Latest News

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Vaksin Meningitis untuk Haji

Vaksin Meningitis adalah persiapan wajib bagi jamaah haji yang akan menjalani haji. Untuk menjaga kebugaran fisik selama ibadah, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah vaksin meningitis.

Sebelum itu, ketahui tentang vaksin meningitis dan mengapa Anda harus mendapatkannya sebelum naik haji.

Mengenal meningitis dan alasan penting untuk vaksin sebelum mengunjungi Arab Saudi

Tersedia empat vaksin wajib yang harus Anda dapatkan sebelum berangkat haji, salah satunya adalah meningitis. Ada berbagai jamaah yang mengambil bagian dalam ziarah di tanah suci. Mereka datang dari berbagai negara yang kita tidak tahu seperti apa sejarah medis mereka. Selama ibadah kemungkinan penularan penyakit lebih besar, termasuk meningitis.

Berdasarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Wilayah Afrika Sub-Sahara dijuluki sebagai sabuk meningitis. Karena penyebaran penyakit ini lebih tinggi di wilayah tersebut.

Tidak menutup kemungkinan para peziarah yang datang dari Afrika. Namun, meningitis dapat berasal dari negara manapun. Karena itu, pemerintah Arab Saudi mengimbau semua peziarah yang akan melakukan ziarah untuk mendapatkan vaksin meningitis.

Menigitis sebagian besar disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis, tetapi bisa juga disebabkan oleh virus. Penyakit ini dapat menyerang anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Meningitis memiliki gejala awal hampir seperti pilek, dan disertai dengan tanda-tanda di bawah ini.

  • demam
  • sakit kepala
  • leher kaku
  • mual dan muntah
  • peka terhadap cahaya
  • buyar

Meningitis dapat ditularkan melalui batuk, pilek, dan ciuman. Ketika meningitis bakteri berada di tenggorokan atau hidung seseorang, penularannya lebih mudah di banyak lingkungan orang, seperti di barak militer, asrama, di rumah-rumah, termasuk selama ziarah.

Jadi, ketahui tentang persiapan vaksin meningitis untuk peziarah yang akan melakukan ziarah.

Vaksin meningitis untuk calon peziarah

Penularan meningitis dan dampaknya berlangsung sangat cepat dan mudah. Dengan demikian, vaksin meningitis menjadi wajib untuk persiapan sebelum ziarah.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang vaksin meningits.

1. Waktu terbaik untuk menerima vaksin

Selain mempertahankan kesehatan yang baik agar tubuh tetap fit untuk berziarah, jangan lupa untuk mendapatkan vaksin meningitis. Pemerintah Arab Saudi merekomendasikan jamaah yang ingin melakukan ibadah ke tanah suci, wajib meningitis yang dapat disuntikkan minimal tidak kurang dari 10 hari sebelum jadwal keberangkatan.

2. Batas usia diperlukan untuk menerima vaksin meningitis

Peziarah dan pelancong berusia 2 tahun ke atas wajib memiliki vaksin meningitis. Untuk orang tua berusia 55 tahun ke atas, masih diperbolehkan untuk menerima vaksin meningitis sebagai tindakan pencegahan.

3. Jenis vaksin meningitis

Vaksin meningitis yang masih dapat diterima oleh calon jamaah haji, yaitu:

  • Vaksin ACYW135 adalah konjugat meningokokus dalam 5 tahun terakhir
  • Vaksin ACYW 135 polisakarida dalam 3 tahun terakhir

Jangan lupa menyiapkan sertifikasi vaksin yang dengan jelas menyatakan jenis vaksin yang telah Anda terima. Jika jenis vaksin tidak secara jelas dinyatakan, sertifikasi hanya berlaku untuk jangka waktu 3 tahun.

4. Langkah pencegahan selain vaksin

Menurut penelitian di PT International Journal of Infectious DiseasesLangkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk menyelesaikan vaksin meningitis adalah profilaksis antibiotik.

Profilaksis antibiotik adalah pengobatan yang bertujuan untuk mencegah penyakit atau infeksi tertentu. Biasanya, perawatan ini dilakukan untuk mencegah penyakit menular yang tidak ada vaksinnya.

5. Konsumsi vitamin C

Meskipun Anda telah mendapatkan vaksin meningitis sebagai persiapan untuk haji, Anda perlu mempertahankan sistem kekebalan tubuh Anda dengan mengonsumsi vitamin C. Menurut penelitian dari jurnal Nutrisi, Vitamin C membantu sel darah putih melawan infeksi, dan melindungi tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas.

Anda dapat mengonsumsi vitamin C dari makanan seperti jeruk, stroberi, kiwi, brokoli, paprika, kangkung, dan bayam. Selain itu, Anda dapat menambah asupan Anda vitamin C setiap hari dengan produk suplemen tertentu. Sebaiknya suplemen diambil dalam format effervescent (tablet yang larut dalam air).

Selain secara efektif meningkatkan daya tahan tubuh, pada saat yang sama larutan ini meningkatkan asupan cairan dalam tubuh untuk menghindari dehidrasi.

Pos Yang Harus Diperhatikan Sebelum Vaksin Meningitis untuk Haji muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top