Latest News

Yang Perlu Dilakukan Orang Tua Saat Mengenali Anak Masturbasi

Mungkin Anda panik, kaget, bingung dan malu, ketika mengetahui anak Anda melakukan masturbasi. Kondisi ini cukup banyak dialami oleh para orang tua, jadi wajar saja jika bingung mau berbuat apa pendidikan seks dini yang harus diajarkan kepada anak-anak.

Memainkan alat kelaminnya, atau bermasturbasi, dilakukan oleh anak-anak sebagai sarana untuk mengenal tubuh dan sifatnya. “Jika ternyata anak Anda sedang masturbasi, jangan malu atau bingung. Onani itu perilaku normal, ”kata dokter spesialis anak, dr Dina Kulik, dikutip dari Huffington Post.

Anak usia sekolah dasar hingga pra remaja memang banyak belajar, banyak yang tidak diketahui tentang dirinya termasuk organ tubuhnya. Penelitian yang dilakukan oleh beberapa peneliti di dunia memang menemukan bahwa usia onani pada anak memang dimulai dari usia yang sangat muda. Sayangnya, hasil kajian ini sangat sulit dipublikasikan karena berbagai alasan politik.

Apa yang harus dilakukan orang tua saat melihat anaknya melakukan masturbasi?

1. Jangan panik

Panik bukanlah tindakan yang tepat, mengingat onani merupakan hal yang biasa dilakukan. Pada dasarnya onani tidak menimbulkan gangguan fisik, tidak menimbulkan resiko kesehatan, dan bukan berarti anak anda akan menjadi maniak seks. Anak Anda akan bereaksi lebih jauh jika Anda panik. Cobalah pahami, bahwa anak Anda juga manusia dan memiliki nafsu baru.

Jika anak Anda masturbasi terus menerus atau berlebihan, mungkin ada penyebab lain seperti rasa cemas, terganggu secara emosional, atau kurang mendapat perhatian di rumah. Anda lebih baik berkonsultasi dengan dokterr.

2. Abaikan tapi perhatikan

Anda dapat memberi tahu anak Anda bahwa alat kelaminnya hanya untuk dia dan hanya dia yang bisa menyentuhnya. Banyak orang tua mencoba menjelaskan hal ini untuk mencegah anak mengalami pelecehan seksual. Jika ini terjadi saat Anda dan anak Anda sendirian, coba abaikan sejenak. Tapi tetap awasi dengan tenang. Dari perilaku ini, Anda dapat menyimpulkan faktor dan kondisi dari mana dan mengapa anak Anda melakukan masturbasi.

Usahakan untuk berbicara sebaik mungkin dengan anggota keluarga dekat lainnya untuk memberikan reaksi serupa jika mereka mengetahui bahwa anak tersebut sedang bermain-main dengan alat kelaminnya. Sehingga anak Anda bisa lebih memahami bagaimana dan kapan dia menangani alat kelaminnya.

3. Alihkan perhatian

Untuk si kecil, waktu terbaik untuk melakukan masturbasi tidak bisa dijadwalkan seperti orang dewasa pada umumnya. Perilaku ini mungkin dilakukan bila ada banyak orang di sekitar Anda dan anak Anda. Cara mengantisipasi hal tersebut bisa dilakukan dengan cara mengalihkan perhatian anak Anda. Minta dia untuk bermain, memberinya kue atau kue, atau jika Anda tidak tahan, Anda dapat membawanya ke tempat yang lebih tenang dan membicarakan tentang waktu dan tempat, bukan waktu yang tepat bagi anak untuk bermain dengan alat kelamin mereka.

Bicaralah dengan lembut dan lembut, katakan bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan dan dilihat sendiri. Tujuannya adalah bagaimana Anda bisa mengalihkan perhatian anak dari alat kelaminnya.

4. Jadikan anak Anda lebih aktif

Saat anak memasuki usia sekolah, di sekolah, anak akan berbuat lebih banyak aktivitas fisik seperti bermain lari, memanjat, dan lain-lain. Dengan demikian, bukan berarti dibiarkan begitu saja saat anak prasekolah sedang bermain-main dengan alat kelaminnya. Sama halnya dengan metode pengalihan. Cara ini berpotensi menyibukkan anak dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, sehingga anak dapat teralihkan dari alat kelaminnya.

Mengingat kecenderungan manusia untuk mengulangi suatu perilaku atau tindakan yang menyenangkan, bukan tidak mungkin pada akhirnya akan menjadi kebiasaan.

Kesimpulan

Anda tidak perlu khawatir jika menemukan anak laki-laki atau perempuan memegang atau memainkan alat kelaminnya karena perilaku ini merupakan bagian dari konsekuensi proses perkembangan yang dialaminya. Yang penting, bagaimana kita menyikapi dengan bijak agar bisa memenuhi rasa penasarannya. Orang tua hendaknya mempersiapkan diri dengan menambah pengetahuan untuk menghadapi pertanyaan dan sikap tentang perilaku seksual yang mungkin dilakukan oleh anak, sehingga anak dapat memperoleh jawaban yang memuaskan dan benar.

Pos Yang Perlu Dilakukan Orang Tua Saat Mengenali Anak Masturbasi muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top