti tubuh dapat berada di dekat saraf mata, menyebabkan penglihatan ganda, penglihatan kabur, dan hilangnya penglihatan.

Bahkan, Anda mungkin melihat titik-titik putih yang terlihat ketika Anda melihat sesuatu.

Meski begitu, tidak banyak orang yang berpikir begitu penurunan kemampuan melihat adalah salah satu gejala kanker otak.

5. Sering kehilangan keseimbangan

Kehilangan keseimbangan akibat gejala stroke ringan

Selain mengalami penurunan kemampuan melihat, ternyata ciri-ciri kanker otak juga bisa dilihat dari terlalu seringnya Anda kehilangan keseimbangan saat berjalan.

Ini karena fungsi motorik dan koordinasi tubuh dikendalikan oleh otak, sehingga ketika bagian penting ditekan oleh tumor, tentu akan berdampak besar.

Kehilangan keseimbangan ini dapat ditandai dengan terhuyung-huyung ketika berdiri, berdiri menyamping ke satu sisi, atau sering jatuh.

Namun, kehilangan keseimbangan juga sering dikaitkan dengan multiple sclerosis diam. Dengan demikian, karakteristik kanker otak seperti ini sering disalahartikan sebagai penyakit lain.

Jika Anda merasa ada sesuatu yang salah dengan tubuh Anda dan khawatir ini adalah gejala kanker otak, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan tes lebih lanjut.

Sumber Foto: Baliho

Pos Vokalis Roxette, Marie Frederiksson, meninggal akibat komplikasi kanker otak muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top